TANJABBAR,JS- Upaya pencarian dua korban hilang di kawasan Desa Sungai Landak, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, terus berlangsung hingga hari keenam, Senin (25/05/2026). Pemerintah daerah bersama tim gabungan memperkuat koordinasi demi mempercepat proses pencarian di area perairan dan sekitar lokasi kejadian.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, turun langsung meninjau lokasi pencarian bersama Kapolres Tanjung Jabung Barat, M. Kuswicaksono. Kehadiran keduanya menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menangani musibah yang menyita perhatian masyarakat Jambi tersebut.
Selain unsur pemerintah daerah dan kepolisian, operasi pencarian melibatkan tim Basarnas, pihak perusahaan setempat, tokoh masyarakat, relawan, hingga warga sekitar. Seluruh unsur bergerak bersama menyisir area yang diduga menjadi titik hilangnya korban.
Operasi Pencarian Korban Hilang Jadi Perhatian Publik
Kasus hilangnya dua warga di Desa Sungai Landak memicu perhatian luas masyarakat. Banyak warga terus memantau perkembangan pencarian karena kondisi medan dan cuaca di kawasan perairan cukup menantang.
Tim gabungan memanfaatkan berbagai metode pencarian, mulai dari penyisiran menggunakan perahu, pemantauan jalur perairan, hingga pengamatan di titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Bupati Anwar Sadat menegaskan pemerintah daerah tidak ingin kehilangan harapan dalam proses pencarian tersebut. Ia meminta seluruh tim tetap fokus dan menjaga koordinasi agar operasi berjalan maksimal.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencari korban. Walaupun masa tanggap darurat Basarnas secara prosedur akan berakhir besok, pencarian tidak serta-merta dihentikan,” ujar Anwar Sadat saat berada di lokasi pencarian.
Ia juga memastikan pemerintah daerah siap kembali menggelar pencarian apabila muncul informasi baru dari masyarakat ataupun tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban.
Basarnas dan Tim Gabungan Perkuat Koordinasi di Lapangan
Operasi pencarian korban hilang di Tanjung Jabung Barat melibatkan banyak pihak. Tim Basarnas memimpin proses pencarian teknis di lapangan dengan dukungan aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar.
Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memetakan area pencarian yang dinilai paling potensial. Selain itu, kondisi arus sungai dan cuaca menjadi perhatian utama karena dapat memengaruhi pergerakan korban di perairan.
Rombongan Bupati dan Kapolres berangkat menuju lokasi pencarian sekitar pukul 13.30 WIB melalui Pelabuhan Lasdap Kuala Tungkal. Mereka kemudian meninjau langsung aktivitas tim gabungan sebelum kembali sekitar pukul 17.30 WIB.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut antara lain jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, tim Basarnas, Kepala Dinas Perikanan, Pelaksana Harian Kepala Dinas PUPR, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Kehadiran pejabat daerah di lokasi memberikan dukungan moral kepada keluarga korban dan para petugas yang sudah bekerja selama beberapa hari terakhir.
Keluarga Korban Terus Menunggu Kabar Baik
Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, keluarga korban terus berharap anggota keluarga mereka segera ditemukan. Warga sekitar juga ikut memberikan dukungan moril dan bantuan kepada tim pencarian.
Suasana haru terlihat di lokasi ketika sejumlah keluarga korban memanjatkan doa bersama agar proses pencarian membuahkan hasil positif.
Bupati Anwar Sadat meminta keluarga korban tetap tabah menghadapi situasi sulit tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan korban dan kelancaran proses pencarian.
Menurutnya, solidaritas masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi musibah seperti ini. Karena itu, pemerintah daerah mengapresiasi seluruh warga yang ikut membantu pencarian secara sukarela.
Cuaca dan Kondisi Perairan Jadi Tantangan Besar
Proses pencarian di kawasan Desa Sungai Landak tidak berjalan mudah. Tim gabungan menghadapi berbagai tantangan, terutama kondisi arus sungai yang cukup kuat dan cuaca yang berubah-ubah.
Selain itu, area pencarian memiliki karakteristik perairan yang luas sehingga membutuhkan strategi khusus dalam penyisiran lokasi.
Tim Basarnas terus mengevaluasi pola pencarian setiap hari agar area yang belum tersisir bisa segera diperiksa. Dengan cara tersebut, peluang menemukan korban diharapkan semakin besar.
Di sisi lain, aparat keamanan juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di perairan.
Pemerintah Pastikan Pencarian Tetap Berlanjut
Meski masa tanggap darurat Basarnas secara prosedural segera berakhir, pemerintah daerah memastikan pencarian tidak berhenti begitu saja. Pemerintah tetap membuka komunikasi dengan masyarakat untuk menerima informasi baru terkait keberadaan korban.
Langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menangani musibah yang terjadi di Tanjung Jabung Barat.
Banyak warga berharap operasi pencarian segera membuahkan hasil sehingga keluarga korban mendapatkan kepastian.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama di wilayah sungai dan pesisir yang memiliki risiko cukup tinggi.
Dukungan Masyarakat Mengalir di Media Sosial
Kasus hilangnya dua korban di Desa Sungai Landak juga ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warga Jambi dan netizen dari berbagai daerah menyampaikan doa serta dukungan kepada keluarga korban.
Tagar terkait pencarian korban hilang di Tanjung Jabung Barat bahkan mulai bermunculan di sejumlah platform digital. Warganet berharap tim gabungan segera menemukan kedua korban dalam kondisi apa pun.
Respons besar masyarakat menunjukkan tingginya empati publik terhadap musibah yang terjadi di wilayah Jambi tersebut.
Upaya Maksimal Demi Kemanusiaan
Operasi pencarian yang memasuki hari keenam membuktikan besarnya perhatian pemerintah daerah, aparat keamanan, Basarnas, dan masyarakat terhadap keselamatan warga.
Semangat kemanusiaan terlihat dari keterlibatan banyak pihak yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi menemukan korban.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar dan membuahkan hasil terbaik bagi keluarga korban.(*)









