SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mematangkan persiapan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah. Pemkot menggandeng lembaga adat, tokoh agama, dan panitia pelaksana agar seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan khidmat di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.
Komitmen itu terlihat saat Wali Kota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan panitia dan petugas Shalat Idul Adha di rumah dinas wali kota pada Senin malam, 25 Mei 2026.
Pertemuan tersebut menjadi koordinasi akhir sebelum Hari Raya Idul Adha berlangsung. Pemkot fokus memperkuat kesiapan teknis sekaligus menjaga kekompakan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Pemkot dan Lembaga Adat Perkuat Persiapan Idul Adha 2026
Wali Kota Alfin hadir bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPD, camat, lurah, hingga pengurus masjid.
Sejumlah tokoh adat juga ikut menghadiri rapat koordinasi tersebut. Mereka berasal dari Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Lembaga Adat Pondok Tinggi, Adat Dusun Baru, serta Kerapatan Adat Depati Nan Batujuh.
Kehadiran seluruh unsur itu menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menyambut Idul Adha 2026.
Selain menjaga kelancaran ibadah, kolaborasi tersebut juga memperkuat tradisi gotong royong yang selama ini tumbuh di Kota Sungai Penuh.
Panitia Matangkan Seluruh Kebutuhan Pelaksanaan Salat
Ketua Kerapatan Adat Depati Nan Batujuh, Aspar Nasir, menyampaikan langsung laporan kesiapan pelaksanaan Idul Adha kepada pemerintah daerah.
Ia menegaskan panitia telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis secara maksimal. Panitia juga menyusun pembagian tugas agar pelaksanaan salat berlangsung tertib dan lancar.
Dalam susunan petugas, Hendri Candra akan bertugas sebagai khatib. Sementara itu, Muhammad akan memimpin salat sebagai imam.
Panitia juga menunjuk Endi Lukman sebagai mubaligh pertama dan Muhammad Iqbal Mulyadi sebagai mubaligh kedua.
Selain menyusun petugas, panitia juga menyiapkan pengaturan saf jamaah, area parkir, sistem keamanan, serta kebersihan kawasan Lapangan Merdeka.
Panitia ingin memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman sejak awal hingga akhir pelaksanaan.
Wali Kota Alfin Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan
Wali Kota Alfin mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam persiapan Shalat Idul Adha tahun ini.
Menurutnya, masyarakat Sungai Penuh selama ini selalu menjaga kekompakan dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Adha berjalan baik mulai dari tahap persiapan hingga selesai pelaksanaan nanti,” ujar Alfin.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga ketertiban dan kebersamaan selama pelaksanaan Idul Adha berlangsung.
Selain itu, Alfin berharap momentum Idul Adha mampu memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ia menilai semangat gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat Sungai Penuh hingga saat ini.
647 Ekor Sapi Kurban Siap Tersebar di Berbagai Wilayah
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin mengungkapkan jumlah hewan kurban di Kota Sungai Penuh mencapai sekitar 647 ekor sapi.
Jumlah tersebut belum termasuk ratusan kambing kurban yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan.
Tingginya jumlah hewan kurban menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam menjalankan ibadah Idul Adha.
Selain memperkuat nilai keagamaan, tradisi kurban juga membantu menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama peternak lokal di wilayah Jambi dan sekitarnya.
Masyarakat juga berharap distribusi daging kurban dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Karena itu, panitia terus memperkuat koordinasi agar proses penyembelihan dan pembagian daging berjalan lancar.
Lapangan Merdeka Jadi Pusat Pelaksanaan Shalat Idul Adha
Pemkot Sungai Penuh kembali memilih Lapangan Merdeka sebagai lokasi utama pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah.
Lapangan tersebut mampu menampung ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Sungai Penuh.
Panitia kini mulai menata lokasi salat, jalur kendaraan, serta area parkir agar jamaah merasa nyaman saat beribadah.
Petugas keamanan juga akan mengatur arus lalu lintas di sekitar pusat kota untuk menghindari kemacetan.
Selain itu, petugas kebersihan akan menjaga kondisi lapangan sebelum dan sesudah pelaksanaan salat berlangsung.
Pemkot berharap masyarakat ikut menjaga ketertiban dan kebersihan demi menciptakan suasana Idul Adha yang nyaman dan khidmat.
Idul Adha Jadi Simbol Persatuan dan Kepedulian Sosial
Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya menjadi agenda ibadah tahunan bagi masyarakat Sungai Penuh.
Momentum tersebut juga memperkuat persatuan antara pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, dan masyarakat.
Kebersamaan itu terlihat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Di tengah perkembangan zaman, masyarakat Sungai Penuh tetap menjaga nilai adat, budaya, dan tradisi gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, Pemkot Sungai Penuh berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini berjalan sukses sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antarwarga.
Dengan persiapan yang semakin matang, masyarakat kini menantikan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah yang meriah, aman, dan penuh kekhidmatan di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.(*)









