SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh menghadirkan suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam pelaksanaan ibadah qurban Idul Adha 2026, Kamis (28/5/2026). Selain prosesi penyembelihan hewan qurban, masyarakat juga menyaksikan aksi sosial unik dari organisasi perempuan di Kota Sungai Penuh.
Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Mawarti Azhar dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Winda Alpian turun langsung membagikan tas anyaman kepada peserta qurban dan warga penerima daging qurban.
Kegiatan tersebut memberi warna berbeda dalam pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Organisasi perempuan tidak hanya mendukung kegiatan sosial, tetapi juga mengangkat produk kreatif ramah lingkungan hasil karya lokal.
Tas anyaman yang mereka bagikan tampil menarik dengan perpaduan warna cerah dan motif khas kerajinan tangan daerah. Warga tampak antusias saat menerima tas tersebut karena mereka dapat memakainya kembali dalam aktivitas sehari-hari.
Qurban Perkuat Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH hadir bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekda Alpian, kepala SKPD, dan ASN dalam pelaksanaan qurban bersama yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh.
Momentum Idul Adha tahun ini tidak hanya memperkuat nilai ibadah. Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mendorong gerakan sosial berbasis kreativitas perempuan dan kepedulian lingkungan.
Sri Kartini Alfin menilai ibadah qurban mengajarkan masyarakat untuk saling membantu dan memperkuat rasa peduli terhadap sesama.
Menurutnya, pembagian tas anyaman menjadi simbol kreativitas perempuan yang mampu menghadirkan manfaat nyata melalui karya sederhana.
“Qurban mengajarkan kita untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama. Tas anyaman ini juga menjadi bentuk kreativitas dan inovasi yang kami hadirkan agar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sri Kartini Alfin.
Ia menegaskan bahwa TP-PKK, GOW, dan Dharma Wanita terus mendorong gerakan sosial yang selaras dengan pemberdayaan ekonomi kreatif dan penggunaan produk ramah lingkungan.
Tas Anyaman Lokal Menarik Perhatian Warga
Tas anyaman yang hadir dalam kegiatan qurban langsung menarik perhatian masyarakat. Banyak warga mengaku senang karena mereka menerima wadah yang praktis dan bisa digunakan kembali.
Selain membantu mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, program tersebut juga memperkenalkan produk kerajinan lokal kepada masyarakat luas.
Langkah itu sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan produk ramah lingkungan.
Warga juga memuji kreativitas organisasi perempuan Kota Sungai Penuh karena mereka menghadirkan inovasi baru dalam kegiatan sosial keagamaan.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, penggunaan tas anyaman menjadi langkah positif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Organisasi Perempuan Dorong Produk Kreatif Lokal
TP-PKK, GOW, dan Dharma Wanita menunjukkan peran aktif perempuan dalam mendukung program sosial daerah.
Organisasi perempuan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Mereka juga menjadi penggerak inovasi berbasis masyarakat dan ekonomi kreatif lokal.
Melalui pembagian tas anyaman, organisasi perempuan ikut membantu promosi produk kerajinan lokal yang memiliki nilai ekonomi.
Langkah tersebut juga membuka peluang bagi pengrajin anyaman untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat semakin tertarik menggunakan produk ramah lingkungan seperti tas anyaman. Kondisi itu memberi peluang besar bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan produk kreatif dengan nilai jual tinggi.
Pelaksanaan Qurban Berlangsung Lancar dan Penuh Kebersamaan
Pelaksanaan qurban Pemerintah Kota Sungai Penuh berjalan lancar sejak pagi hari. ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah ikut bergotong royong selama proses penyembelihan hingga distribusi daging qurban kepada masyarakat.
Kebersamaan terlihat kuat di seluruh area kegiatan. Banyak ASN membantu proses pengemasan dan pembagian daging qurban kepada warga penerima manfaat.
Suasana penuh keakraban membuat pelaksanaan Idul Adha tahun ini terasa lebih dekat dengan masyarakat.
Pemerintah Kota Sungai Penuh juga memastikan distribusi daging qurban berjalan tertib agar seluruh penerima manfaat memperoleh bantuan secara merata.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan sosial antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Dukungan terhadap Gerakan Ramah Lingkungan
Pembagian tas anyaman dalam kegiatan qurban mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena program tersebut mendukung gerakan pengurangan sampah plastik.
Tas anyaman memiliki daya tahan lebih lama dan dapat digunakan berkali-kali. Karena itu, masyarakat bisa mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Selain membantu menjaga lingkungan, penggunaan produk lokal juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil dan pelaku usaha kerajinan tangan.
Langkah yang dilakukan TP-PKK, GOW, dan Dharma Wanita Kota Sungai Penuh menunjukkan bahwa kegiatan sosial keagamaan dapat berjalan seiring dengan edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi kreatif.
Program tersebut juga dapat menjadi inspirasi bagi organisasi masyarakat lainnya untuk menghadirkan inovasi sosial yang memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Idul Adha 2026 Jadi Momentum Kolaborasi Sosial
Pelaksanaan Idul Adha 2026 di Kota Sungai Penuh tidak hanya menghadirkan semangat berbagi melalui ibadah qurban. Kegiatan itu juga memperlihatkan kolaborasi positif antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, ASN, dan masyarakat.
Momentum tersebut membuktikan bahwa kegiatan keagamaan dapat memperkuat solidaritas sosial sekaligus mendukung gerakan ekonomi kreatif lokal.
Melalui aksi sederhana seperti pembagian tas anyaman, organisasi perempuan Kota Sungai Penuh berhasil menyampaikan pesan tentang kepedulian sosial, kreativitas, dan pelestarian lingkungan.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut menunjukkan bahwa inovasi sederhana mampu menciptakan dampak besar ketika masyarakat menjalankannya dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.(AN)









