TP-PKK Sungai Penuh Bergerak Cepat Tangani Stunting, Sri Kartini Alfin Turun Langsung ke Pondok Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Upaya pencegahan stunting di Kota Sungai Penuh terus bergerak masif. Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, turun langsung ke Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Selasa (26/5/2026), untuk menyalurkan bantuan program 3S kepada anak-anak yang terindikasi mengalami stunting.

Langkah cepat tersebut memperlihatkan keseriusan TP-PKK dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda di Kota Sungai Penuh.

Sejak tiba di lokasi, Sri Kartini Alfin langsung menyambangi rumah keluarga penerima bantuan. Ia berdialog dengan para orang tua mengenai kondisi kesehatan anak, pola asuh keluarga, hingga pemenuhan gizi harian yang menjadi faktor utama dalam mencegah stunting.

Selain itu, Sri Kartini Alfin juga memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pendekatan langsung kepada keluarga dinilai lebih efektif karena mampu menggali persoalan kesehatan anak secara nyata di lapangan.

Program 3S Jadi Bentuk Nyata Kepedulian terhadap Anak

TP-PKK Kota Sungai Penuh menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung percepatan penanganan stunting. Program tersebut fokus membantu anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan nutrisi dan kesehatan.

Melalui bantuan itu, TP-PKK berharap tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal sehingga risiko gagal tumbuh akibat kekurangan gizi bisa ditekan sejak dini.

Tidak hanya memberikan bantuan, TP-PKK juga menghadirkan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pendampingan langsung kepada keluarga menjadi strategi penting agar orang tua memahami cara menjaga kesehatan anak secara berkelanjutan.

Di sisi lain, pemerintah saat ini menempatkan isu stunting sebagai program prioritas nasional. Karena itu, gerakan pencegahan stunting di daerah menjadi perhatian serius demi menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.

Sri Kartini Alfin: Anak Sehat Menjadi Investasi Masa Depan Daerah

Dalam kegiatan tersebut, Sri Kartini Alfin menegaskan bahwa stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak. Menurutnya, stunting juga berkaitan erat dengan perkembangan kecerdasan, kesehatan, hingga produktivitas generasi penerus bangsa.

“Pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak merupakan aset masa depan daerah yang wajib kita jaga pertumbuhan dan kesehatannya sejak sekarang,” ujar Sri Kartini Alfin.

Ia menilai penanganan stunting membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, TP-PKK Kota Sungai Penuh terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, perangkat desa, hingga masyarakat.

Baca Juga :  Sri Kartini Alfin Gaspol Perangi Stunting, TP PKK Sungai Penuh Perkuat Posyandu 2026

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan gerakan bersama yang efektif dan tepat sasaran dalam menekan angka stunting di Kota Sungai Penuh.

Edukasi Gizi dan Pola Hidup Sehat Terus Diperkuat

Selain menyerahkan bantuan, Sri Kartini Alfin juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang bagi anak.

Ia meminta para orang tua agar lebih memperhatikan asupan makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta rutin membawa anak ke posyandu maupun fasilitas kesehatan.

Menurutnya, langkah sederhana seperti memberikan protein cukup, menjaga sanitasi rumah, dan memantau perkembangan anak secara rutin sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan balita.

“Peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak tumbuh sehat. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya gizi, kebersihan, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” katanya.

Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam program pencegahan stunting. Sebab, banyak kasus stunting muncul akibat kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pola makan sehat dan pentingnya pemeriksaan kesehatan anak sejak usia dini.

Sambutan Hangat Masyarakat Desa Karya Bakti

Kehadiran Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Karya Bakti. Warga menilai perhatian langsung dari TP-PKK memberikan semangat baru bagi keluarga yang membutuhkan pendampingan kesehatan anak.

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan karena melibatkan berbagai unsur masyarakat. Perangkat desa, kader PKK, tenaga kesehatan, hingga unsur terkait lainnya ikut mendampingi proses penyaluran bantuan dan edukasi kesehatan.

Baca Juga :  105 PNS Kota Sungai Penuh Pensiun pada 2026, BKPSDM Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal

Kebersamaan tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen kuat seluruh pihak dalam mendukung program pencegahan stunting di Kota Sungai Penuh.

Selain itu, masyarakat berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga mendapatkan pendampingan mengenai kesehatan dan gizi anak.

Pencegahan Stunting Harus Dimulai dari Keluarga

Para ahli kesehatan menilai keluarga memegang peran paling penting dalam mencegah stunting. Karena itu, orang tua harus memastikan anak memperoleh makanan bergizi seimbang sejak usia dini.

Asupan protein, vitamin, zat besi, serta kebiasaan hidup bersih menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan anak tetap optimal.

Di samping itu, pemeriksaan rutin di posyandu juga membantu mendeteksi gangguan pertumbuhan lebih cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

TP-PKK Kota Sungai Penuh menilai kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menurunkan angka stunting. Semakin tinggi pemahaman orang tua mengenai kesehatan anak, maka semakin besar peluang menciptakan generasi sehat di masa depan.

Komitmen Bersama Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas

Melalui kegiatan sosial tersebut, TP-PKK Kota Sungai Penuh ingin memastikan pencegahan stunting tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Sebaliknya, gerakan itu harus menjadi budaya bersama dalam menjaga kesehatan anak sejak dini. Dengan dukungan seluruh pihak, Kota Sungai Penuh optimistis mampu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

Upaya nyata seperti edukasi gizi, bantuan kesehatan, pendampingan keluarga, hingga penguatan layanan posyandu menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.

Baca Juga :  Heboh ASN Kota Sungai Penuh Ajukan Pensiun Dini, Dua Pejabat OPD Mundur Saat Masih Menjabat

FAQ

Apa itu stunting?

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama sehingga tinggi badan anak lebih rendah dibanding usianya.

Mengapa stunting berbahaya?

Stunting dapat memengaruhi perkembangan otak, kesehatan tubuh, kemampuan belajar, hingga produktivitas anak saat dewasa.

Apa tujuan program 3S TP-PKK Sungai Penuh?

Program 3S bertujuan membantu pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak yang terindikasi stunting agar tumbuh kembang mereka lebih optimal.

Bagaimana cara mencegah stunting?

Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemenuhan gizi seimbang, menjaga kebersihan lingkungan, pemeriksaan rutin di posyandu, serta pola asuh yang sehat.

Mengapa peran orang tua sangat penting?

Karena orang tua menjadi pihak utama yang menentukan pola makan, kebersihan, dan kesehatan anak sehari-hari.

Kesimpulan

TP-PKK Kota Sungai Penuh menunjukkan komitmen kuat dalam menangani stunting melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kehadiran langsung Sri Kartini Alfin di Desa Karya Bakti membuktikan bahwa pencegahan stunting membutuhkan perhatian serius dan kerja sama semua pihak.

Melalui program bantuan, edukasi gizi, dan pendampingan keluarga, TP-PKK berharap masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan anak merupakan investasi besar bagi masa depan daerah. Jika kesadaran tersebut terus tumbuh, maka upaya menciptakan generasi sehat dan berkualitas di Kota Sungai Penuh akan semakin mudah terwujud.(*)

Berita Terkait

Tradisi Gotong Royong Menguat, Pemkot Sungai Penuh Libatkan Lembaga Adat Sambut Idul Adha
105 PNS Kota Sungai Penuh Pensiun pada 2026, BKPSDM Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Pencarian Korban Hilang di Tanjabbar Masuki Hari Keenam, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung ke Lokasi
Heboh ASN Kota Sungai Penuh Ajukan Pensiun Dini, Dua Pejabat OPD Mundur Saat Masih Menjabat
Wali Kota Sungai Penuh Genjot Jalan Sungai Penuh–Tapan, Jalur TNKS Siap Buka Investasi dan Wisata Baru
Viral Jembatan Gantung Teluk Pandak Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak
Efisiensi Anggaran! Pemkab Muaro Jambi Stop Sewa Mobil Dinas, Puluhan Kendaraan Bakal Ditarik Total
Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Kerinci, Warga Khawatir Bencana Susulan Terjadi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:30 WIB

TP-PKK Sungai Penuh Bergerak Cepat Tangani Stunting, Sri Kartini Alfin Turun Langsung ke Pondok Tinggi

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:01 WIB

105 PNS Kota Sungai Penuh Pensiun pada 2026, BKPSDM Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:01 WIB

Pencarian Korban Hilang di Tanjabbar Masuki Hari Keenam, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung ke Lokasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:01 WIB

Heboh ASN Kota Sungai Penuh Ajukan Pensiun Dini, Dua Pejabat OPD Mundur Saat Masih Menjabat

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Genjot Jalan Sungai Penuh–Tapan, Jalur TNKS Siap Buka Investasi dan Wisata Baru

Berita Terbaru