Petani Kelapa Sawit Panen Untung, Berikut Update Terbaru Harga di Jambi

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI,JS- Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali mengalami kenaikan signifikan pada periode 12–18 Juni 2026. Kenaikan harga ini langsung menjadi kabar menggembirakan bagi ribuan petani sawit di Jambi yang sebelumnya sempat menghadapi fluktuasi pasar global.

Tim penetapan harga sawit Provinsi Jambi menetapkan harga TBS kelapa sawit untuk usia tanam 10 hingga 20 tahun sebesar Rp3.706,67 per kilogram. Angka tersebut naik Rp265,9/Kg dibandingkan periode sebelumnya.

Lonjakan harga sawit terbaru ini membuat sektor perkebunan kembali bergairah. Selain itu, kenaikan harga juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani di tengah tingginya permintaan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.

Daftar Lengkap Harga Sawit Jambi Terbaru 12–18 Juni 2026

Berikut rincian harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi berdasarkan umur tanaman:

  • Umur 3 tahun: Rp2.888,15/Kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.089,63/Kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.231,33/Kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.365,99/Kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.450,85/Kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.524,76/Kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.593,82/Kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.706,67/Kg

Kenaikan harga hampir terjadi pada seluruh kelompok umur tanaman sawit. Kondisi tersebut memperlihatkan tren positif pasar kelapa sawit nasional.

Harga CPO Global Jadi Pemicu Utama Kenaikan Sawit

Kenaikan harga sawit Jambi tidak terjadi begitu saja. Harga minyak sawit mentah global atau crude palm oil (CPO) ikut mendorong penguatan harga TBS di tingkat petani.

Selain itu, permintaan ekspor dari sejumlah negara besar seperti India, China, dan Pakistan terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat harga referensi sawit internasional bergerak naik.

Di sisi lain, pelemahan produksi di beberapa wilayah produsen sawit dunia juga ikut memengaruhi pasokan global. Akibatnya, harga komoditas sawit semakin menguat.

Para analis komoditas bahkan memprediksi harga sawit masih berpotensi naik apabila permintaan biodiesel global terus bertambah sepanjang 2026.

Baca Juga :  Jemaah Haji Jambi Segera Pulang, Kloter Pertama Tiba 16 Juni, Ini Jadwal Resminya

Petani Sawit Jambi Mulai Rasakan Dampak Positif

Kenaikan harga sawit terbaru langsung membawa angin segar bagi petani kelapa sawit di Jambi. Banyak petani mulai menikmati peningkatan penghasilan setelah beberapa bulan menghadapi harga yang cenderung stagnan.

Selain meningkatkan daya beli masyarakat desa, naiknya harga sawit juga mendorong aktivitas ekonomi lokal. Pedagang pupuk, jasa angkut, hingga sektor UMKM di sekitar perkebunan ikut merasakan dampak positif.

Tidak sedikit petani berharap harga TBS sawit mampu bertahan di atas Rp3.500 per kilogram hingga semester kedua tahun ini.

Harga Sawit Berpotensi Naik Lagi

Sejumlah pelaku pasar memperkirakan harga sawit masih berpotensi melanjutkan tren kenaikan dalam beberapa minggu ke depan. Beberapa faktor yang mendukung penguatan harga antara lain:

1. Permintaan Biodiesel Meningkat

Program energi ramah lingkungan di berbagai negara terus meningkatkan kebutuhan minyak nabati, termasuk CPO.

2. Produksi Sawit Global Menurun

Cuaca ekstrem dan gangguan produksi di beberapa negara penghasil sawit membuat pasokan global menurun.

3. Nilai Tukar Rupiah Stabil

Stabilitas kurs rupiah terhadap dolar AS ikut membantu menjaga daya saing ekspor sawit Indonesia.

4. Harga Minyak Nabati Dunia Menguat

Kenaikan harga soybean oil dan sunflower oil ikut memicu penguatan harga minyak sawit global.

Jambi Masuk Daerah Penghasil Sawit Terbesar di Indonesia

Provinsi Jambi selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Ribuan hektare perkebunan sawit tersebar di berbagai kabupaten seperti Muaro Jambi, Tebo, Batanghari, Sarolangun, hingga Tanjung Jabung Barat.

Sektor sawit bahkan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah pedesaan.

Karena itu, setiap kenaikan harga TBS sawit selalu memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi daerah.

Tips Petani Saat Harga Sawit Naik

Di tengah kenaikan harga sawit, petani tetap perlu memperhatikan strategi pengelolaan kebun agar keuntungan tetap maksimal.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Memperbaiki kualitas panen
  • Mengurangi buah mentah saat panen
  • Mengatur jadwal pemupukan
  • Menjaga produktivitas tanaman
  • Menghindari penjualan melalui tengkulak dengan potongan tinggi

Selain itu, petani juga perlu memantau update harga sawit terbaru setiap minggu agar dapat menentukan waktu penjualan terbaik.

Baca Juga :  Ditutup Besok, Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Beasiswa Pemprov Jambi

Harga Sawit Jadi Sorotan Nasional

Belakangan ini, harga sawit menjadi perhatian besar masyarakat karena berhubungan langsung dengan ekonomi nasional. Indonesia sendiri masih menjadi produsen sekaligus eksportir sawit terbesar dunia.

Kenaikan harga sawit tidak hanya berdampak pada petani, tetapi juga terhadap industri makanan, kosmetik, energi, hingga ekspor nasional.

Karena itu, perkembangan harga TBS sawit Jambi selalu menarik perhatian pelaku usaha dan investor komoditas.

Kesimpulan

Harga sawit Jambi periode 12–18 Juni 2026 resmi naik tajam dengan harga TBS umur 10–20 tahun mencapai Rp3.706,67 per kilogram. Kenaikan ini dipicu penguatan harga CPO global, meningkatnya permintaan ekspor, dan membaiknya kondisi pasar komoditas dunia.

Kondisi tersebut membawa harapan baru bagi petani sawit di Jambi untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat ekonomi daerah.

Jika tren positif terus berlanjut, harga sawit berpotensi kembali naik dalam beberapa pekan mendatang.(*)

Berita Terkait

TPG Guru 2026 Terancam Tertunda! KPPN Sungai Penuh Ungkap Kesalahan Data Rekening
BNI Kantongi Dana Rp18,5 Triliun dari Pemerintah, Peluang Kredit Usaha Makin Besar? Simak Dampaknya bagi Nasabah dan Ekonomi
Festival Kopi Kerinci 2026 Siap Mendunia, Peluang Emas Petani dan UMKM Dongkrak Ekonomi
Atlet Panjat Tebing Kota Sungai Penuh Ukir Prestasi Gemilang, Bunga Mutiara Risti Borong 2 Medali Emas di Kejurprov Jambi 2026
Air PDAM Mati Total 10 Hari, Warga Pinang Jaya Bungo Krisis Air Bersih
Kabar Terbaru dari Kemenag Kerinci Soal Nasib Ribuan PPPK, Ini Pesan Penting Kakankemenag
TP PKK Kota Sungai Penuh Optimistis Raih Juara Provinsi Jambi 2026, Rumah Dilan dan UMKM Jadi Sorotan Tim Penilai
Jalan Penghubung Sungai Hangat–Perikan Tengah Rusak Berat, Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:01 WIB

TPG Guru 2026 Terancam Tertunda! KPPN Sungai Penuh Ungkap Kesalahan Data Rekening

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:01 WIB

BNI Kantongi Dana Rp18,5 Triliun dari Pemerintah, Peluang Kredit Usaha Makin Besar? Simak Dampaknya bagi Nasabah dan Ekonomi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Siap Mendunia, Peluang Emas Petani dan UMKM Dongkrak Ekonomi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Atlet Panjat Tebing Kota Sungai Penuh Ukir Prestasi Gemilang, Bunga Mutiara Risti Borong 2 Medali Emas di Kejurprov Jambi 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Air PDAM Mati Total 10 Hari, Warga Pinang Jaya Bungo Krisis Air Bersih

Berita Terbaru