OTOMOTIF,JS- Persaingan mobil elektrifikasi di Indonesia semakin menarik. Setelah sukses memperkenalkan iCAR V23 pada awal 2026, iCAR Indonesia kembali menyiapkan kejutan baru untuk konsumen Tanah Air melalui kehadiran iCAR V27 dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Kehadiran SUV terbaru ini menjadi bukti keseriusan iCAR memperluas portofolio produknya di Indonesia. Tidak hanya mengandalkan kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), pabrikan asal China tersebut kini menghadirkan teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang mulai menarik perhatian pasar global.
Model terbaru ini bahkan digadang-gadang menjadi salah satu mobil paling dinantikan sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2026 karena menawarkan kombinasi desain premium, performa tinggi, dan jarak tempuh yang sangat jauh.
iCAR Indonesia Pastikan V27 Tampil di GIIAS 2026
Kepastian mengenai kehadiran iCAR V27 disampaikan langsung oleh Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah.
Menurut Tommy, perusahaan akan memperkenalkan model tersebut kepada publik dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia.
“Iya, kami akan perkenalkan iCAR V27 di GIIAS.”
Tommy menyampaikan pernyataan tersebut kepada Otodriver saat acara penyerahan unit iCAR V23 kepada konsumen pada 4 Juli 2026.
Meski demikian, iCAR Indonesia belum membuka informasi mengenai harga resmi maupun jadwal penjualan SUV terbaru tersebut. Pihak perusahaan memilih menjadikan GIIAS sebagai momentum awal untuk memperkenalkan teknologi dan desain V27 kepada masyarakat Indonesia.
Strategi ini sekaligus membuka peluang bagi konsumen untuk mengenal lebih dekat SUV elektrifikasi terbaru sebelum memasuki tahap pemesanan.
Berbeda dengan V23, iCAR V27 Mengusung Teknologi EREV
Berbeda dari iCAR V23 yang menggunakan sistem Battery Electric Vehicle (BEV), iCAR V27 mengadopsi teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV).
Teknologi ini memadukan motor listrik sebagai sumber penggerak utama dengan mesin bensin turbo berkapasitas 1.500 cc yang hanya berfungsi menghasilkan listrik untuk mengisi baterai ketika kapasitas daya mulai berkurang.
Artinya, mesin bensin tidak menggerakkan roda secara langsung.
Konsep tersebut menghadirkan sensasi berkendara layaknya mobil listrik, tetapi tetap memberikan rasa aman ketika melakukan perjalanan jarak jauh karena pengemudi tidak harus bergantung sepenuhnya pada jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Teknologi EREV saat ini berkembang sangat cepat di pasar otomotif global karena mampu menjawab kekhawatiran konsumen terhadap keterbatasan infrastruktur pengisian baterai.
Desain Boxy Premium yang Langsung Mencuri Perhatian
Selain membawa teknologi baru, iCAR V27 juga tampil dengan desain yang sangat berbeda dibandingkan SUV pada umumnya.
Pabrikan mempertahankan karakter boxy yang sudah menjadi identitas iCAR.
Bagian depan terlihat gagah berkat kap mesin tinggi, overfender besar, bumper kokoh, serta lampu LED modern yang memperkuat kesan futuristis.
Sementara itu, bagian belakang menghadirkan desain minimalis dengan sentuhan premium sehingga membuat mobil ini tampak seperti SUV kelas atas.
Banyak pengamat otomotif menyebut desain V27 mengingatkan pada sejumlah SUV legendaris asal Eropa. Namun, iCAR tetap menghadirkan karakter visual yang khas sehingga mudah dikenali di jalan.
Perpaduan desain tersebut membuat V27 tidak hanya cocok sebagai kendaraan keluarga, tetapi juga mampu menunjang gaya hidup aktif dan petualangan di berbagai medan.
Dimensi Lebih Besar, Kabin Semakin Lapang
iCAR V27 juga menawarkan dimensi yang jauh lebih besar dibandingkan V23.
SUV ini memiliki panjang sekitar 4,9 meter dengan wheelbase mencapai 2.910 mm.
Ukuran tersebut menghasilkan ruang kabin yang jauh lebih lega sehingga lima penumpang dewasa dapat menikmati perjalanan dengan nyaman.
Selain itu, ruang bagasi juga bertambah luas sehingga mampu menampung berbagai perlengkapan perjalanan maupun kebutuhan keluarga.
Kombinasi kabin lapang dan desain premium membuat V27 berpotensi menarik perhatian konsumen Indonesia yang menginginkan SUV modern dengan kenyamanan maksimal.
Performa Bertenaga, Akselerasi Setara Mobil Sport
Dari sisi performa, iCAR menawarkan dua pilihan sistem penggerak.
Varian Rear Wheel Drive (RWD) menggunakan satu motor listrik dengan tenaga mencapai 185 kW.
Sementara itu, varian All Wheel Drive (AWD) mengandalkan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan hingga 336 kW.
Angka tersebut tergolong sangat besar untuk sebuah SUV keluarga.
Versi AWD bahkan mampu melesat dari posisi diam hingga 100 km/jam hanya dalam waktu sekitar 5,5 detik.
Performa tersebut menunjukkan bahwa mobil elektrifikasi tidak hanya mengutamakan efisiensi, tetapi juga mampu menghadirkan akselerasi yang sangat responsif.
Jarak Tempuh Tembus 1.200 Kilometer
Salah satu daya tarik terbesar iCAR V27 terletak pada efisiensi energinya.
SUV ini menggunakan baterai berkapasitas 34,3 kWh yang mampu membawa kendaraan melaju hingga sekitar 200 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar CLTC.
Ketika baterai mulai berkurang, mesin bensin turbo otomatis menghasilkan listrik tambahan untuk mengisi baterai.
Kombinasi baterai, generator, dan tangki bahan bakar tersebut menghasilkan total jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Kemampuan tersebut menjadi nilai jual utama bagi konsumen Indonesia yang sering melakukan perjalanan antarkota maupun lintas provinsi.
Berpeluang Menjadi Pelopor SUV EREV di Indonesia
Jika iCAR benar-benar memasarkan V27 setelah GIIAS 2026, mobil ini berpeluang menjadi salah satu SUV Extended-Range Electric Vehicle pertama yang tersedia secara resmi di pasar Indonesia.
Segmen EREV sendiri masih tergolong baru di dalam negeri.
Karena itu, kehadiran V27 dapat membuka pilihan baru bagi masyarakat yang menginginkan kendaraan listrik tanpa rasa khawatir terhadap keterbatasan stasiun pengisian daya.
Selain menawarkan efisiensi tinggi, teknologi tersebut juga memberikan fleksibilitas lebih besar dibandingkan kendaraan listrik murni.
Siap Bersaing dengan SUV Hybrid dan Mobil Listrik Premium
Masuknya iCAR V27 diperkirakan akan memperketat persaingan di pasar SUV elektrifikasi Indonesia.
Mobil ini berpotensi menarik perhatian konsumen yang selama ini mempertimbangkan SUV hybrid maupun kendaraan listrik premium.
Desain futuristis, tenaga besar, kabin luas, dan jarak tempuh lebih dari 1.200 kilometer menjadi kombinasi yang sangat menarik.
Apabila iCAR mampu menawarkan harga kompetitif, V27 memiliki peluang besar menjadi salah satu bintang baru di segmen SUV elektrifikasi Indonesia.
Kesimpulan
Kehadiran iCAR V27 pada GIIAS 2026 menjadi sinyal kuat bahwa pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia terus berkembang. Berbekal teknologi EREV, desain premium bergaya boxy, tenaga hingga 336 kW, serta jarak tempuh yang diklaim mencapai lebih dari 1.200 kilometer, SUV ini menawarkan solusi bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa mengorbankan fleksibilitas perjalanan jauh.(*)









