SUNGAIPENUH,JS- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia memilih turun langsung ke lapangan untuk memberikan motivasi, pendampingan, sekaligus memastikan pelaku usaha lokal mampu berkembang di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin ketat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Dekranasda ingin menjadikan UMKM sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.
Selain meningkatkan daya saing produk lokal, program tersebut juga membuka peluang investasi daerah, memperluas pasar digital, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fokus Mengembangkan UMKM Kerajinan hingga Kuliner
Sri Kartini Alfin menjelaskan bahwa Dekranasda tidak hanya berfokus pada satu sektor usaha. Sebaliknya, organisasi yang dipimpinnya aktif membina berbagai jenis UMKM mulai dari kerajinan tangan, industri kreatif, fesyen, makanan olahan, hingga usaha kuliner khas Kota Sungai Penuh.
Menurutnya, setiap pelaku usaha memiliki peluang yang sama untuk berkembang apabila memperoleh pendampingan yang tepat serta mampu mengikuti perkembangan teknologi.
“Kami ingin para pelaku UMKM di Kota Sungai Penuh terus mengembangkan usahanya. Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, usaha tersebut juga mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,” ujar Sri Kartini Alfin.
Ia menilai pertumbuhan UMKM akan memberikan efek berantai terhadap perekonomian daerah karena semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan bekerja maupun berwirausaha.
Produk UMKM Sungai Penuh Memiliki Kualitas Nasional
Sri Kartini Alfin menegaskan bahwa Kota Sungai Penuh memiliki banyak produk unggulan yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Jambi bahkan tingkat nasional.
Mulai dari produk kerajinan tangan, kopi, makanan khas, hingga berbagai hasil ekonomi kreatif lainnya telah menunjukkan kualitas yang sangat baik.
Karena itu, ia selalu memanfaatkan setiap kegiatan yang dihadiri, baik di tingkat provinsi maupun nasional, untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Kota Sungai Penuh kepada masyarakat yang lebih luas.
“Pada setiap kegiatan tingkat provinsi maupun nasional, saya selalu membawa dan memperkenalkan produk UMKM Kota Sungai Penuh agar semakin dikenal masyarakat serta memiliki pasar yang lebih luas,” katanya.
Digitalisasi Menjadi Kunci Kemajuan UMKM
Memasuki era transformasi digital, Sri Kartini Alfin mengajak seluruh pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan penjualan secara konvensional.
Ia menilai perkembangan teknologi telah mengubah perilaku konsumen. Oleh sebab itu, pelaku usaha harus mampu memanfaatkan internet sebagai sarana pemasaran yang efektif.
Marketplace, media sosial, hingga platform e-commerce kini memberikan peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau konsumen tanpa batas wilayah.
Menurutnya, pelaku usaha yang aktif memanfaatkan pemasaran digital akan memiliki kesempatan lebih besar meningkatkan omzet dibandingkan hanya mengandalkan penjualan secara langsung.
“Sekarang merupakan era teknologi. Pelaku UMKM harus mulai memasarkan produknya melalui internet agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga pasar global. Kami sangat mendukung UMKM Sungai Penuh agar semakin maju dan berkembang,” ujarnya.
Marketplace Membuka Pasar Nasional Hingga Global
Perubahan pola belanja masyarakat mendorong UMKM untuk hadir di berbagai marketplace nasional maupun internasional.
Melalui platform digital, pelaku usaha dapat memasarkan produk selama 24 jam tanpa harus membuka toko fisik.
Selain itu, biaya promosi digital juga relatif lebih efisien dibandingkan pemasaran konvensional.
Dekranasda Kota Sungai Penuh pun terus mendorong pelaku usaha agar memanfaatkan berbagai platform digital seperti marketplace, media sosial, hingga aplikasi bisnis untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Pembinaan dan Pendampingan Terus Dilakukan
Selain promosi, Dekranasda Kota Sungai Penuh juga aktif memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada pelaku UMKM.
Materi pembinaan meliputi peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, strategi pemasaran digital, pengembangan merek, hingga peningkatan pelayanan kepada konsumen.
Pendampingan tersebut bertujuan agar pelaku usaha mampu mengikuti perkembangan tren pasar serta memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berubah.
Dengan demikian, produk UMKM Sungai Penuh dapat bersaing dengan produk dari daerah lain maupun produk impor.
UMKM Menjadi Pilar Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Keberadaan UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Saat kondisi ekonomi mengalami tantangan, sektor UMKM terbukti mampu bertahan sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Dekranasda terus memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha mikro dan ekonomi kreatif.
Semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin besar pula kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, pengurangan angka pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Peluang Besar bagi Generasi Muda
Sri Kartini Alfin juga berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik membangun usaha sendiri.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan kesempatan luas bagi anak muda untuk menjadi pengusaha digital melalui bisnis kuliner, kerajinan, fesyen, maupun produk kreatif lainnya.
Dengan kreativitas yang tinggi serta dukungan teknologi digital, pelaku usaha muda mampu memperluas pasar tanpa harus memiliki modal yang sangat besar.
Karena itu, Dekranasda akan terus memberikan ruang bagi generasi muda agar mampu melahirkan produk-produk inovatif yang memiliki daya saing tinggi.
Komitmen Mewujudkan UMKM Sungai Penuh Naik Kelas
Sri Kartini Alfin menegaskan bahwa Dekranasda Kota Sungai Penuh akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga berbagai pihak lainnya untuk mempercepat kemajuan UMKM.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, promosi yang masif, serta pemanfaatan teknologi digital, ia optimistis UMKM Kota Sungai Penuh mampu naik kelas dan menjadi kebanggaan daerah.
Dengan semakin luasnya pemasaran serta meningkatnya kualitas produk, UMKM Sungai Penuh diharapkan mampu memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Kota Sungai Penuh sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif di Provinsi Jambi.(*)









