APBD Seret, Begini Nasib TPP ASN Sungai Penuh

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi APBD Seret, TPP ASN Kota Sungai Penuh Terancam Turun.

Ilustrasi APBD Seret, TPP ASN Kota Sungai Penuh Terancam Turun.

SUNGAIPENUH,JS– APBD Seret, Nasib TPP bagi ASN di Kota Sungai Penuh terancam turun pada tahun anggaran 2026. Ancaman ini muncul setelah pemerintah pusat berencana mengurangi Transfer ke Daerah (TKD) dalam jumlah besar.

Kebijakan tersebut langsung menekan APBD 2026. Belanja modal yang tahun ini mencapai Rp135 miliar merosot tajam menjadi Rp44 miliar. Kondisi ini membuat ruang fiskal pemerintah kota semakin sempit.

Baca Juga :  Gerindra Dorong Koperasi Merah Putih di Jambi, Strategi Baru Tingkatkan Ekonomi Rakyat dan Peluang Usaha 2026

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Damrat, menyebut penurunan anggaran terjadi bukan hanya karena TKD berkurang. Beban belanja pegawai juga meningkat. Jumlah tenaga PPPK terus bertambah, dan pemerintah daerah harus menanggung seluruh gajinya.

“Belanja modal tahun depan tinggal Rp44 miliar. Turunnya jauh sekali. Banyak OPD bahkan tidak punya anggaran untuk kebutuhan dasar. Beli kertas saja tidak bisa,” ujar politisi PDIP itu, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends 4 Maret 2026 Terbaru, Klaim Skin Gratis & Hadiah Langka Hari Ini!

Dengan APBD yang makin ketat, pemerintah daerah menghadapi dilema. Mereka harus memilih antara menjaga stabilitas fiskal atau mempertahankan kesejahteraan ASN.(AN)

Berita Terkait

Cara Lapor Keluhan ke Pemerintah Kini Lebih Mudah, Pemkab Tebo Pastikan Semua Aduan Warga Diproses Cepat Lewat SP4N-LAPOR!
Karhutla Jambi 2026 Makin Mengkhawatirkan, Satgas Siagakan Helikopter Water Bombing dan Posko 24 Jam
Sri Kartina Alfin Gerak Cepat Majukan UMKM Sungai Penuh, Targetkan Produk Lokal Masuk Pasar Ekspor
IAIN Kerinci Cetak 10 Prodi Akreditasi Unggul, Langkah Besar Menuju UIN Kerinci Kian Nyata
Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi
Karhutla Muaro Jambi Makin Mengkhawatirkan, BPBD Catat 12 Titik Kebakaran, Warga Diminta Waspada!
WALHI Desak Pemerintah Tutup Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi, Dinilai Mengancam Lingkungan dan Warisan Dunia
20 Warga Suku Anak Dalam Terima PKH di Sarolangun, Dinsos Ungkap Peluang Penerima Bertambah pada 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:02 WIB

Cara Lapor Keluhan ke Pemerintah Kini Lebih Mudah, Pemkab Tebo Pastikan Semua Aduan Warga Diproses Cepat Lewat SP4N-LAPOR!

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:01 WIB

Karhutla Jambi 2026 Makin Mengkhawatirkan, Satgas Siagakan Helikopter Water Bombing dan Posko 24 Jam

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Sri Kartina Alfin Gerak Cepat Majukan UMKM Sungai Penuh, Targetkan Produk Lokal Masuk Pasar Ekspor

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:01 WIB

IAIN Kerinci Cetak 10 Prodi Akreditasi Unggul, Langkah Besar Menuju UIN Kerinci Kian Nyata

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:31 WIB

Resmi! Pemkot Sungai Penuh Stop Rekrut Honorer Baru, Wali Kota Keluarkan Aturan Tegas, Pelanggar Terancam Sanksi

Berita Terbaru