Harga BBM Pertamina Turun 21 Agustus 2026, Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter, Cek Daftar Lengkapnya

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Harga BBM Pertamina kembali menjadi perhatian masyarakat pada Jumat, 21 Agustus 2026. Sejumlah produk BBM nonsubsidi masih menawarkan harga lebih rendah setelah Pertamina melakukan penyesuaian harga pada awal Agustus.

Perubahan paling menarik terlihat pada kelompok bensin nonsubsidi. Harga Pertamax turun Rp300 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo juga mengalami penurunan dengan nominal yang berbeda.

Bagi pemilik kendaraan pribadi, informasi harga BBM Pertamina hari ini penting karena perubahan beberapa ratus rupiah per liter dapat memengaruhi anggaran transportasi, terutama bagi pengendara yang memiliki mobil dan motor dengan frekuensi pemakaian tinggi.

Berdasarkan informasi harga yang berlaku pada Jumat, 21 Agustus 2026, Pertamax dengan RON 92 kini berada di level Rp15.950 per liter. Sebelumnya, konsumen membeli produk tersebut dengan harga Rp16.250 per liter.

Dengan demikian, konsumen memperoleh selisih Rp300 untuk setiap liter Pertamax yang dibeli.

Harga BBM Pertamina 21 Agustus 2026

Penurunan harga tidak terjadi pada seluruh produk. Pertamina mempertahankan beberapa jenis BBM pada harga sebelumnya.

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku pada wilayah dengan ketentuan harga yang sama seperti Jakarta dan sekitarnya:

Jenis BBM- Harga per Liter- Perubahan

  • Pertalite- Rp10.000 – Tetap
  • Pertamax- Rp15.950- Turun Rp300
  • Pertamax Green 95- Rp16.600- Turun Rp400
  • Pertamax Turbo- Rp18.300- Turun Rp1.000
  • Dexlite- Rp19.700- Tetap
  • Pertamina Dex- Rp21.150- Tetap
  • Bio Solar-Rp6.800- Tetap

Data tersebut menunjukkan bahwa Pertamax Turbo mengalami penurunan nominal paling besar di antara produk bensin Pertamina yang mengalami penyesuaian.

Sementara itu, Pertalite dan Bio Solar masih mempertahankan harga yang sama. Begitu pula Dexlite dan Pertamina Dex yang belum mengalami perubahan.

Baca Juga :  Bunga Deposito BNI Agustus 2026: Cek Tenor dengan Imbal Hasil 2,75% dan Simulasi Cuan

Pertamax Turun Rp300, Kini Rp15.950 per Liter

Pertamax menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari ketika masyarakat mengecek harga BBM hari ini.

Produk dengan RON 92 tersebut sebelumnya berada di level Rp16.250 per liter. Setelah penyesuaian, harganya menjadi Rp15.950 per liter.

Artinya, setiap pembelian 10 liter Pertamax memberikan selisih harga Rp3.000 dibandingkan harga sebelumnya.

Jika konsumen membeli 20 liter, penghematannya mencapai Rp6.000. Kemudian, untuk pembelian 40 liter, selisihnya mencapai Rp12.000.

Memang, nominal tersebut terlihat kecil dalam satu kali pengisian. Namun, penghematan dapat terasa lebih besar bagi pemilik kendaraan yang rutin mengisi BBM setiap beberapa hari.

Karena itu, penurunan harga Pertamax menjadi informasi penting bagi konsumen yang ingin mengatur kembali anggaran transportasi bulanan.

Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Penurunan yang lebih besar terjadi pada Pertamax Turbo.

Harga Pertamax Turbo sebelumnya mencapai Rp19.300 per liter. Setelah penyesuaian, konsumen dapat membelinya dengan harga Rp18.300 per liter.

Dengan demikian, harga produk RON 98 tersebut turun Rp1.000 per liter.

Bagi pengguna kendaraan yang membutuhkan bensin dengan oktan lebih tinggi, perubahan ini cukup menarik. Pasalnya, pengurangan Rp1.000 per liter dapat memberikan selisih lebih terasa ketika konsumen melakukan pengisian dalam jumlah besar.

Sebagai contoh, pembelian 20 liter memberikan perbedaan Rp20.000 dibandingkan harga sebelumnya.

Namun, konsumen tetap perlu menyesuaikan pilihan BBM dengan rekomendasi pabrikan kendaraan. Angka oktan yang lebih tinggi tidak otomatis berarti setiap kendaraan akan menghasilkan penghematan bahan bakar yang sama.

Pertamax Green 95 Juga Lebih Murah

Selain Pertamax dan Pertamax Turbo, Pertamax Green 95 turut mengalami penurunan harga.

Harga produk dengan RON 95 tersebut turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter. Dengan demikian, konsumen mendapatkan selisih Rp400 per liter.

Penyesuaian ini membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan ketika menentukan BBM berdasarkan spesifikasi kendaraan, kebutuhan perjalanan, dan anggaran.

Dalam kondisi harga energi yang terus menjadi perhatian masyarakat, perubahan harga BBM nonsubsidi dapat memengaruhi keputusan konsumen dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

Harga Pertalite Masih Rp10.000 per Liter

Berbeda dengan tiga produk bensin nonsubsidi tadi, harga Pertalite tidak mengalami perubahan.

Pertalite masih berada di level Rp10.000 per liter.

Harga tersebut membuat Pertalite tetap menjadi salah satu BBM yang paling banyak diperhatikan masyarakat karena menyasar konsumen kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi.

Selain Pertalite, Bio Solar juga tetap berada di harga Rp6.800 per liter.

Karena itu, masyarakat yang selama ini menggunakan BBM subsidi tidak perlu mengubah anggaran pengisian bahan bakar akibat penyesuaian harga nonsubsidi pada awal Agustus.

Dexlite dan Pertamina Dex Masih Bertahan

Untuk kendaraan diesel, harga Dexlite dan Pertamina Dex juga belum berubah.

Dexlite tetap berada di level Rp19.700 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex masih dijual Rp21.150 per liter.

Dengan kondisi tersebut, perubahan harga pada Agustus 2026 lebih terasa pada kelompok bensin nonsubsidi dibandingkan produk diesel.

Konsumen kendaraan diesel tetap dapat menggunakan harga sebelumnya sebagai acuan dalam menghitung kebutuhan BBM harian maupun bulanan.

Mengapa Harga BBM Nonsubsidi Bisa Berubah?

Harga BBM nonsubsidi mengikuti dinamika sejumlah faktor ekonomi dan energi. Pergerakan harga minyak dunia menjadi salah satu komponen penting yang dapat memengaruhi biaya produk BBM.

Selain itu, nilai tukar rupiah juga memiliki peran karena industri energi berhubungan dengan perdagangan komoditas dan transaksi internasional.

Karena itu, ketika harga minyak dunia dan nilai tukar bergerak, pelaku industri dapat melakukan evaluasi terhadap harga BBM nonsubsidi.

Namun, perubahan harga tidak selalu berarti seluruh jenis BBM mengalami penyesuaian pada waktu yang sama.

Pada periode ini, Pertamina menurunkan harga beberapa produk bensin nonsubsidi, sedangkan produk diesel tertentu dan BBM subsidi tetap berada pada harga sebelumnya.

Apa Dampaknya bagi Pengendara?

Penurunan harga BBM memberikan dampak langsung terhadap biaya pengisian bahan bakar.

Meski pengurangan Rp300 atau Rp400 per liter terlihat kecil, konsumen yang rutin mengisi BBM dalam jumlah besar dapat memperoleh selisih lebih signifikan.

Sebagai ilustrasi, konsumen yang membeli 30 liter Pertamax mendapatkan selisih Rp9.000 dibandingkan harga Rp16.250 per liter sebelumnya.

Sementara itu, konsumen Pertamax Turbo yang membeli 30 liter memperoleh selisih Rp30.000 karena penurunan mencapai Rp1.000 per liter.

Bagi pemilik kendaraan yang menempuh perjalanan jauh setiap hari, perbedaan tersebut dapat membantu menekan fuel cost atau biaya bahan bakar.

Namun, penghematan tetap bergantung pada konsumsi kendaraan, jarak perjalanan, kondisi lalu lintas, tekanan ban, gaya berkendara, serta kondisi mesin.

Baca Juga :  Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81

Jangan Hanya Melihat Harga BBM per Liter

Harga BBM memang penting, tetapi konsumen sebaiknya tidak memilih bahan bakar hanya berdasarkan harga paling murah.

Spesifikasi kendaraan menjadi pertimbangan utama. Setiap mesin memiliki rekomendasi angka oktan yang berbeda.

Penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan membantu kendaraan bekerja sesuai karakteristik mesin. Selain itu, konsumen dapat mempertimbangkan konsumsi bahan bakar per kilometer agar perhitungan biaya transportasi menjadi lebih akurat.

Sebagai contoh, harga BBM yang sedikit lebih mahal belum tentu menghasilkan biaya perjalanan lebih tinggi apabila kendaraan mampu menempuh jarak lebih jauh dengan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Karena itu, perbandingan sebaiknya menggunakan biaya per kilometer, bukan sekadar harga per liter.

Cara Menghitung Biaya BBM Bulanan

Konsumen dapat menghitung kebutuhan BBM dengan rumus sederhana.

Biaya BBM = jumlah liter yang digunakan × harga BBM per liter.

Misalnya, seseorang menggunakan 40 liter Pertamax dalam sebulan. Dengan harga Rp15.950 per liter, kebutuhan BBM tersebut mencapai Rp638.000.

Sementara itu, penggunaan 60 liter membutuhkan sekitar Rp957.000.

Perhitungan sederhana tersebut dapat membantu pemilik kendaraan menyusun monthly fuel budget atau anggaran bahan bakar bulanan.

Jika harga BBM turun, konsumen dapat mengalokasikan selisih dana untuk kebutuhan lain, termasuk biaya servis, pajak kendaraan, tabungan, atau kebutuhan rumah tangga.

Harga BBM dan Biaya Hidup Masyarakat

Harga BBM juga memiliki hubungan erat dengan biaya transportasi.

Ketika biaya bahan bakar berubah, konsumen dapat merasakan dampaknya pada pengeluaran perjalanan sehari-hari. Selain kendaraan pribadi, biaya BBM juga berkaitan dengan aktivitas distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Karena itu, informasi fuel price Indonesia tidak hanya menarik bagi pengendara, tetapi juga pelaku usaha, pekerja lapangan, perusahaan logistik, hingga pemilik kendaraan operasional.

Penurunan harga BBM nonsubsidi dapat menjadi kabar positif bagi konsumen yang selama ini menggunakan Pertamax, Pertamax Green 95, atau Pertamax Turbo.

Pertamax Rp15.950, Apakah Akan Turun Lagi?

Pertanyaan mengenai kemungkinan penurunan harga BBM berikutnya cukup wajar.

Namun, konsumen sebaiknya tidak menganggap penurunan pada Agustus sebagai jaminan bahwa harga BBM akan terus turun pada bulan berikutnya.

Pergerakan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, kebijakan pemerintah, serta kondisi pasar energi dapat berubah sewaktu-waktu.

Karena itu, konsumen sebaiknya menggunakan harga yang berlaku saat melakukan pembelian sebagai acuan utama.

Untuk mendapatkan informasi terbaru, masyarakat juga perlu mengecek informasi resmi Pertamina sebelum mengisi BBM, terutama ketika terjadi perubahan harga nasional.(*)

Berita Terkait

Pertalite Makin Dibatasi Berdasarkan Jenis Kendaraan? Ini Kriteria yang Sedang Dikaji Pemerintah
PPPK Nakes dan Tenaga Teknis Kecewa, Merasa Dianaktirikan: Siap Turun Aksi
BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Cek Bansos Rp600 Ribu Pakai NIK KTP dari HP, Termasuk untuk KPM di Jambi
Pemerintah Buka Jalan Guru PPPK Jadi PNS 2027, Ini Ketentuan yang Perlu Disiapkan
Tinggal 6 Hari Lagi, Promo Tambah Daya PLN 50 Persen Agustus 2026, Cek Syarat dan Cara Klaim Voucher Merdeka Daya hingga 7.700 VA
Jelang Demo Besar September, DPR dan Pemerintah Umumkan Nasib PPPK Paruh Waktu hingga CPNS 2027
Gaji ASN 2027 Naik atau Tidak? Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026, Cek Golongan I hingga XVII
Pertamina Tebar Diskon BBM Rp450/Liter, Cek Cara Dapat Promo MyPertamina HUT RI ke-81
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Pertalite Makin Dibatasi Berdasarkan Jenis Kendaraan? Ini Kriteria yang Sedang Dikaji Pemerintah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:01 WIB

PPPK Nakes dan Tenaga Teknis Kecewa, Merasa Dianaktirikan: Siap Turun Aksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:01 WIB

BPNT Tahap 3 2026 Mulai Cair, Cek Bansos Rp600 Ribu Pakai NIK KTP dari HP, Termasuk untuk KPM di Jambi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:01 WIB

Pemerintah Buka Jalan Guru PPPK Jadi PNS 2027, Ini Ketentuan yang Perlu Disiapkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Tinggal 6 Hari Lagi, Promo Tambah Daya PLN 50 Persen Agustus 2026, Cek Syarat dan Cara Klaim Voucher Merdeka Daya hingga 7.700 VA

Berita Terbaru