MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BISNIS, JS– Perhelatan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak hanya menghadirkan persaingan pembalap kelas dunia. Ajang olahraga internasional tersebut juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata, perdagangan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Indonesia kembali menggelar Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP™) 2026 pada 9–11 Oktober 2026. Penyelenggara memilih Mandalika International Circuit, Kawasan The Mandalika, Lombok, NTB, sebagai lokasi penyelenggaraan.

Di tengah persiapan menuju ajang tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut mengambil bagian melalui dukungan layanan keuangan digital dan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk menghubungkan penyelenggaraan olahraga internasional dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebab, kehadiran ribuan wisatawan berpotensi meningkatkan permintaan terhadap berbagai produk dan layanan di sekitar kawasan Mandalika.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyebut MotoGP Mandalika memiliki potensi ekonomi yang besar. Menurutnya, ajang internasional tersebut dapat menciptakan dampak ekonomi yang meluas hingga ke berbagai sektor usaha.

“MotoGP Mandalika memiliki daya ungkit ekonomi yang besar. Potensi perputaran uang hingga sekitar Rp5 triliun menunjukkan bahwa sebuah ajang olahraga internasional dapat menciptakan efek berganda yang jauh melampaui arena balap,” ujar Dhanny dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).

MotoGP Mandalika 2026 Berpotensi Gerakkan Ekonomi Rp5 Triliun

Potensi perputaran uang hingga Rp5 triliun menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Nilai tersebut menggambarkan besarnya peluang ekonomi yang dapat muncul ketika sebuah daerah menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala internasional.

Selain tiket pertandingan, wisatawan membutuhkan berbagai layanan selama berada di Lombok. Mereka memerlukan hotel, transportasi, makanan, minuman, tempat wisata, hingga produk lokal sebagai oleh-oleh.

Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan selama periode penyelenggaraan.

Misalnya, pemilik penginapan dapat menawarkan paket akomodasi kepada wisatawan. Pengusaha transportasi juga berpeluang memperoleh tambahan pelanggan melalui layanan antarjemput menuju sirkuit maupun destinasi wisata lainnya.

Sementara itu, pedagang makanan, restoran, kafe, dan pelaku ekonomi kreatif dapat memanfaatkan meningkatnya aktivitas pengunjung untuk memperluas pasar.

Dengan demikian, manfaat MotoGP tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara dan sektor otomotif. Masyarakat yang menjalankan usaha di sekitar kawasan wisata juga memiliki kesempatan untuk memperoleh tambahan pendapatan.

BRI melihat keterlibatan sektor keuangan sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi tersebut.

Pengunjung MotoGP Mandalika 2025 Capai 140.324 Orang

Penyelenggaraan sebelumnya memberikan gambaran mengenai besarnya minat masyarakat terhadap MotoGP Mandalika.

Pada 2025, ajang balap internasional tersebut menarik 140.324 pengunjung. Jumlah itu memperlihatkan kemampuan Mandalika dalam menarik wisatawan melalui kegiatan olahraga berskala global.

Angka kunjungan tersebut juga menjadi salah satu gambaran potensi pasar bagi pelaku usaha pariwisata dan perdagangan.

Apabila wisatawan menghabiskan uang untuk penginapan, makanan, transportasi, dan kebutuhan lainnya, aktivitas tersebut akan mengalir ke berbagai sektor ekonomi.

Selain itu, kehadiran wisatawan mancanegara dapat memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.

Karena itu, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya berkaitan dengan agenda olahraga. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai pihak juga memiliki peluang untuk memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia.

Namun, besarnya dampak ekonomi tetap bergantung pada kemampuan masyarakat dan pelaku usaha dalam memanfaatkan momentum tersebut.

BRI Perkuat Pembayaran Digital Selama MotoGP Indonesia 2026

Seiring meningkatnya aktivitas wisatawan, kebutuhan terhadap layanan transaksi keuangan juga ikut bertambah.

Pengunjung membutuhkan metode pembayaran yang praktis untuk membeli makanan, berbelanja, membayar transportasi, hingga memenuhi kebutuhan selama berada di kawasan Mandalika.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BRI menghadirkan sejumlah layanan transaksi selama penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026.

Layanan tersebut meliputi BRImo, Kartu Debit BRI, Kartu Kredit BRI, QRIS BRI, serta mesin BRI EDC.

Kehadiran berbagai pilihan pembayaran ini memungkinkan pengunjung dan pelaku usaha melakukan transaksi melalui beragam kanal.

BRImo, misalnya, menyediakan layanan perbankan digital yang dapat membantu nasabah mengakses kebutuhan transaksi melalui ponsel.

Sementara itu, QRIS memberikan alternatif pembayaran digital bagi konsumen yang bertransaksi pada merchant yang menyediakan fasilitas tersebut.

Di sisi lain, penggunaan mesin EDC dan kartu pembayaran juga mendukung transaksi pada berbagai jenis usaha.

Ketersediaan layanan tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pembayaran digital dalam kegiatan pariwisata.

Selain memberikan kemudahan kepada pengunjung, digitalisasi transaksi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas layanan kepada konsumen.

Baca Juga :  Terbaru!, KUR 2026 Bunga Mulai 3 Persen, Cek Plafon Rp10 Juta hingga Rp500 Juta dan Bedanya di BRI-Mandiri

UMKM Lokal Berpeluang Mendapatkan Dampak Ekonomi MotoGP

Salah satu sektor yang berpotensi merasakan dampak langsung dari meningkatnya kunjungan wisatawan adalah UMKM.

Pelaku usaha kecil di kawasan Mandalika dan sekitarnya dapat menawarkan berbagai produk kepada pengunjung selama rangkaian MotoGP berlangsung.

Produk kuliner, kerajinan tangan, pakaian, suvenir, hingga produk khas Lombok memiliki peluang untuk menjangkau konsumen baru.

Namun, peluang tersebut membutuhkan kesiapan dari sisi kualitas produk, pelayanan, ketersediaan stok, dan kemudahan pembayaran.

Pelaku UMKM juga perlu menyesuaikan strategi penjualan dengan karakteristik wisatawan yang datang dari berbagai daerah dan negara.

Dalam situasi tersebut, pembayaran digital dapat membantu pelaku usaha menerima transaksi secara lebih praktis.

BRI menyatakan dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan melalui keterlibatan dalam ekosistem pariwisata dan pemberdayaan UMKM.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan kehadiran wisatawan dapat menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan hingga ekonomi kreatif.

“Kehadiran wisatawan akan menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, ekonomi kreatif hingga UMKM lokal. Inilah yang ingin terus BRI dorong, agar momentum MotoGP tidak hanya menghadirkan kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga menciptakan peluang usaha dan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” kata Dhanny.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa BRI memandang MotoGP sebagai momentum untuk memperluas aktivitas ekonomi masyarakat, bukan sekadar kegiatan olahraga.

Sport Tourism Mandalika Jadi Peluang Pengembangan Pariwisata Indonesia

Konsep sport tourism atau pariwisata berbasis olahraga semakin mendapatkan perhatian karena mampu menggabungkan kegiatan olahraga dengan perjalanan wisata.

MotoGP Mandalika menjadi salah satu contoh penyelenggaraan olahraga internasional yang dapat memperkenalkan destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat dunia.

Mandalika memiliki daya tarik melalui kawasan pesisir, panorama alam, serta berbagai destinasi wisata di Pulau Lombok.

Kehadiran pembalap kelas dunia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar balap motor.

Selain menyaksikan pertandingan di sirkuit, pengunjung dapat memanfaatkan waktu untuk menikmati destinasi wisata di sekitar Lombok.

Aktivitas tersebut membuka peluang bagi pengusaha hotel, restoran, agen perjalanan, penyedia transportasi, hingga pemandu wisata.

Selanjutnya, peningkatan kunjungan wisatawan dapat membantu memperkenalkan potensi daerah kepada pasar internasional.

Karena itu, keberhasilan sport tourism tidak hanya bergantung pada penyelenggaraan pertandingan. Pengelola destinasi juga perlu menghadirkan pengalaman wisata yang mendukung kebutuhan pengunjung.

BRI menyatakan dukungannya terhadap pengembangan ekosistem tersebut melalui layanan keuangan, pemberdayaan usaha, dan program keberlanjutan.

BRI Dorong Pengelolaan Sampah melalui Waste Management Warriors Mandalika

Selain mendukung transaksi keuangan dan aktivitas ekonomi, BRI juga memberikan perhatian terhadap aspek lingkungan dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, perseroan menghadirkan inisiatif Waste Management Warriors Mandalika.

Program tersebut berjalan bersama kampanye #YokKitaGAS sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung.

BRI menyediakan fasilitas pengelolaan sampah dan Reverse Vending Machine (RVM) di area VIP Deluxe serta Festival.

Fasilitas RVM mendukung pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang. Pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan acara.

Kehadiran fasilitas pengelolaan sampah menjadi penting karena kegiatan dengan jumlah pengunjung besar berpotensi meningkatkan volume sampah.

Tanpa pengelolaan yang memadai, aktivitas wisata dan hiburan dapat menambah beban lingkungan di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Oleh sebab itu, penyelenggaraan MotoGP juga membuka kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Melalui program tersebut, BRI menggabungkan dukungan terhadap kegiatan olahraga, ekonomi, dan kepedulian lingkungan.

Baca Juga :  Bunga Deposito BRI, BNI, dan Mandiri 21 September 2026: Cek Suku Bunga Terbaru dan Simulasi Rp100 Juta

Layanan Perbankan dan Keberlanjutan dalam Satu Ekosistem

Dukungan BRI terhadap MotoGP Mandalika 2026 mencakup beberapa aspek yang saling berkaitan.

Pertama, BRI menyediakan layanan transaksi melalui BRImo, kartu debit, kartu kredit, QRIS, dan EDC.

Kedua, perseroan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan melalui keterlibatan dalam ekosistem pariwisata dan UMKM.

Ketiga, BRI menjalankan program pengelolaan sampah melalui BRI Peduli dan kampanye #YokKitaGAS.

Ketiga aspek tersebut memperlihatkan pendekatan BRI dalam mendukung kegiatan yang melibatkan berbagai sektor.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa dukungan perusahaan terhadap MotoGP Mandalika menjadi bentuk kemitraan yang menghubungkan olahraga, pariwisata, UMKM, dan keberlanjutan.

“Dukungan BRI dalam kegiatan MotoGP™ Mandalika 2026 menjadi bentuk kemitraan ekosistem terintegrasi yang menghubungkan olahraga, pariwisata, UMKM, dan keberlanjutan dalam satu rangkaian kegiatan. Melalui kerja sama ini, kami berharap penyelenggaraan ajang tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya, sekaligus turut membawa sport tourism Indonesia semakin dikenal di dunia,” pungkas Dhanny.

MotoGP 2026 Jadi Momentum Transaksi Digital dan Pertumbuhan Usaha

Penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober mendatang akan kembali membawa perhatian dunia kepada Mandalika.

Dengan pengalaman menarik 140.324 pengunjung pada 2025, ajang ini memiliki potensi untuk menggerakkan berbagai sektor usaha di kawasan pariwisata Lombok.

Di tengah peluang tersebut, kebutuhan terhadap layanan transaksi digital, akomodasi, transportasi, kuliner, dan produk lokal ikut menjadi perhatian.

BRI mengambil bagian melalui penyediaan berbagai fasilitas pembayaran serta program pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan.

Meski demikian, dampak ekonomi jangka panjang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pelaku usaha perlu meningkatkan kualitas layanan, sementara pengelola kawasan perlu menjaga kenyamanan dan keberlanjutan destinasi.

Dengan kolaborasi tersebut, MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga internasional, tetapi juga membuka kesempatan usaha dan memperkuat sektor pariwisata Indonesia.

Momentum ini sekaligus menjadi ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung dari berbagai negara.(*)

Berita Terkait

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Akhir 2026, Rupiah Jadi Perhatian dan Dampaknya ke Bunga Bank
IHSG Anjlok 1,51 Persen, Ini 3 Saham Pilihan untuk Trading Pekan Ini
Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya
Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 28 September 2026: Cek Harga per Gram Semua Kadar, Ada Perubahan Menarik
Suzuki Raider R150 Shadow Edition Punya Wajah Baru, Mesin 147 cc dan Tenaga 18,4 HP
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI

Selasa, 29 September 2026 - 23:25 WIB

BI Rate Diprediksi Naik Lagi Akhir 2026, Rupiah Jadi Perhatian dan Dampaknya ke Bunga Bank

Senin, 28 September 2026 - 23:01 WIB

IHSG Anjlok 1,51 Persen, Ini 3 Saham Pilihan untuk Trading Pekan Ini

Senin, 28 September 2026 - 21:01 WIB

Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya

Berita Terbaru