JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi kembali memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan melalui program beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026. Tahun ini, Gubernur Jambi Al Haris mengalokasikan anggaran Rp6 miliar untuk membantu 500 mahasiswa jenjang Strata Satu (S1), baik dari keluarga kurang mampu maupun mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membuka kesempatan pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda di Provinsi Jambi. Melalui bantuan ini, mahasiswa diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan tanpa harus terlalu terbebani persoalan biaya perkuliahan.
Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan secara simbolis di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, Jumat (30/10/2026).
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya anggota DPRD Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Amrulsyah, Direktur Utama Bank Jambi, serta para mahasiswa penerima manfaat.
500 Mahasiswa Terima Beasiswa, Anggaran Capai Rp6 Miliar
Program Pro Jambi Cerdas 2026 menyasar dua kelompok mahasiswa dengan komposisi penerima yang berbeda.
Dari total 500 penerima, sebanyak 350 mahasiswa masuk kategori kurang mampu. Sementara itu, 150 mahasiswa lainnya memperoleh bantuan melalui jalur prestasi.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa Pemprov Jambi tidak hanya memperhatikan mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi, tetapi juga memberikan ruang apresiasi bagi generasi muda yang mampu menunjukkan pencapaian selama menempuh pendidikan.
Dengan anggaran keseluruhan Rp6 miliar, setiap mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp12 juta.
Nominal tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan, mulai dari pembayaran uang kuliah, penyelesaian tugas akhir, biaya skripsi, hingga kebutuhan akademik lainnya.
Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, menjelaskan bahwa pemerintah langsung memproses penyaluran dana ke rekening masing-masing mahasiswa penerima.
“Hari ini langsung ditransfer ke rekening mahasiswa penerima. Setiap mahasiswa mendapatkan Rp12 juta,” kata Amrulsyah.
Dari sisi pelaksanaan, kegiatan penyerahan beasiswa juga melibatkan penerima dari berbagai daerah. Sebanyak 200 mahasiswa menghadiri acara secara langsung di Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, sedangkan 300 penerima lainnya mengikuti kegiatan melalui sambungan daring.
Al Haris Tegaskan Beasiswa Harus Membantu Mahasiswa Menyelesaikan Kuliah
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa program Pro Jambi Cerdas bukan sekadar pemberian bantuan keuangan. Lebih dari itu, pemerintah ingin memastikan mahasiswa asal Jambi mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana.
Menurut Al Haris, pemerintah daerah berupaya hadir membantu masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan bagi anak-anak mereka.
Namun, besarnya bantuan yang pemerintah siapkan juga harus sejalan dengan tanggung jawab penerima dalam memanfaatkan dana tersebut.
Al Haris menjelaskan bahwa panitia seleksi telah menjalankan proses penilaian terhadap seluruh calon penerima melalui aplikasi pendaftaran. Panitia mempertimbangkan persyaratan dan kelayakan setiap peserta sebelum menetapkan mahasiswa yang berhak memperoleh bantuan.
“Alhamdulillah, dari cukup banyak yang mengajukan melalui aplikasi, pansel telah melakukan seleksi. Semuanya pansel yang melihat dan memperhatikan bagaimana kelayakan anak-anak untuk menerima beasiswa,” ujar Al Haris.
Proses seleksi tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga ketepatan sasaran program. Dengan demikian, bantuan pendidikan dapat menjangkau mahasiswa yang memenuhi persyaratan, baik melalui kategori ekonomi maupun prestasi.
Gubernur Ingatkan Mahasiswa Tidak Gunakan Uang Beasiswa untuk Judi Online
Selain menyampaikan komitmen pemerintah terhadap pendidikan, Al Haris juga memberikan pesan khusus kepada seluruh penerima beasiswa.
Ia meminta mahasiswa memprioritaskan penggunaan dana untuk kebutuhan perkuliahan yang mendesak. Pembayaran uang kuliah, biaya penyelesaian skripsi, dan kebutuhan akademik lainnya harus menjadi perhatian utama.
Menurutnya, persoalan biaya jangan sampai menghambat mahasiswa dalam menyelesaikan studi.
Karena itu, setiap penerima harus mengelola bantuan secara bertanggung jawab.
Al Haris juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menggunakan uang beasiswa untuk kegiatan yang merugikan, termasuk perjudian daring atau judi online.
Peringatan tersebut penting mengingat bantuan pemerintah berasal dari anggaran daerah yang memiliki tujuan khusus, yakni mendukung pendidikan generasi muda Jambi.
Gubernur berharap seluruh penerima mampu menjaga kepercayaan pemerintah dan masyarakat dengan memanfaatkan bantuan sesuai peruntukannya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan merupakan kebanggaan bagi keluarga, khususnya orang tua yang selama ini berjuang mendukung masa depan anak-anak mereka.
“Orang tua di kampung berharap anaknya sukses dan bisa menyelesaikan kuliah. Tidak perlu membalas budi kepada kami, tetapi tunjukkan kepada ayah dan bunda bahwa kalian bisa selesai tepat waktu, punya prestasi yang baik, dan ke depan bisa bekerja,” ungkapnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kesempatan memperoleh pendidikan tinggi harus mahasiswa manfaatkan sebaik mungkin. Sebab, keberhasilan akademik dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Pemprov Jambi Berharap Jumlah Penerima Beasiswa Terus Bertambah
Al Haris mengakui bahwa kebutuhan bantuan pendidikan di Provinsi Jambi masih cukup besar.
Masih banyak mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya agar dapat melanjutkan perkuliahan tanpa menghadapi tekanan ekonomi yang berlebihan.
Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan jumlah penerima Pro Jambi Cerdas pada tahun-tahun mendatang.
Meski demikian, penambahan kuota tetap harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, ketersediaan anggaran, dan keberlanjutan program pendidikan.
Di sisi lain, pembagian bantuan melalui jalur kurang mampu dan prestasi memberikan kesempatan kepada dua kelompok mahasiswa untuk memperoleh dukungan sesuai kondisi masing-masing.
Bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi rumah tangga. Sementara itu, mahasiswa berprestasi memperoleh dukungan sekaligus motivasi untuk mempertahankan pencapaian akademik maupun nonakademik.
Beasiswa Pro Jambi Cerdas Bukan Bantuan Penuh Sampai Lulus
Mahasiswa juga perlu memahami karakter bantuan dalam program Pro Jambi Cerdas 2026.
Mengacu pada penjelasan Pemprov Jambi sebelumnya, bantuan S1 melalui program ini bersifat stimulan dengan nominal Rp12 juta dalam satu kali pencairan, bukan beasiswa penuh yang menjamin seluruh biaya pendidikan sampai mahasiswa menyelesaikan kuliah.
Dengan pemahaman tersebut, mahasiswa perlu menyusun perencanaan keuangan secara cermat agar bantuan benar-benar menjawab kebutuhan perkuliahan.
Program ini juga memiliki ketentuan penerima, antara lain mahasiswa aktif yang berasal dari Provinsi Jambi dan memenuhi persyaratan akademik serta administrasi sesuai kategori pendaftaran.
Informasi mengenai program dan pengumuman penerima dapat masyarakat akses melalui portal resmi beasiswa Pemerintah Provinsi Jambi di beasiswa.jambiprov.go.id.
Dorongan Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Muda Jambi
Penyaluran Rp6 miliar untuk 500 mahasiswa menjadi salah satu bentuk perhatian Pemprov Jambi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan dunia kerja dan perkembangan ekonomi. Karena itu, dukungan pembiayaan pendidikan dapat membantu mahasiswa mempertahankan semangat belajar sekaligus menyelesaikan studi sesuai target.
Namun, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran. Ketepatan penerima, transparansi seleksi, serta tanggung jawab mahasiswa dalam menggunakan dana juga menentukan manfaat jangka panjang program tersebut.
Melalui Pro Jambi Cerdas 2026, Al Haris berharap semakin banyak anak daerah yang mampu menyelesaikan pendidikan tinggi, meraih prestasi, dan memperoleh pekerjaan yang layak.
Pemerintah Provinsi Jambi juga berharap para penerima beasiswa kelak dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dengan demikian, bantuan Rp12 juta untuk setiap mahasiswa tidak hanya menjadi dukungan biaya pendidikan, tetapi juga investasi dalam menyiapkan generasi muda Jambi yang lebih berkualitas dan berdaya saing.(*)










