Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Al Haris Bidik Investasi dan Lapangan Kerja di Muaro Jambi

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUAROJAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas mulai menyusun strategi untuk memaksimalkan dampak ekonomi pembangunan Jalan Tol Jambi–Bayung Lencir.

Pemerintah tidak ingin keberadaan jalan bebas hambatan tersebut hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan menumbuhkan pusat-pusat ekonomi baru di Kabupaten Muaro Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris menilai Muaro Jambi memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Letaknya yang berbatasan dengan Kota Jambi, ditambah keberadaan perguruan tinggi, kawasan industri, pelabuhan, dan jalur distribusi barang, memberi peluang bagi kabupaten tersebut untuk berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi.

Al Haris menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muaro Jambi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (27/10/2026).

“Muaro Jambi memiliki potensi luar biasa. Ada Universitas Jambi, UIN, dan juga pertumbuhan di sektor infrastruktur, pelabuhan, pabrik, semua ada di kabupaten ini,” ujar Al Haris.

Menurutnya, pemerintah perlu menghubungkan seluruh potensi tersebut melalui perencanaan pembangunan yang terarah. Dengan demikian, keberadaan jalan tol dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tol Jambi–Bayung Lencir Harus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan jalan tol umumnya memberikan manfaat berupa waktu perjalanan yang lebih singkat dan distribusi barang yang lebih efisien. Namun, Al Haris ingin pemerintah melihat peluang yang lebih luas dari pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia menilai jalan tol juga dapat membuka akses menuju kawasan usaha, memperkuat jaringan logistik, serta meningkatkan daya tarik investasi di wilayah yang dilalui koridor jalan bebas hambatan.

Karena itu, Pemprov Jambi bersama Bappenas mulai mengkaji strategi pengembangan kawasan di sepanjang koridor tol. Pemerintah ingin memastikan pembangunan infrastruktur berjalan seiring dengan pertumbuhan kegiatan ekonomi masyarakat.

Al Haris menyebut Muaro Jambi memiliki lintasan tol yang panjang sehingga daerah tersebut berpeluang mengembangkan sejumlah simpul ekonomi baru.

“Muaro Jambi ini lokasi tol paling panjang di Jambi. Kita ingin ada simpul-simpul ekonomi baru sehingga masyarakat ikut merasakan manfaat pembangunan,” kata Al Haris.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tol tidak cukup diukur dari panjang jalan, kelancaran perjalanan, atau penghematan waktu tempuh. Pemerintah juga perlu melihat seberapa besar infrastruktur itu mendorong kegiatan usaha, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan peluang kerja bagi warga sekitar.

Rest Area Berpeluang Menjadi Pusat UMKM dan Kuliner Lokal

Salah satu peluang yang mendapat perhatian pemerintah ialah pengembangan kawasan tempat istirahat atau rest area. Fasilitas ini dapat menjalankan fungsi lebih luas daripada sekadar tempat pengemudi beristirahat selama perjalanan.

Pemerintah dapat mengembangkan rest area sebagai ruang usaha yang mempertemukan arus kendaraan dengan produk unggulan masyarakat setempat. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), misalnya, berpeluang menawarkan makanan khas, produk olahan, kerajinan, serta berbagai kebutuhan perjalanan.

Jika pengelola merancang konsep usaha secara tepat, rest area dapat menciptakan permintaan baru terhadap produk lokal. Kondisi ini juga berpotensi membuka kesempatan bagi warga untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan.

Selain itu, pemerintah daerah perlu mendorong pelaku UMKM agar mampu memenuhi kebutuhan konsumen dari berbagai daerah. Kualitas produk, kebersihan, kemasan, harga, dan pelayanan menjadi sejumlah faktor penting untuk membangun daya saing.

Dengan pendekatan tersebut, kendaraan yang melintas di jalan tol tidak hanya membawa penumpang menuju tujuan akhir. Arus perjalanan juga dapat membuka peluang transaksi ekonomi bagi masyarakat Muaro Jambi.

Meski demikian, pemerintah tetap perlu menyiapkan perencanaan lokasi, pengelolaan fasilitas, serta pola kemitraan yang memberi ruang bagi usaha lokal. Langkah itu penting agar peluang ekonomi dari pembangunan tol tidak hanya dinikmati perusahaan besar.

Kawasan Pendidikan, Industri, dan Pelabuhan Jadi Modal Muaro Jambi

Muaro Jambi memiliki sejumlah potensi yang dapat saling mendukung. Keberadaan perguruan tinggi menyediakan lingkungan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Sementara itu, kawasan industri dan pelabuhan membuka peluang kegiatan produksi, perdagangan, serta distribusi barang.

Kehadiran jalan tol dapat memperkuat hubungan antara berbagai sektor tersebut. Akses transportasi yang lebih baik berpotensi membantu perusahaan mengatur distribusi bahan baku dan produk, sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Di sisi lain, pemerintah daerah dapat menghubungkan kebutuhan tenaga kerja industri dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan vokasi. Kolaborasi semacam ini dapat membantu masyarakat setempat memperoleh kesempatan kerja sesuai kebutuhan dunia usaha.

Namun, pemerintah perlu mengintegrasikan pengembangan infrastruktur dengan penataan kawasan, kesiapan tenaga kerja, dan kemudahan berusaha. Tanpa perencanaan yang menyeluruh, peningkatan konektivitas belum tentu menghasilkan manfaat ekonomi secara merata.

Oleh sebab itu, kajian bersama Pemprov Jambi dan Bappenas menjadi penting untuk menentukan arah pengembangan kawasan yang sesuai dengan potensi Muaro Jambi.

Investasi dan Lapangan Kerja Menjadi Sasaran Pengembangan Tol

Peningkatan konektivitas dapat menjadi salah satu pertimbangan investor ketika memilih lokasi usaha. Akses jalan yang memadai membantu perusahaan memperhitungkan biaya distribusi, waktu pengiriman, dan jangkauan pasar.

Pemerintah berharap pengembangan koridor Tol Jambi–Bayung Lencir mampu meningkatkan daya tarik investasi di Muaro Jambi. Akan tetapi, pemerintah juga perlu memastikan bahwa pertumbuhan usaha memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Salah satu caranya ialah memperluas keterlibatan tenaga kerja lokal dan membuka peluang kemitraan bagi UMKM. Perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut juga berpotensi membangun hubungan usaha dengan pemasok, penyedia jasa transportasi, pelaku kuliner, serta usaha penunjang lainnya.

Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dari bertambahnya aktivitas perusahaan. Masyarakat juga memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam rantai pasok dan menikmati peluang usaha yang muncul.

Pemerintah daerah perlu menyelaraskan kebijakan investasi dengan kebutuhan masyarakat. Selain mendorong kegiatan ekonomi baru, pemerintah harus memperhatikan kesiapan infrastruktur pendukung, kualitas tenaga kerja, dan keberlanjutan lingkungan.

Al Haris Ingatkan Ancaman Karhutla di Tengah Pembangunan

Di tengah upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi, Al Haris turut mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah agar tetap mewaspadai kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Ia meminta seluruh pihak memperkuat edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan. Pemerintah daerah bersama masyarakat perlu mendorong praktik pembukaan lahan yang lebih aman agar aktivitas ekonomi tidak memicu kerusakan lingkungan.

Peringatan ini penting karena pengembangan kawasan industri, perdagangan, dan infrastruktur membutuhkan lingkungan yang terjaga. Kebakaran lahan dapat mengganggu kesehatan masyarakat, merusak ekosistem, serta menghambat aktivitas ekonomi.

Karena itu, pemerintah perlu menyeimbangkan pembangunan dan perlindungan lingkungan. Pengembangan kawasan di sekitar jalan tol harus memperhatikan tata ruang serta langkah pencegahan risiko kebakaran.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas lingkungan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Prabowo Kucurkan Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rincian Daerah Penerima

Al Haris Ajak Masyarakat Menjaga Persatuan dan Memperkuat Pendidikan

Selain membahas pembangunan ekonomi, Al Haris mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat menjaga kekompakan. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpecah akibat informasi di media sosial yang belum jelas kebenarannya.

Masyarakat perlu memeriksa sumber dan konteks informasi sebelum menyebarkannya. Sikap tersebut dapat membantu menjaga suasana sosial yang kondusif sekaligus memperkuat kerja sama dalam pembangunan daerah.

Al Haris juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, lembaga pendidikan, termasuk pondok pesantren, memiliki peran dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Pendidikan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur yang baik membutuhkan tenaga kerja terampil, sementara perkembangan industri dan usaha memerlukan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur dan pengembangan investasi.

Bupati Muaro Jambi Dorong Pemerataan Pembangunan

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno atau BBS menilai peringatan HUT ke-27 Kabupaten Muaro Jambi menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Ia berharap seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat terus bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan, menjaga kedamaian, serta mendorong kemajuan kabupaten.

“Pembangunan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kita berharap kesejahteraan, kedamaian, dan kemajuan Muaro Jambi terus dirasakan masyarakat,” ujar BBS.

Pemkab Muaro Jambi menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, pemerataan layanan kesehatan dan pendidikan, serta perluasan kesempatan kerja sebagai sejumlah prioritas pembangunan.

Prioritas tersebut membutuhkan dukungan kebijakan yang terarah dan koordinasi antarlembaga. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa pertumbuhan kawasan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di titik tertentu, tetapi turut membuka kesempatan bagi masyarakat di wilayah lain.

Dengan demikian, pengembangan jalan tol dapat berjalan seiring dengan upaya pemerataan layanan publik dan peningkatan kesejahteraan warga.

BBS Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Menyalurkan Bantuan

Dalam kesempatan yang sama, BBS menyoroti pentingnya pembaruan data sosial sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah. Menurutnya, data yang akurat membantu pemerintah mengenali kebutuhan masyarakat dan menentukan penerima bantuan secara tepat.

“Kebijakan tanpa data sama dengan kebijakan tanpa arah,” tegas BBS.

Ia meminta perangkat daerah dan pemerintah desa memeriksa serta memperbarui data masyarakat sesuai kondisi di lapangan.

Pembaruan data tersebut dapat membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang membutuhkan dukungan, menyusun program pengentasan kemiskinan, dan mengevaluasi efektivitas bantuan sosial.

Selain itu, data yang valid dapat memperkuat perencanaan pembangunan karena pemerintah memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi masyarakat di setiap wilayah.

Pada akhirnya, pembangunan Tol Jambi–Bayung Lencir dan pengembangan pusat ekonomi baru di Muaro Jambi membutuhkan koordinasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Konektivitas yang semakin baik akan memberi peluang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi pemerintah tetap perlu memastikan manfaatnya menjangkau warga, memperluas kesempatan kerja, mendukung UMKM, dan menjaga kelestarian lingkungan.(*)

Berita Terkait

Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tegaskan ASN Sungai Penuh Jangan Jadikan Efisiensi Alasan untuk Malas
Prabowo Kucurkan Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rincian Daerah Penerima
Jelang MTQH ke-55 Provinsi Jambi, Kerinci Matangkan Persiapan 38 Peserta
28 Pemuda Daki Gunung Kerinci, Bawa Semangat Sumpah Pemuda 2026
BPK Periksa Dana BOSP Merangin 2025–2026, Pemkab Diminta Buka Data Pengelolaan Anggaran
Operasi Patuh Siginjai 2026 Dimulai Hari Ini, Polresta Jambi Bidik 7 Pelanggaran Lalu Lintas
Pemkot Sungai Penuh Wajibkan ASN Pakai Baju Melayu Jambi 2–6 November 2026, Ini Aturan Lengkapnya
Muaro Jambi Siapkan 23 Rumah Oksigen Gratis, Cek Layanan Puskesmas dan Jam Operasionalnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Tol Jambi–Bayung Lencir Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru, Al Haris Bidik Investasi dan Lapangan Kerja di Muaro Jambi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Wako Alfin Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Tegaskan ASN Sungai Penuh Jangan Jadikan Efisiensi Alasan untuk Malas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Prabowo Kucurkan Rp125 Miliar untuk Karhutla Jambi, Ini Rincian Daerah Penerima

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Jelang MTQH ke-55 Provinsi Jambi, Kerinci Matangkan Persiapan 38 Peserta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:31 WIB

28 Pemuda Daki Gunung Kerinci, Bawa Semangat Sumpah Pemuda 2026

Berita Terbaru