1.178 Kafilah MTQH ke-55 Tiba di Kota Jambi, Meriahkan Syiar Islam Terbesar se-Provinsi Jambi

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI,JS- Kota Jambi mulai menjadi pusat perhatian masyarakat Provinsi Jambi. Ribuan orang dari berbagai kabupaten dan kota berkumpul untuk menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.

Hingga Sabtu (31/10/2026), seluruh rombongan kafilah dari 11 kabupaten dan kota telah tiba di Kota Jambi. Panitia mencatat total 1.178 orang yang terdiri atas peserta, official, dan pendamping untuk mengikuti serta mendukung rangkaian kegiatan keagamaan terbesar di Provinsi Jambi tersebut.

Kehadiran para kafilah sekaligus menandai kesiapan daerah dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan yang menguji kemampuan membaca, memahami, dan menghayati kandungan Al-Qur’an serta Hadis.

Pemerintah Kota Jambi menyelesaikan rangkaian penyambutan dengan menerima kedatangan kafilah Kabupaten Merangin sebagai rombongan terakhir.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., menyambut langsung kedatangan para peserta di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi.
Diza yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Jambi, Drs. H. A. Ridwan, M.Si., serta sejumlah jajaran pemerintah daerah.

Penyambutan tersebut memperlihatkan keseriusan Kota Jambi dalam memberikan pelayanan kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah.

1.178 Orang Bergabung dalam MTQH ke-55 Provinsi Jambi

Kedatangan kafilah berlangsung selama dua hari. Pada hari kedua, Sabtu pagi, rombongan Kota Sungai Penuh menjadi salah satu rombongan pertama yang tiba.

Setelah itu, rombongan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tebo, dan Merangin menyusul ke Kota Jambi.

Setiap rombongan membawa peserta bersama official, pendamping, dan pimpinan kafilah masing-masing. Mereka datang dengan harapan dapat memberikan hasil terbaik sekaligus membawa nama baik daerah dalam ajang MTQH tingkat provinsi.

Jumlah keseluruhan yang mencapai 1.178 orang menunjukkan besarnya keterlibatan berbagai daerah dalam kegiatan tersebut.
Selain menjadi ajang kompetisi keagamaan, pertemuan para kafilah juga membuka kesempatan bagi masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota untuk saling mengenal.

Karena itu, MTQH ke-55 tidak hanya menghadirkan persaingan dalam bidang tilawah dan cabang lainnya. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antardaerah melalui silaturahmi dan kebersamaan.

Diza Hazra Aljosha: MTQH Bukan Sekadar Mengejar Juara

Dalam penyambutan tersebut, Diza Hazra Aljosha menyampaikan salam hangat dari Wali Kota Jambi kepada seluruh kafilah. Ia juga mengucapkan selamat datang kepada peserta dan rombongan yang telah memilih Kota Jambi sebagai tempat mengikuti MTQH ke-55.

Diza menilai masyarakat perlu melihat MTQH dari sisi yang lebih luas. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak cukup hanya dengan melihat perolehan juara setiap cabang perlombaan.

Lebih penting lagi, MTQH harus mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadis serta mendorong generasi muda untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya.

Pesan tersebut menjadi penting karena perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda. Oleh sebab itu, pembinaan keagamaan perlu berjalan secara berkelanjutan, baik melalui keluarga, lembaga pendidikan, maupun lingkungan masyarakat.

Diza juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat memanfaatkan momentum MTQH untuk memperkuat doa bersama bagi Provinsi Jambi.

Ia menyinggung kondisi daerah yang masih menghadapi sejumlah bencana, termasuk persoalan kabut asap. Ia berharap masyarakat menjadikan kegiatan keagamaan ini sebagai momentum memohon perlindungan agar Jambi terhindar dari bencana berkepanjangan.

Konsep 1001 Malam Warnai Pembukaan MTQH ke-55

Selain mempersiapkan perlombaan, Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan konsep khusus untuk seremoni pembukaan MTQH ke-55.

Diza mengungkapkan bahwa panitia akan mengangkat konsep 1001 Malam. Konsep tersebut akan membawa masyarakat mengenal perjalanan sejarah masuk dan berkembangnya agama Islam di Kota Jambi.

Tema sejarah tersebut juga mencakup dinamika penyebaran Islam pada masa penjajahan Belanda.

Konsep ini diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat dan para kafilah yang mengikuti kegiatan di Kota Jambi.

Dengan mengangkat sejarah Islam, penyelenggaraan MTQH tidak hanya menghadirkan pertunjukan pembukaan, tetapi juga memberikan ruang edukasi mengenai perjalanan agama Islam di daerah tersebut.

Kota Jambi sendiri memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kawasan penting dalam perkembangan kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan di Provinsi Jambi.

Melalui konsep tersebut, pemerintah ingin memperkenalkan kekayaan sejarah daerah sekaligus memperkuat identitas Kota Jambi sebagai tuan rumah kegiatan keagamaan tingkat provinsi.

Wabup Sarolangun Apresiasi Sambutan Kota Jambi

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, yang bertindak sebagai Ketua Pendamping Kafilah Kabupaten Sarolangun, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jambi atas sambutan yang diberikan kepada rombongannya.

Gerry menilai penerimaan kafilah tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus kesempatan untuk mempererat hubungan antardaerah.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan MTQH ke-55 untuk membangun persaudaraan dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat dari kabupaten dan kota lainnya.

Selain itu, Gerry mengingatkan para peserta Sarolangun agar menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat penting agar peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik pada setiap cabang yang mereka ikuti.

Ia juga meminta seluruh kafilah menjaga sikap, sopan santun, dan nama baik Kabupaten Sarolangun selama berada di Kota Jambi.

Gerry turut menyampaikan terima kasih kepada para pendamping yang telah bekerja mempersiapkan kebutuhan peserta sejak keberangkatan hingga kedatangan di lokasi kegiatan.

Ia berharap seluruh rangkaian MTQH ke-55 berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi.

Kafilah Tanjung Jabung Timur Merasa Terhormat

Apresiasi terhadap penyambutan Pemerintah Kota Jambi juga datang dari Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja.

Muslimin yang bertindak sebagai Ketua Pendamping Kafilah Tanjung Jabung Timur mengaku bangga karena Wakil Wali Kota Jambi menyambut langsung kedatangan rombongannya.

Ia menilai perhatian tersebut memberikan kesan positif bagi seluruh peserta dan pendamping yang datang dari Tanjung Jabung Timur.

Muslimin juga mengapresiasi upaya Kota Jambi dalam menyelenggarakan MTQH ke-55 di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat silaturahmi antardaerah sekaligus menciptakan suasana persaudaraan selama seluruh rangkaian berlangsung.

Kepada para peserta, Muslimin berpesan agar mereka memberikan penampilan terbaik pada setiap cabang perlombaan.

Ia juga mengingatkan seluruh kafilah supaya saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan tidak menjadikan persaingan sebagai alasan untuk merenggangkan hubungan persaudaraan.

Baca Juga :  Bupati Dedy Putra Lepas 35 Peserta MTQ Bungo, 85 Orang Perkuat Kontingen Menuju MTQ ke-55 Jambi

MTQH ke-55 Berpotensi Menggerakkan Ekonomi UMKM Kota Jambi

Di luar kepentingan syiar Islam dan prestasi keagamaan, penyelenggaraan MTQH ke-55 juga membawa peluang ekonomi bagi masyarakat Kota Jambi.

Kehadiran ribuan peserta, official, pendamping, serta rombongan dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan dan jasa selama kegiatan berlangsung.

Pelaku usaha kuliner, pedagang makanan dan minuman, pemilik penginapan, transportasi, hingga pedagang kebutuhan sehari-hari dapat memanfaatkan meningkatnya aktivitas masyarakat tersebut.

Diza Hazra Aljosha sebelumnya menekankan bahwa pemerintah ingin menjadikan MTQH sebagai momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Jambi memiliki peluang untuk menghubungkan kegiatan keagamaan dengan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan rencana pemerintah kota yang ingin melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM dalam rangkaian MTQH ke-55.

Dengan keterlibatan pelaku usaha lokal, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat kepada peserta dan penyelenggara, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi masyarakat.

Namun, manfaat ekonomi tersebut tentu membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari panitia, pelaku usaha, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan.

Berlangsung hingga 8 November 2026

MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi berlangsung pada 30 Oktober hingga 8 November 2026 di Kota Jambi.

Rangkaian kegiatan ini menghadirkan peserta dari 11 kabupaten dan kota yang sebelumnya mengikuti proses verifikasi melalui sistem pendaftaran elektronik e-MTQ.

Panitia mencatat 629 peserta telah memenuhi proses verifikasi administrasi per 26 Oktober 2026. Jumlah tersebut merupakan data peserta lomba, berbeda dengan total 1.178 orang yang mencakup official dan pendamping.

Dengan kedatangan seluruh rombongan, perhatian kini tertuju pada pelaksanaan berbagai cabang perlombaan dan kesiapan peserta menunjukkan kemampuan terbaik.
Kota Jambi juga memiliki harapan besar untuk menyukseskan penyelenggaraan sekaligus mempertahankan prestasi sebagai juara umum.

Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya menantikan siapa yang akan membawa pulang gelar juara. Lebih dari itu, MTQH ke-55 diharapkan mampu memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis, melahirkan generasi berakhlak mulia, serta menjaga persatuan masyarakat di seluruh Provinsi Jambi.

Melalui semangat kebersamaan tersebut, Kota Jambi ingin menjadikan MTQH ke-55 sebagai momentum penting bagi perkembangan syiar Islam sekaligus kemajuan daerah.(*)

Berita Terkait

Semarak HUT ke-18, Juara Run 2.0 Sungai Penuh Diikuti 500 Pelari, Hadiah Capai Rp38 Juta
Harga Cabai di Kerinci dan Sungai Penuh Masih Rp67 Ribu per Kg, Warga Keluhkan Beban Belanja
Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Tak Berubah, Cek Daftar Pertalite, Pertamax hingga Dexlite di Jambi
Bupati Batang Hari Lantik 26 Pejabat, 22 Guru Jadi Kepala Sekolah, Ini Pesan Tegas Fadhil Arief
Wawako Azhar Hamzah Dorong Petani Sungai Penuh dan Kerinci Lebih Produktif, Pupuk Organik Dibagikan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng UNRI, Kualitas Guru Jadi Prioritas, Ada Peluang Pelatihan dan Pengembangan SDM
Bupati Dedy Putra Lepas 35 Peserta MTQ Bungo, 85 Orang Perkuat Kontingen Menuju MTQ ke-55 Jambi
Gubernur Al Haris Kucurkan Rp6 Miliar untuk 500 Mahasiswa Jambi, Masing-Masing Terima Rp12 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:01 WIB

1.178 Kafilah MTQH ke-55 Tiba di Kota Jambi, Meriahkan Syiar Islam Terbesar se-Provinsi Jambi

Minggu, 1 November 2026 - 12:10 WIB

Semarak HUT ke-18, Juara Run 2.0 Sungai Penuh Diikuti 500 Pelari, Hadiah Capai Rp38 Juta

Minggu, 1 November 2026 - 09:06 WIB

Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Tak Berubah, Cek Daftar Pertalite, Pertamax hingga Dexlite di Jambi

Minggu, 1 November 2026 - 06:01 WIB

Bupati Batang Hari Lantik 26 Pejabat, 22 Guru Jadi Kepala Sekolah, Ini Pesan Tegas Fadhil Arief

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Wawako Azhar Hamzah Dorong Petani Sungai Penuh dan Kerinci Lebih Produktif, Pupuk Organik Dibagikan

Berita Terbaru