SUNGAIPENUH,JS- Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menjajaki peluang kerja sama dengan Universitas Riau (UNRI) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga pendidik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong kemajuan sektor pendidikan di Kota Sungai Penuh.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menerima kunjungan silaturahmi civitas akademika Universitas Riau di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Jumat (30/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan.
Kedua pihak juga membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi tenaga pendidik maupun pengembangan institusi pendidikan di daerah.
Kerja sama ini memiliki arti penting karena peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana. Kompetensi guru, kemampuan tenaga pendidik mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga memegang peranan penting.
Pemkot Sungai Penuh Bidik Kerja Sama Strategis dengan UNRI
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa Kota Sungai Penuh memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor pendidikan.
Menurutnya, capaian pembangunan manusia dan tingginya perhatian masyarakat terhadap pendidikan menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Alfin menyebut Kota Sungai Penuh menempati posisi kedua tertinggi dalam capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jambi. Selain itu, kota ini juga memperoleh penghargaan sebagai daerah dengan akses layanan pendidikan terbaik se-Sumatera.
Capaian tersebut, menurut Alfin, perlu mendapat dukungan melalui berbagai program peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
“Kota Sungai Penuh memiliki capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di Provinsi Jambi serta antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap pendidikan dengan diperolehnya penghargaan sebagai kota dengan akses layanan pendidikan terbaik se-Sumatera,” ujar Alfin.
Meski demikian, pemerintah kota tidak ingin hanya mengandalkan capaian yang sudah ada.
Alfin berharap berbagai prestasi tersebut dapat menjadi motivasi untuk menghadirkan program pendidikan yang lebih berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Pemkot Sungai Penuh membuka peluang kolaborasi dengan Universitas Riau sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki kapasitas akademik dan sumber daya keilmuan.
Kompetensi Guru Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama
Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut menyangkut peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas proses pembelajaran.
Oleh sebab itu, peningkatan kemampuan profesional, penguasaan metode pembelajaran, serta pengembangan wawasan akademik perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan.
Melalui kerja sama dengan UNRI, Pemkot Sungai Penuh berharap dapat membuka akses lebih luas bagi tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan, peningkatan kapasitas, serta berbagai kegiatan pengembangan kompetensi.
Program tersebut juga berpotensi memperkuat hubungan antara dunia pendidikan di daerah dan lingkungan perguruan tinggi.
Dengan dukungan tenaga akademisi dan guru besar, pemerintah daerah memiliki peluang untuk mengembangkan program peningkatan kualitas pendidikan yang lebih terarah.
Selain itu, kolaborasi tersebut dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara praktisi pendidikan di Kota Sungai Penuh dengan kalangan akademisi Universitas Riau.
UNRI Siap Mendukung Peningkatan Kualitas Pendidikan
Sementara itu, perwakilan Guru Besar Universitas Riau menyampaikan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Pihak UNRI melihat peluang kolaborasi tersebut sebagai langkah positif untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Dukungan yang mereka tawarkan mencakup peningkatan kompetensi guru, penyelenggaraan pelatihan, serta pengembangan kapasitas dosen di Kota Sungai Penuh.
Kesiapan tersebut membuka peluang bagi kedua pihak untuk merancang kegiatan bersama sesuai kebutuhan dunia pendidikan setempat.
Di sisi lain, keterlibatan perguruan tinggi dapat memperluas akses tenaga pendidik terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, inovasi pembelajaran, serta pengalaman akademik.
Dengan demikian, kerja sama antara Pemkot Sungai Penuh dan UNRI tidak hanya berorientasi pada hubungan kelembagaan. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas tenaga pendidik.
Tri Dharma Perguruan Tinggi Diharapkan Beri Dampak Nyata
Wali Kota Alfin berharap rencana kerja sama tersebut dapat berlanjut ke tahap implementasi melalui program yang jelas dan terukur.
Ia menilai penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat menjadi salah satu landasan penting dalam membangun hubungan antara pemerintah daerah dan Universitas Riau.
Tri Dharma Perguruan Tinggi mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Ketiga unsur tersebut memiliki peluang besar untuk mendukung pembangunan daerah, terutama dalam bidang pendidikan dan peningkatan kualitas SDM.
Melalui pendidikan dan pengajaran, perguruan tinggi dapat membantu meningkatkan kapasitas tenaga pendidik. Selanjutnya, kegiatan penelitian dapat memberikan masukan akademis untuk menjawab berbagai persoalan pendidikan di daerah.
Sementara itu, pengabdian kepada masyarakat dapat mempertemukan keahlian akademisi dengan kebutuhan nyata masyarakat, termasuk sekolah dan lembaga pendidikan.
Oleh karena itu, Pemkot Sungai Penuh berharap penjajakan bersama UNRI tidak berhenti pada pertemuan silaturahmi. Pemerintah daerah menginginkan tindak lanjut yang mampu menghasilkan program konkret dan berkelanjutan.
Libatkan Perguruan Tinggi dan Pemangku Kepentingan Pendidikan
Pertemuan tersebut juga menghadirkan sejumlah unsur penting dari lingkungan pendidikan dan masyarakat.
Turut hadir tokoh masyarakat Drs. H. A. Murady Darmansyah, para guru besar dan civitas akademika Universitas Riau, Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, perwakilan IAIN Kerinci, kepala perangkat daerah, Dewan Pendidikan, serta jajaran Dinas Pendidikan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kota Sungai Penuh.
Sebab, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan pemerintah, perguruan tinggi, tenaga pendidik, lembaga pendidikan, serta masyarakat.
Melalui komunikasi dan kolaborasi lintas institusi, pemerintah daerah memiliki peluang lebih besar untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan di lapangan.
Kegiatan silaturahmi tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata oleh Wali Kota Alfin kepada civitas akademika Universitas Riau sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan.
Penyerahan cenderamata itu sekaligus menandai harapan terjalinnya hubungan baik antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Universitas Riau.
Ke depan, masyarakat tentu menantikan tindak lanjut dari penjajakan tersebut, terutama realisasi program pelatihan guru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, dan pengembangan kapasitas akademisi.
Jika kolaborasi ini berjalan secara konkret, kerja sama Pemkot Sungai Penuh dan UNRI berpeluang menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan daya saing pendidikan daerah.(*)










