Menyikat Gigi Terlalu Keras Bisa Merusak Gigi, Kenali Risiko Abrasi

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi : Sikat Gigi sembarangan bisa beresiko Abrasi Gigi

Ilustrasi : Sikat Gigi sembarangan bisa beresiko Abrasi Gigi

KESEHATAN,JS– Menyikat Gigi Terlalu Keras Bisa Merusak Gigi, Kenali Risiko Abrasi

Menyikat gigi adalah salah satu rutinitas harian yang paling otomatis bagi banyak orang. Namun, kebiasaan sederhana ini bisa menimbulkan masalah serius jika dilakukan dengan cara yang salah.

Apa Itu Abrasi Gigi?

Pertama-tama, ahli kesehatan gigi memperingatkan bahwa menyikat gigi terlalu keras menimbulkan kondisi yang disebut abrasi gigi. Berbeda dengan gigi berlubang akibat bakteri dan asam, abrasi gigi muncul karena gesekan fisik berlebihan pada email gigi.

Baca Juga :  Waspada, Begini Gejala Serangan Jantung Pada Wanita

Email merupakan lapisan terkeras pada tubuh manusia. Lapisan ini melindungi gigi dari kerusakan akibat mengunyah dan paparan asam. Sayangnya, email tidak bisa tumbuh kembali. Akibatnya, ketika email terkikis, lapisan dentin yang lebih lunak terekspos. Hal ini menyebabkan rasa nyeri saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, atau manis.

Kebiasaan Buruk yang Mempercepat Abrasi

Baca Juga :  Konsumsi Minuman Ini, Efektif Untuk Kesehatan Ginjal

Selain itu, beberapa kebiasaan mempercepat abrasi:

  • Menyikat gigi terlalu keras dengan gerakan maju-mundur seperti menggergaji.

  • Menggunakan sikat gigi berbulu keras atau sedang, yang cepat mengikis email dan membuat gusi menyusut.

Sebagai hasilnya, lekukan berbentuk V muncul di pangkal gigi, terutama di garis gusi.

Cara Menyikat Gigi yang Aman

Oleh karena itu, para pakar menyarankan:

  • Gunakan gerakan lembut saat menyikat gigi.

  • Pilih sikat berbulu lembut untuk menjaga gusi dan email.

  • Fokus pada teknik menyikat yang benar, bukan kekuatan.

“Menyikat gigi terlalu keras tidak efektif dan justru merusak gigi,” ujar salah satu dokter gigi.

Imbauan untuk Masyarakat

Dengan demikian, masyarakat sebaiknya memperhatikan teknik menyikat gigi setiap hari. Langkah sederhana ini membantu mencegah rasa nyeri dan kerusakan permanen akibat abrasi.(AN)

Berita Terkait

10 Makanan Penambah Darah untuk Membantu Mengatasi Anemia, Ini Tips agar Zat Besi Terserap Maksimal
Manfaat Edamame untuk Kesehatan, dari Menjaga Gula Darah hingga Meredakan Gejala Menopause
7 Tips Tetap Bugar Setelah Begadang, Nomor 4 Bisa Bantu Pulihkan Fokus
Sering Haus saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tinggi
Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon
Asuransi Kesehatan Kantor vs Pribadi: Mana Lebih Menguntungkan?
7 Health Benefits of Soybeans: How This Affordable Plant Protein Supports Your Heart, Blood Sugar, and Bones
Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis 2026, Ini Syarat, Dokumen, dan Tahapan Pengajuannya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:31 WIB

Manfaat Edamame untuk Kesehatan, dari Menjaga Gula Darah hingga Meredakan Gejala Menopause

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:31 WIB

7 Tips Tetap Bugar Setelah Begadang, Nomor 4 Bisa Bantu Pulihkan Fokus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Sering Haus saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Gula Darah Tinggi

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:55 WIB

Found only in Indonesia—here are the health benefits of cinnamon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Asuransi Kesehatan Kantor vs Pribadi: Mana Lebih Menguntungkan?

Berita Terbaru