KESEHATAN,JS– Mi instan selalu jadi favorit karena praktis dan cepat disiapkan. Namun, agar tetap sehat, Mama perlu cermat memilih makanan pendamping. Kombinasi tertentu justru bisa mengganggu pencernaan dan menambah risiko masalah kesehatan.
1. Minuman Bersoda Bisa Memperburuk Pencernaan
Banyak orang suka minum soda saat makan mi instan. Sayangnya, soda mengandung gula tinggi dan gas yang membuat perut cepat kembung. Selain itu, soda bisa memicu dehidrasi dan membuat tubuh cepat lelah. Sebagai pengganti,pilih air putih atau teh tawar yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
2. Makanan Pedas Berlebihan Picu Gangguan Lambung
Mi instan sering sudah pedas. Menambahkan cabai atau sambal terlalu banyak bisa mengiritasi lambung, menyebabkan mulas, mual, bahkan diare. Bagi penderita maag, risiko kambuh meningkat. Jadi, kendalikan porsi pedas agar perut tetap nyaman dan pencernaan lancar.
3. Daging Berlemak Menambah Beban Pencernaan
Mi instan kaya karbohidrat dan natrium. Akibatnya, perut terasa kembung dan sulit cerna. Pilih sumber protein lebih sehat, misalnya ayam tanpa kulit, ikan, atau tahu. Dengan begitu, mi instan tetap lezat dan seimbang gizinya.
4. Sayuran Sulit Dicerna Picu Gas Berlebih
Sayuran seperti kol, kubis, dan brokoli mengandung serat kompleks yang sulit dipecah tubuh. Jika dikombinasikan dengan mi instan, perut bisa terasa kembung dan tidak nyaman. Sebagai alternatif, pilih sayuran mudah dicerna seperti wortel, bayam, atau sawi hijau. Tubuh tetap mendapatkan serat dan nutrisi tanpa gangguan pencernaan.
5. Makanan Olahan Tinggi Sodium Tingkatkan Risiko Penyakit
Mi instan sudah tinggi sodium. Menambahkan makanan olahan tinggi garam, misalnya sarden kalengan atau kornet, membuat konsumsi garam melonjak. Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah jantung atau ginjal. Sebaiknya kombinasikan mi instan dengan makanan rendah sodium, seperti telur rebus atau sayuran segar.(AN)









