Waspada! 5 Makanan yang Tidak Dikonsumsi Bersama Mi Instan

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makanan yang tidak baik dikonsumsi bersama mie instan

Ilustrasi makanan yang tidak baik dikonsumsi bersama mie instan

KESEHATAN,JS– Mi instan selalu jadi favorit karena praktis dan cepat disiapkan. Namun, agar tetap sehat, Mama perlu cermat memilih makanan pendamping. Kombinasi tertentu justru bisa mengganggu pencernaan dan menambah risiko masalah kesehatan.

1. Minuman Bersoda Bisa Memperburuk Pencernaan

Banyak orang suka minum soda saat makan mi instan. Sayangnya, soda mengandung gula tinggi dan gas yang membuat perut cepat kembung. Selain itu, soda bisa memicu dehidrasi dan membuat tubuh cepat lelah. Sebagai pengganti,pilih air putih atau teh tawar yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Baca Juga :  Cegah Asam Urat Kambuh, Hindari Makanan dan Minuman Ini

2. Makanan Pedas Berlebihan Picu Gangguan Lambung

Mi instan sering sudah pedas. Menambahkan cabai atau sambal terlalu banyak bisa mengiritasi lambung, menyebabkan mulas, mual, bahkan diare. Bagi penderita maag, risiko kambuh meningkat. Jadi, kendalikan porsi pedas agar perut tetap nyaman dan pencernaan lancar.

3. Daging Berlemak Menambah Beban Pencernaan

Mi instan kaya karbohidrat dan natrium. Akibatnya, perut terasa kembung dan sulit cerna. Pilih sumber protein lebih sehat, misalnya ayam tanpa kulit, ikan, atau tahu. Dengan begitu, mi instan tetap lezat dan seimbang gizinya.

Baca Juga :  5 Minuman Pagi yang Bermanfaat bagi Tekanan Darah Tinggi

4. Sayuran Sulit Dicerna Picu Gas Berlebih

Sayuran seperti kol, kubis, dan brokoli mengandung serat kompleks yang sulit dipecah tubuh. Jika dikombinasikan dengan mi instan, perut bisa terasa kembung dan tidak nyaman. Sebagai alternatif, pilih sayuran mudah dicerna seperti wortel, bayam, atau sawi hijau. Tubuh tetap mendapatkan serat dan nutrisi tanpa gangguan pencernaan.

5. Makanan Olahan Tinggi Sodium Tingkatkan Risiko Penyakit

Mi instan sudah tinggi sodium. Menambahkan makanan olahan tinggi garam, misalnya sarden kalengan atau kornet, membuat konsumsi garam melonjak. Dalam jangka panjang, hal ini bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan masalah jantung atau ginjal. Sebaiknya kombinasikan mi instan dengan makanan rendah sodium, seperti telur rebus atau sayuran segar.(AN)

Berita Terkait

5 Powerful Food Combinations That Naturally Boost Your Immune System, According to Nutrition Experts
Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung
5 Kebiasaan Pagi yang Terbukti Membantu Menghilangkan Lemak Perut, Nomor 4 Sering Diabaikan Banyak Orang
7 Proven Benefits of Avocado for Skin: Dermatologists Explain How This Superfood Boosts Hydration, Collagen, and Anti-Aging Naturally
Kerinci Masih Kekurangan 9 Dokter Paru, Gubernur Jambi Dorong Dokter Umum Melanjutkan Pendidikan Spesialis
7 Buah dengan Kandungan Gula Tinggi yang Sering Dianggap Sehat, Nomor 4 Jadi Favorit Banyak Orang
10 Buah Penurun Asam Urat Paling Ampuh, Nomor 1 Terbukti lewat Penelitian dan Bisa Cegah Gout Kambuh
Rahasia Langsing Setelah Usia 40 Tahun: Dokter Ungkap Cara Menghilangkan Lemak Perut yang Membandel
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:01 WIB

5 Powerful Food Combinations That Naturally Boost Your Immune System, According to Nutrition Experts

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:01 WIB

Asuransi Penyakit Kritis 2026: Premi Mulai Rp44 Ribu, Ini Cara Melindungi Keuangan dari Biaya Kanker, Stroke, hingga Serangan Jantung

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:01 WIB

5 Kebiasaan Pagi yang Terbukti Membantu Menghilangkan Lemak Perut, Nomor 4 Sering Diabaikan Banyak Orang

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:01 WIB

7 Proven Benefits of Avocado for Skin: Dermatologists Explain How This Superfood Boosts Hydration, Collagen, and Anti-Aging Naturally

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:01 WIB

Kerinci Masih Kekurangan 9 Dokter Paru, Gubernur Jambi Dorong Dokter Umum Melanjutkan Pendidikan Spesialis

Berita Terbaru