Soal Gaji PPPK Paruh Waktu, Ini Penegasan BKN RI

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gaji PPPK Paruh Waktu

Ilustrasi Gaji PPPK Paruh Waktu

JAKARTA,JS – Besaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu masih menuai sorotan di berbagai daerah. Pemerintah daerah menetapkan gaji PPPK paruh waktu dengan nominal yang sangat bervariasi. Di sejumlah wilayah, PPPK paruh waktu hanya menerima gaji sekitar Rp250 ribu hingga Rp500 ribu per bulan, lebih rendah dari upah honorer.

Kondisi ini memicu keluhan dan kegelisahan PPPK paruh waktu. Mereka berharap pemerintah segera menghadirkan regulasi yang lebih tegas untuk meningkatkan kesejahteraan.

Dorongan Alih Status ke PPPK Penuh Waktu

Baca Juga :  Cek, Ini Daerah THR, TPG, dan Gaji ke-13 Guru yang Mulai Cair

Sekretaris Jenderal Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan Indonesia (FHNK2I Tendik), Herlambang Susanto, menilai pengalihan status menjadi PPPK penuh waktu sebagai solusi utama peningkatan kesejahteraan.

“Cara meningkatkan kesejahteraan PPPK paruh waktu adalah mengalihkan mereka menjadi PPPK penuh waktu. Karena itu, pemerintah harus menyiapkan regulasinya,” ujar Herlambang kepada JPNN, Kamis (8/1/2026).

BKN Tegaskan Regulasi Gaji Sudah Jelas

Baca Juga :  Anggota DPR dan DPRD: Segini Besaran Gaji dan Tunjangannya

Badan Kepegawaian Negara (BKN) turut menaruh perhatian pada persoalan penggajian PPPK paruh waktu. Wakil Kepala BKN, Suharmen, menegaskan bahwa pemerintah sudah menerbitkan regulasi yang mengatur gaji PPPK paruh waktu.

Ia menyatakan pemerintah daerah tidak seharusnya kesulitan membayar gaji PPPK paruh waktu karena pemda dapat menggunakan anggaran belanja barang dan jasa.

Pemda Bisa Ambil Anggaran dari Belanja Barang dan Jasa

“Pemda sebenarnya tidak kesulitan. Mereka bisa mengambil dana dari belanja barang dan jasa,” kata Suharmen.

Melalui mekanisme tersebut, pemda tetap memiliki ruang fiskal untuk memenuhi kewajiban pembayaran gaji PPPK paruh waktu.

KepmenPAN-RB 16/2025 Atur Standar Gaji

Suharmen menegaskan KepmenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 mengatur secara jelas standar gaji PPPK paruh waktu. Aturan ini menekankan bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu tidak boleh menurunkan pendapatan dibandingkan saat masih berstatus honorer.

“Standarnya jelas. Pemda tidak boleh mengurangi pendapatan, minimal setara upah honorer atau upah minimum kabupaten/kota maupun provinsi,” tegasnya.

Pemda Tak Langgar Aturan Jika Bayar Setara Honorer

Suharmen menjelaskan bahwa pemda tidak melanggar aturan apabila kemampuan keuangan daerah hanya memungkinkan pembayaran gaji setara honorer.

“Prinsipnya, setelah pengangkatan sebagai PPPK paruh waktu, pemda tidak boleh menurunkan pendapatan, sesuai KepmenPAN-RB 16 Tahun 2025,” jelasnya.

Pengangkatan PPPK Penuh Waktu Jadi Kewenangan Pemda

Terkait tuntutan pengalihan status menjadi PPPK penuh waktu, Suharmen menegaskan kewenangan tersebut berada di tangan masing-masing instansi dan pemerintah daerah.

Ia menyebut masa kerja PPPK paruh waktu mengikuti durasi kontrak yang pemda tetapkan.

“Jika kontraknya satu tahun, maka masa kerjanya satu tahun. Setelah kontrak berakhir, pemda menentukan kelanjutannya,” pungkasnya.(AN)

Berita Terkait

PPPK Sekolah Rakyat 2026: Pengumuman Lulus Administrasi Terbaru, Ini Jadwal dan Lokasi Tes CAT
Kurang Bayar Pajak Tembus Rp9,16 Triliun, DJP Siapkan Aturan Baru yang Berdampak ke CPNS hingga PPPK
Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera
Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 14:01 WIB

PPPK Sekolah Rakyat 2026: Pengumuman Lulus Administrasi Terbaru, Ini Jadwal dan Lokasi Tes CAT

Senin, 6 Juli 2026 - 11:01 WIB

Kurang Bayar Pajak Tembus Rp9,16 Triliun, DJP Siapkan Aturan Baru yang Berdampak ke CPNS hingga PPPK

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:51 WIB

Harga BBM Pertamina Terbaru 5 Juli 2026 Resmi Berlaku! Cek Daftar Harga yang Berlaku di Sumatera

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?

Berita Terbaru