Dari MBG Hingga KDMP, Jalan Rusak di Tanjabtim Hambat PSN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan tanjabtim yang rusak

Kondisi jalan tanjabtim yang rusak

TANJABTIM,JS– Dari MBG Hingga KDMP, Jalan Rusak di Tanjabtim Hambat PSN

Kerusakan jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, menghambat pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) 2025 yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jalan rusak mengganggu distribusi hasil pertanian dan mengancam target swasembada pangan nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Kopdes Merah Putih juga menghadapi kendala serius.

Baca Juga :  Sempat Sentuh Rp 100 ribu, Harga Cabe Tanjabtim Kembali Turun

Kebijakan efisiensi anggaran 2025 memperburuk kondisi tersebut. Pemerintah pusat memangkas anggaran infrastruktur daerah hingga 28,89 persen. Pemkab Tanjabtim pun kesulitan menyesuaikan program lokal dengan agenda nasional.

Pantauan lapangan menunjukkan kerusakan berat pada ruas jalan menuju sentra padi Desa Simpang Datok, Kecamatan Nipah Panjang. Jalan ini menjadi akses utama petani padi, sawit, dan hortikultura.

Ketua Tani Merdeka Tanjabtim, Awaluddin Fajar, menyebut ruas Parit Tiga–Simpang Datok–Simpang Jelita sepanjang sekitar 25 kilometer rusak parah. Kondisi ini menaikkan biaya angkut hasil panen hingga 30–50 persen dan menurunkan daya saing beras lokal.

Kerusakan jalan juga menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah Kecamatan Nipah Panjang, khususnya di Sungai Jeruk, Simpang Datok, dan Simpang Jelita.

Baca Juga :  Kejari Tanjabtim Ungkap Penyelewengan Solar Subsidi

Data Dinas PUPR Tanjabtim mencatat dari total 1.167,40 kilometer jalan kabupaten, hanya 156,29 kilometer atau 16,67 persen yang berada dalam kondisi baik. Indeks kemantapan jalan daerah ini hanya 62 persen, terendah di Provinsi Jambi.

Kepala Dinas PUPR Tanjabtim, Dedi Novriantika, ST, menegaskan kerusakan akan terus meningkat tanpa pemeliharaan rutin dan peningkatan jalan setiap tahun.

Masyarakat pun mendesak pemerintah pusat segera turun tangan. Mereka meminta Kementerian PUPR mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Infrastruktur 2026 serta melakukan audit darurat dan survei cepat pada ruas prioritas Parit Tiga–Sungai Jeruk–Simpang Datok dan Simpang Jelita.

Perbaikan jalan dinilai menjadi kunci kelancaran PSN, peningkatan ekonomi petani, dan keberhasilan pembangunan yang selaras antara pusat dan daerah.

Berita Terkait

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi
Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya
Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis
Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran
Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK
Viral! Nasabah Bank Jambi Antre Hingga Ratusan Orang untuk Ganti PIN ATM, Layanan Kembali Disorot
Bukan Bali atau Lombok, Ini Alasan Jambi Jadi Destinasi Favorit Baru 2026
APBD Jambi Tertekan! Belanja Pegawai Lewati Batas, Ini Strategi Pemprov Hadapi Krisis Anggaran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:30 WIB

Akhirnya Jalan Renah Pemetik di Perbaiki Pemprov Jambi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:30 WIB

Heboh! 9 ASN Kota Jambi Dipecat, Ternyata Ini Masalahnya

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mutasi ASN Tebo Terbaru 2026: Ini Daftar Pejabat dan Perubahan Jabatan Strategis

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Heboh! ASN Jambi WFH Setiap Jumat, Pemerintah Klaim Hemat Listrik, BBM hingga Miliaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:00 WIB

Proyek Air Bersih & TPST Modern di Sungai Penuh Dikebut, Wali Kota Alfin Temui BPBPK

Berita Terbaru