SUNGAIPENUH,JS-Harga pangan dan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Sungai Penuh terpantau stabil berdasarkan hasil pemantauan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Sungai Penuh di Pasar Induk Tanjung Bajure, Senin (8/6/2026).
Stabilnya harga berbagai komoditas pangan menjadi kabar positif bagi masyarakat, pelaku usaha, pedagang, hingga pelaku UMKM yang sangat bergantung pada kondisi pasar. Selain itu, kestabilan harga juga membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.
Berdasarkan data pemantauan terbaru, tidak terdapat perubahan harga pada seluruh komoditas yang dipantau. Mulai dari beras, cabai, bawang, minyak goreng, gula konsumsi, hingga daging dan telur masih berada pada level harga yang sama dibandingkan periode sebelumnya.
Kondisi tersebut menunjukkan distribusi pangan di Kota Sungai Penuh masih berjalan lancar dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia.
Harga Beras di Kota Sungai Penuh Masih Stabil
Beras masih menjadi komoditas utama yang mendapat perhatian masyarakat. Berdasarkan pemantauan di Pasar Induk Tanjung Bajure, seluruh jenis beras masih bertahan pada harga sebelumnya.
Berikut daftar harga beras terbaru:
- Beras Ciwilis: Rp15.000 per kg
- Beras Solok Putih: Rp15.625 per kg
- Beras Kusut: Rp16.250 per kg
- Beras Pandan Wangi: Rp16.250 per kg
- Beras SPHP: Rp13.000 per kg
- Beras Lokal: Rp15.000 per kg
Harga Beras SPHP yang berada di angka Rp13.000 per kilogram masih menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa jenis beras premium lainnya.
Selain itu, ketersediaan beras yang cukup juga membantu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Harga Cabai dan Bawang Belum Mengalami Perubahan
Komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang sering menjadi penyumbang inflasi daerah. Namun kali ini harga keduanya masih stabil.
Berikut rincian harga terbaru:
Harga Cabai
- Cabai Merah Keriting: Rp45.000 per kg
- Cabai Rawit: Rp35.000 per kg
Harga Bawang
- Bawang Merah Kering Lokal: Rp30.000 per kg
- Bawang Putih Kering Lokal: Rp32.000 per kg
Stabilnya harga cabai dan bawang memberikan keuntungan bagi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner karena biaya produksi tetap terkendali.
Harga Daging, Telur dan Ikan Tetap Bertahan
Sementara itu, harga produk protein hewani juga tidak mengalami perubahan.
Daftar harga terbaru:
- Daging Sapi Murni: Rp150.000 per kg
- Daging Ayam Ras: Rp40.000 per kg
- Telur Ayam Ras: Rp24.000 per kg
- Ikan Tongkol: Rp35.000 per kg
Harga daging sapi yang masih berada di kisaran Rp150.000 per kilogram menunjukkan pasokan tetap aman meskipun permintaan masyarakat cukup tinggi.
Di sisi lain, harga telur ayam ras yang bertahan pada level Rp24.000 per kilogram masih tergolong stabil dibandingkan sejumlah daerah lain di Indonesia.
Harga Minyak Goreng, Gula dan Tepung Tetap Aman
Komoditas kebutuhan dapur juga tidak menunjukkan gejolak harga.
Berikut daftar harga terbaru:
- Gula Konsumsi: Rp19.000 per kg
- Minyak Goreng Kemasan: Rp21.000 per liter
- Minyak Goreng Curah: Rp20.000 per kg
- Minyak Kita: Rp15.500 per liter
- Tepung Terigu Curah: Rp9.000 per kg
- Tepung Terigu Kemasan: Rp13.000 per kg
- Garam Halus Yodium: Rp13.000 per kg
Kondisi tersebut memberi kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu pelaku UMKM menjaga stabilitas biaya usaha.
Faktor yang Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Beberapa faktor berkontribusi terhadap kestabilan harga pangan di Kota Sungai Penuh.
Pertama, pasokan barang dari daerah produsen masih berjalan normal sehingga tidak terjadi kelangkaan komoditas.
Kedua, distribusi logistik berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Ketiga, pengawasan harga yang dilakukan pemerintah daerah membantu menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan.
Selain itu, keberadaan program pangan pemerintah seperti Beras SPHP dan Minyak Kita turut membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Stabilnya harga pangan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor ekonomi.
Masyarakat dapat mengatur pengeluaran rumah tangga dengan lebih baik. Pelaku UMKM kuliner juga lebih mudah menyusun perencanaan biaya produksi.
Di sisi lain, kondisi pasar yang stabil membantu menekan laju inflasi daerah dan menjaga pertumbuhan ekonomi lokal.
Karena itu, pemantauan harga pangan secara berkala tetap menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.
Daftar Lengkap Harga Pangan Kota Sungai Penuh 8 Juni 2026
- Beras Ciwilis- Rp15.000/kg
- Beras Solok Putih- Rp15.625/kg
- Beras Kusut- Rp16.250/kg
- Beras Pandan Wangi- Rp16.250/kg
- Beras SPHP- Rp13.000/kg
- Beras Lokal- Rp15.000/kg
- Kedelai- Rp12.000/kg
- Bawang Merah Kering Lokal- Rp30.000/kg
- Bawang Putih Kering Lokal- Rp32.000/kg
- Cabai Merah Keriting- Rp45.000/kg
- Cabai Rawit- Rp35.000/kg
- Daging Sapi Murni- Rp150.000/kg
- Daging Ayam Ras- Rp40.000/kg
- Telur Ayam Ras- Rp24.000/kg
- Gula Konsumsi- Rp19.000/kg
- Minyak Goreng Kemasan- Rp21.000/liter
- Minyak Goreng Curah- Rp20.000/kg
- Minyak Kita- Rp15.500/liter
- Tepung Terigu Curah- Rp9.000/kg
- Tepung Terigu Kemasan-Rp13.000/kg
- Garam Halus Yodium- Rp13.000/kg
- Ikan Tongkol-Rp35.000/kg
FAQ
Apakah harga pangan di Kota Sungai Penuh naik hari ini?
Tidak. Berdasarkan hasil pemantauan DPKPP Kota Sungai Penuh pada 8 Juni 2026, seluruh komoditas yang dipantau masih stabil.
Berapa harga Beras SPHP di Kota Sungai Penuh?
Harga Beras SPHP tercatat Rp13.000 per kilogram.
Berapa harga cabai merah keriting hari ini?
Harga cabai merah keriting berada di angka Rp45.000 per kilogram.
Berapa harga Minyak Kita terbaru?
Harga Minyak Kita masih Rp15.500 per liter.
Berapa harga daging sapi murni?
Harga daging sapi murni tercatat Rp150.000 per kilogram.
Kesimpulan
Pemantauan harga pangan di Pasar Induk Tanjung Bajure menunjukkan kondisi pasar Kota Sungai Penuh masih stabil pada 8 Juni 2026. Tidak ada perubahan harga pada komoditas utama seperti beras, cabai, bawang, minyak goreng, gula, telur, daging sapi maupun ikan.
Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat karena membantu menjaga daya beli, mendukung ketahanan pangan daerah, serta menekan risiko kenaikan inflasi. Dengan pasokan yang tetap terjaga dan distribusi yang lancar, harga kebutuhan pokok di Kota Sungai Penuh diperkirakan tetap terkendali dalam waktu dekat.(AN)









