Heboh Informasi PETI, Polres Bungo Turun Pantau ke Lokasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Polres Bungo melalui Polsek Jujuhan turun langsung kelokasi didasarkan Informasi warga akan adanya aktivitas PETI.

Aparat Polres Bungo melalui Polsek Jujuhan turun langsung kelokasi didasarkan Informasi warga akan adanya aktivitas PETI.

BUNGO,JS– Menyikapi pemberitaan salah satu media online tentang dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat di Sungai Rumbai, Kampung Tukum I, Dusun Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, jajaran Polres Bungo segera turun langsung ke lapangan.

Kapolsek Jujuhan AKP Budi Santoso, S.H., memimpin langsung personel Polsek Jujuhan melakukan pengecekan lokasi, untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  Cegah PETI, Polres Bungo Gelar Penyekatan Kendaraan

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, petugas tidak menemukan alat berat maupun aktivitas penambangan emas yang sedang berlangsung. Namun, petugas mendapati bekas lubang galian serta asbuk atau tempat pemisahan material batu yang diduga berasal dari aktivitas PETI sebelumnya.

AKP Budi Santoso menjelaskan bahwa petugas mendapati lokasi dalam kondisi kosong saat tiba di lokasi. Petugas juga tidak melihat adanya aktivitas penambangan di area tersebut.

Baca Juga :  Soal Longsor di Lokasi PETI di Sarolangun, Ini Kata WALHI

“Ketika kami datang ke lokasi, kami tidak menemukan alat berat atau kegiatan penambangan. Alat berat yang dimaksud kemungkinan sudah meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba,” jelas AKP Budi Santoso.

Selain melakukan pengecekan, Kapolsek Jujuhan menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat sekitar. Ia meminta warga menghentikan seluruh aktivitas penambangan emas tanpa izin karena kegiatan tersebut melanggar hukum, merusak lingkungan, dan membahayakan keselamatan.

AKP Budi Santoso menegaskan bahwa Polsek Jujuhan terus menjalankan upaya pencegahan. Personel secara rutin melaksanakan patroli dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Jujuhan.

Baca Juga :  Bupati Merangin dan Bupati Bungo Temui Mensos RI

Ia juga menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak setiap aktivitas PETI yang muncul di kemudian hari. Kepolisian akan menerapkan tindakan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(TIM)

Berita Terkait

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini
Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan
APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota
Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”
Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi
Hati-Hati! Penipu Catut Nama Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Ini Modusnya
Resmi Didorong Kemenkum, Kopi Arabika Sungai Penuh Siap Bersaing di Pasar Global
BKN Fasilitasi Penataan Kepala Sekolah di Sungai Penuh, BKPSDM Dorong Sistem Merit dan Profesionalisme ASN
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:01 WIB

Cabai Merah Naik Lagi, Update Terbaru Harga Pangan di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh Hari ini

Senin, 29 Juni 2026 - 19:03 WIB

Koperasi Sawit Danau Bangko Resmi Berdiri, Bupati Fadhil Arief Bidik Pendapatan Petani Tembus Rp4,5 Juta per Bulan

Senin, 29 Juni 2026 - 17:30 WIB

APBD 2025 Kota Sungai Penuh Tuai Banyak Masukan, Ini Respons Wakil Wali Kota

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:35 WIB

Bupati Sarolangun Tegaskan Penutupan Hiburan Malam, Warga Kompak Dukung: “Sudah Banyak Mudaratnya”

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:44 WIB

Balek Kalahek Tempurung Jadi Simbol Pelestarian Budaya Sungai Penuh, Warisan Leluhur Luhah Rio Mendiho di Tengah Modernisasi

Berita Terbaru