Viral! Jalan Tebo–Rimbo Bujang Dipenuhi Lubang, Warga Keluhkan Debu dan Lumpur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi jalan Tebo- Rimbo Bujang rusak parah

Tampak kondisi jalan Tebo- Rimbo Bujang rusak parah

TEBO,JS- Kondisi jalan dari Kabupaten Tebo menuju Rimbo Bujang, Provinsi Jambi, semakin memprihatinkan. Jalan yang setiap hari dilalui masyarakat untuk bekerja, sekolah, berdagang, hingga mengangkut hasil perkebunan kini dipenuhi lubang di berbagai titik. Selain itu, debu tebal saat cuaca panas dan lumpur ketika hujan turun membuat pengguna jalan merasa tidak nyaman dan terancam keselamatannya.

Kerusakan jalan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Banyak pengendara mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas karena kondisi jalan semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Tidak sedikit warga yang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar akses transportasi kembali aman dan nyaman. Jalur Tebo menuju Rimbo Bujang sendiri termasuk akses penting yang menghubungkan berbagai wilayah aktivitas masyarakat dan distribusi barang.

Lubang Jalan Membahayakan Pengendara

Pengguna jalan mengeluhkan banyaknya lubang besar di sepanjang ruas jalan. Beberapa lubang bahkan tergenang air saat hujan sehingga pengendara sulit memperkirakan kedalamannya.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Banyak pengendara harus mengurangi kecepatan secara mendadak untuk menghindari lubang. Situasi ini juga memicu antrean kendaraan pada jam sibuk.

Selain itu, kendaraan roda empat dan truk pengangkut hasil kebun juga mengalami kesulitan saat melintas. Sopir harus bermanuver untuk menghindari jalan rusak sehingga perjalanan menjadi lebih lama.

Warga sekitar mengaku kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga meningkatkan biaya perawatan kendaraan. Ban cepat aus, suspensi rusak, hingga kendaraan mogok menjadi masalah yang sering dialami masyarakat.

Debu Tebal Ganggu Aktivitas Warga

Saat cuaca panas, jalan rusak tersebut menimbulkan debu tebal yang beterbangan ke rumah-rumah warga dan area pertokoan di pinggir jalan. Debu membuat udara terasa tidak nyaman dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Pengendara motor harus menggunakan masker atau penutup wajah untuk menghindari debu yang masuk ke mata dan saluran pernapasan. Bahkan, beberapa warga mengaku harus membersihkan rumah berkali-kali dalam sehari karena debu terus masuk.

Kondisi ini tentu mempengaruhi kualitas hidup masyarakat sekitar. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terkena dampak debu jalan.

Selain mengganggu kesehatan, debu juga membuat jarak pandang pengendara berkurang, terutama ketika kendaraan besar melintas dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Pinjaman Pemkab Tebo Dipangkas, Pembangunan Jalan Terbatas Hanya 7 Km!

Lumpur Saat Hujan Bikin Jalan Licin

Masalah berbeda muncul ketika hujan turun. Jalan berubah menjadi berlumpur dan licin sehingga kendaraan sulit melintas.

Pengendara motor sering tergelincir karena permukaan jalan tidak rata dan dipenuhi genangan. Sementara itu, kendaraan besar kerap terjebak di titik jalan yang rusak parah.

Aktivitas masyarakat pun terganggu. Warga harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mencapai tujuan karena kondisi jalan memaksa kendaraan bergerak pelan.

Beberapa pengendara bahkan memilih mencari jalur alternatif meski harus menempuh jarak lebih jauh. Namun, tidak semua warga memiliki pilihan tersebut karena jalan Tebo menuju Rimbo Bujang menjadi akses utama bagi banyak desa dan kawasan perkebunan.

Jalur Vital Perekonomian Masyarakat

Jalan Tebo menuju Rimbo Bujang memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Jalur ini menjadi akses distribusi hasil perkebunan seperti sawit, karet, dan komoditas lainnya.

Selain itu, pedagang dan pelaku usaha kecil juga bergantung pada kelancaran akses jalan untuk menjalankan aktivitas harian. Ketika jalan rusak, biaya transportasi meningkat dan distribusi barang menjadi terhambat.

Kerusakan jalan juga berdampak terhadap kendaraan logistik. Sopir truk harus mengurangi muatan atau memperlambat perjalanan agar kendaraan tetap aman saat melintas di jalan berlubang.

Situasi tersebut tentu mempengaruhi roda ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.

Warga Harap Perbaikan Segera Dilakukan

Masyarakat yang setiap hari melintas berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam sementara.

Warga menilai perbaikan menyeluruh sangat penting demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas ekonomi. Mereka juga berharap proyek perbaikan dilakukan dengan kualitas yang baik agar jalan bertahan lama.

Selain itu, masyarakat meminta pemerintah memperhatikan drainase di sekitar jalan agar air hujan tidak menggenang dan mempercepat kerusakan jalan.

Banyak warga optimistis perbaikan jalan akan membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan yang baik akan mempermudah mobilitas masyarakat, meningkatkan distribusi barang, serta mendukung aktivitas pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga :  Menkes Budi Gunadi Sadikin Turun Langsung ke Jambi, Kasus Dokter Muda Meninggal di RSUD Tungkal Jadi Sorotan Nasional

Pengendara Diminta Tetap Waspada

Sebelum perbaikan dilakukan, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati saat melintas di jalur Tebo menuju Rimbo Bujang.

Pengendara motor sebaiknya mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Selain itu, pengendara juga perlu memperhatikan kondisi kendaraan agar tetap prima saat melewati jalan rusak.

Pada malam hari, risiko kecelakaan meningkat karena banyak lubang sulit terlihat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada dan memastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik.

Saat hujan turun, pengendara juga perlu menghindari pengereman mendadak karena permukaan jalan licin dan berlumpur.

Infrastruktur Jalan Jadi Sorotan Publik

Kondisi jalan rusak di berbagai daerah memang kerap menjadi perhatian publik karena berhubungan langsung dengan aktivitas masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, hingga keselamatan pengguna jalan.

Di banyak wilayah, pembangunan jalan berkualitas mampu meningkatkan aktivitas perdagangan dan mempercepat distribusi barang. Sebaliknya, jalan rusak justru menimbulkan kerugian ekonomi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Karena itu, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga jalur penghubung antarwilayah yang menjadi akses utama masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  Bupati M Syukur Rombak Besar Pejabat Merangin, Berikut Daftar Lengkapnya

Harapan Besar untuk Jalan Tebo–Rimbo Bujang

Warga kini menaruh harapan besar agar jalan Tebo menuju Rimbo Bujang segera mendapatkan penanganan serius. Jalan yang layak akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi daerah.

Selain itu, perbaikan jalan juga dapat mengurangi risiko kecelakaan yang selama ini menghantui pengguna jalan setiap hari.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dan merealisasikan perbaikan jalan demi keselamatan bersama. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga akan meningkat dan aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lancar.(*)

Berita Terkait

Air Bersih Jadi Prioritas, Sungai Penuh Dapat Proyek IPAM 50 Liter per Detik dari APBN
Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong
ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual
Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Terancam? 78 Daerah Ajukan Relaksasi
156 Guru Kurang, Kota Jambi Andalkan PPPK 2026 untuk Selamatkan Sekolah
ASN Sungai Penuh Tak Bisa Santai Lagi, Jam Kerja dan Kinerja Kini Diawasi Ketat
RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Viral! Jalan Tebo–Rimbo Bujang Dipenuhi Lubang, Warga Keluhkan Debu dan Lumpur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

Air Bersih Jadi Prioritas, Sungai Penuh Dapat Proyek IPAM 50 Liter per Detik dari APBN

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rotasi di Pemkab Sarolangun, 9 Pejabat Eselon II Dilantik dan Dua Jabatan Kosong

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:30 WIB

Sungai Penuh Bergerak! Alfin Fokus Atasi Banjir dan Selamatkan Ribuan Hektare Sawah

Berita Terbaru