MSCI Tunda Perubahan Saham Indonesia, IHSG Jeblok 8%

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; MSCI

Foto ; MSCI

BISNIS,JS– MSCI Tunda Perubahan Saham Indonesia, IHSG Jeblok 8%

Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks saham global, menunda perubahan konstituen saham Indonesia pada Rabu (28/1/2026) pagi. Keputusan ini langsung menekan pasar domestik, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 8% pada perdagangan hari ini.

Investor Asing Khawatir Transparansi Saham

Baca Juga :  IHSG Ambruk 7,34% Sesi I, Asing Catat Net Sell Rp 3,6 Triliun

Andrey Wijaya, analis RHB Sekuritas Indonesia, menilai pengumuman MSCI memperkuat kekhawatiran investor asing terkait transparansi kepemilikan saham. “Keputusan MSCI ini berpotensi menekan arus modal asing dan saham yang sebelumnya diproyeksikan naik kelas,” jelas Andrey.

Selain itu, penilaian ulang valuasi tertunda hingga pasar memperbaiki transparansi.

Meski tekanan cukup besar, Andrey optimistis BEI dan OJK akan merespons cepat. “Mereka kemungkinan akan meningkatkan transparansi data free-float secara bertahap,” katanya.

Pergerakan IHSG Hari Ini

Baca Juga :  Danantara Ambil Alih Saham Rumah Sakit Pertamina

Pada sesi I perdagangan, IHSG berada di level 8.221,21 atau turun 7,34%, bergerak dalam rentang 8.269–8.596. 30 saham naik, 764 saham turun, dan 10 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp15.087 triliun.

BEI Terapkan Trading Halt

Tekanan berlanjut saat sesi II dibuka, IHSG bahkan turun hingga 8%. Untuk menahan gejolak, BEI menerapkan trading halt atau pembekuan perdagangan sementara.

Kejadian ini menegaskan pentingnya transparansi dan reformasi tata kelola saham. Para pelaku pasar menyadari, langkah-langkah perbaikan akan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor asing ke depan.(TIM)

Berita Terkait

Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya
Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI
IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Akhir 2026, Rupiah Jadi Perhatian dan Dampaknya ke Bunga Bank
IHSG Anjlok 1,51 Persen, Ini 3 Saham Pilihan untuk Trading Pekan Ini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 28 September 2026: Cek Harga per Gram Semua Kadar, Ada Perubahan Menarik
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Ingin jadi Nasabah BCA Prioritas 2026: Ini Syarat, Cara Dapat Undangan dan Keuntungannya

Rabu, 30 September 2026 - 21:45 WIB

Bank Digital Makin Populer, Transaksi Digital Indonesia Capai 5,50 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Rabu, 30 September 2026 - 15:01 WIB

Terbaru! KUR BRI Rp20 Juta September 2026: Cicilan Mulai Rp396 Ribu, Cek Simulasi Lengkap dan Syarat Pinjaman BRI

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Investor Wajib Cermati Level 6.000 dan 6.200

Berita Terbaru