JAMBI,JS- Pemerintah Provinsi Jambi kembali melakukan langkah penting dalam memperkuat struktur birokrasi. Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi, Sudirman, sebanyak 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi dilantik dalam jabatan administrator atau eselon III.
Pelantikan ini bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), mempercepat pelayanan publik, serta mendorong pembangunan daerah yang lebih efektif dan efisien.
Selain itu, keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jambi Nomor: 264/KEP.GUB/BKD-3.3/2026 yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Al Haris. Hal ini menunjukkan bahwa rotasi dan promosi jabatan dilakukan secara terencana dan berbasis kebutuhan organisasi.
Rotasi Jabatan: Strategi Penyegaran dan Peningkatan Kinerja ASN
Rotasi jabatan di lingkungan pemerintahan memiliki tujuan yang jelas. Pertama, pemerintah ingin menghadirkan penyegaran dalam tubuh birokrasi agar tidak terjadi stagnasi. Kedua, rotasi ini bertujuan untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan keahlian masing-masing.
Di sisi lain, promosi jabatan juga menjadi bentuk penghargaan atas kinerja ASN yang dinilai memiliki kapasitas dan integritas tinggi. Oleh karena itu, pelantikan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme aparatur di berbagai sektor strategis.
Lebih lanjut, langkah ini juga berpotensi mempercepat realisasi program prioritas daerah, termasuk di bidang kesehatan, investasi, kehutanan, hingga pelayanan pajak daerah.
Daftar Lengkap 13 Pejabat Eselon III yang Dilantik
Berikut nama-nama pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi yang baru saja dilantik:
- Makhbub Junaidi, S.T.
Menjabat sebagai Kepala UPTB (Samsat) Kabupaten Tebo pada Badan Pendapatan Daerah. - Ferdiansyah, S.STP., MA.
Menjabat sebagai Inspektur Pembantu I pada Inspektorat Daerah Provinsi Jambi. - M. Ridwan, SH.
Menjabat sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal pada DPMPTSP Provinsi Jambi. - Isro Handayani, SH.
Menjabat sebagai Kepala UPTB Kabupaten Merangin pada Badan Pendapatan Daerah. - Dr. Mustarhadi, S.HI., M.H.
Menjabat sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Raden Mattaher Jambi. - Benny Pardilah, SH., MAP.
Menjabat sebagai Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan pada BKD Provinsi Jambi. - dr. Sephelio
Menjabat sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. - Budi Kus Yulianto, S.Hut.
Menjabat sebagai Kepala UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun pada Dinas Kehutanan. - Pahari, SH.
Menjabat sebagai Kepala Bidang Sertifikasi, Kompetensi, dan Pengelolaan Kelembagaan pada BPSDM Provinsi Jambi. - Rauyani, SP., M.Eng.
Menjabat sebagai Kepala UPTD KPHP Tebo Timur Unit X pada Dinas Kehutanan. - Helvirani, SE.
Menjabat sebagai Kepala UPTB (Samsat) Kota Jambi pada Badan Pendapatan Daerah. - Misriadi, SP., M.Sc.
Menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Perlindungan Perkebunan pada Dinas Perkebunan. - Yopie Said Ramadhany, SE., M.Ak.
Menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah pada Bapenda.
Dampak Langsung Rotasi Jabatan bagi Pelayanan Publik
Rotasi ini diprediksi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Provinsi Jambi. Terutama pada sektor-sektor vital seperti:
- Pendapatan daerah (Samsat & pajak)
- Kesehatan masyarakat
- Investasi dan perizinan usaha
- Pengelolaan sumber daya hutan dan perkebunan
Fokus Pemerintah: Profesionalisme dan Akuntabilitas ASN
Pemerintah Provinsi Jambi menekankan pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas dalam setiap jabatan. Oleh sebab itu, pejabat yang dilantik tidak hanya dituntut bekerja cepat, tetapi juga harus transparan dan bertanggung jawab.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa reformasi birokrasi di Jambi terus berjalan secara konsisten.
Peluang Besar bagi Investasi dan Ekonomi Daerah
Menariknya, rotasi ini juga berdampak pada sektor ekonomi. Dengan adanya pejabat baru di bidang penanaman modal dan pelayanan terpadu, iklim investasi di Jambi berpotensi semakin kondusif.
Hal ini tentu membuka peluang besar bagi investor lokal maupun global untuk menanamkan modal di Jambi. Selain itu, peningkatan kinerja birokrasi juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.
Langkah Awal Menuju Birokrasi yang Lebih Modern
Secara keseluruhan, pelantikan 13 pejabat eselon III ini menjadi langkah awal menuju birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan kombinasi rotasi dan promosi jabatan, Pemerintah Provinsi Jambi menunjukkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.(*)









