Sering Lumpuh, Jalan di Tanjabtim Rusak Parah

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat salah satu kondisi jalan di daerah Kabupaten Tanjkabtim

Terlihat salah satu kondisi jalan di daerah Kabupaten Tanjkabtim

TANJABTIM,JS– Jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) semakin rusak parah. Jalan poros yang menghubungkan pedesaan, kecamatan, dan kabupaten sering lumpuh, terutama saat musim hujan. Masyarakat meminta pemerintah daerah segera memperbaiki jalan.

Kerusakan jalan menghentikan transportasi barang. Angkutan hasil perkebunan, pertanian, dan perikanan sering terhenti. Buah sawit, kelapa, beras, dan ikan rusak saat melewati jalan berlumpur. Sopir angkutan bahkan kerap bermalam di jalan karena kondisi buruk.

Dari 11 kecamatan di Tanjabtim, hanya lima kecamatan—Muara Sabak Barat, Kuala Jambi, Dendang, Geragai, dan Mendahara Ulu—memiliki jalan relatif layak. Enam kecamatan lain, yakni Sadu, Nipah Panjang, Rantau Rasau, Berbak, dan Sabak Timur, menghadapi jalan parah yang menghambat pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Gratifikasi Ancam Integritas ASN, Ini Pesan Sekda Muaro Jambi

Kepala Bappeda Tanjabtim, Ali Fahruddin, menyebut kondisi geografis 62 persen kawasan gambut dan banyak sungai menjadi tantangan tersendiri. Biaya konstruksi lebih tinggi dibanding tanah mineral. Pembangunan jalan membutuhkan perencanaan matang.

Ali Fahruddin menyatakan, pembangunan 16 ruas jalan poros sepanjang 100,19 km dengan beton rigid, termasuk dua jembatan, membutuhkan anggaran Rp 805 miliar. “Dengan APBD terbatas, kami sangat berharap dukungan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Babak Baru Pengelolaan Hulu Migas di Jambi

Kadis PUPR Tanjabtim, Dedi Novrianika, menambahkan, jika pemerintah hanya mengandalkan APBD, perbaikan jalan akan memakan waktu 20 tahun. Dari total 1.167,40 km jalan di Tanjabtim, hanya 156,29 km yang dalam kondisi baik. Sisanya, 953,24 km, rusak berat. Dari 484 jembatan, 96 berada dalam kondisi darurat.

Dedi berharap pemerintah daerah, provinsi, dan pusat bersinergi memperbaiki jalan. Dengan dukungan tersebut, pembangunan jalan di Tanjabtim bisa berjalan lebih cepat dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah.(AN)

Berita Terkait

Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026: Cek Harganya Disini
Cegah Rabies Menyebar, Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Vaksinasi Anjing dan Kucing
Rotasi Besar Kejati Jambi! Mia Banulita Jadi Wakajati, Ini Pejabat yang Dilantik Sugeng Hariadi
Rektor IAIN Kerinci Jafar Ahmad Ajak Sivitas Akademika Jadikan Kemerdekaan sebagai Energi untuk Membangun Kampus
Rekening ASN Sungai Penuh Terindikasi Judol Bisa Saja Diblokir, BKPSDM: Siap-Siap Sanksi Tegas
Pemkab Merangin Banding Putusan PTUN Jambi, Nasib Kepala Desa Sungai Kapas Masih Berlanjut
Semarak HUT RI ke-81, Wali Kota Alfin Lepas Ribuan Peserta Pawai di Sungai Penuh
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Sri Kartini Alfin : TP-PKK Sungai Penuh Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga, Ini Programnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Rabu 19 Agustus 2026: Cek Harganya Disini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Cegah Rabies Menyebar, Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Vaksinasi Anjing dan Kucing

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Rotasi Besar Kejati Jambi! Mia Banulita Jadi Wakajati, Ini Pejabat yang Dilantik Sugeng Hariadi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Rekening ASN Sungai Penuh Terindikasi Judol Bisa Saja Diblokir, BKPSDM: Siap-Siap Sanksi Tegas

Berita Terbaru