Simak, 11 Manfaat Tahu Bagi Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manfaat Tahu bagi kesehatan

Manfaat Tahu bagi kesehatan

KESEHATAN,JS– Bagi masyarakat Indonesia, tahu bukan sekadar lauk pelengkap. Bahkan, banyak orang menjadikan olahan kedelai ini bagian dari menu harian, mulai dari digoreng, ditumis, hingga dijadikan berbagai masakan tradisional. Selain itu, masyarakat juga mengenal tahu sebagai sumber protein nabati yang terjangkau dan kaya nutrisi.

Tahu, Sumber Nutrisi yang Lengkap

Baca Juga :  Cegah Asam Urat Kambuh, Hindari Makanan dan Minuman Ini

Tahu berasal dari kacang kedelai, yang kaya gizi. Di Indonesia, masyarakat mengonsumsi berbagai jenis tahu, seperti tahu putih, kuning, cokelat, padat, dan tahu sutra yang lembut. Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, setiap 100 gram tahu mengandung:

  • Air: 82,2 g

  • Energi: 80 kkal

  • Protein: 10,9 g

  • Lemak: 4,7 g

  • Karbohidrat: 0,8 g

  • Serat: 0,1 g

  • Kalsium: 223 mg

  • Fosfor: 183 mg

  • Zat besi: 3,4 mg

  • Natrium: 2 mg

  • Kalium: 50,6 mg

  • Vitamin B1 (Thiamin): 0,01 mg

  • Vitamin B2 (Riboflavin): 0,08 mg

  • Niasin: 0,1 mg

  • Seng (Zinc): 0,8 mg

  • Tembaga: 0,19 mg

  • Beta karoten: 118 mcg

Selain itu, tahu mengandung isoflavon (fitoestrogen) dan mineral penting seperti magnesium, selenium, dan mangan. Oleh karena itu, banyak vegetarian memilih tahu sebagai sumber protein utama.

Baca Juga :  Stroke Bisa Dicegah, Hindari Kebiasaan Ini

Khasiat Tahu bagi Kesehatan

Selain kaya nutrisi, tahu memberikan berbagai manfaat kesehatan yang sering luput dari perhatian. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Isoflavon dalam tahu bertindak sebagai antioksidan dan antiinflamasi, sehingga melindungi pembuluh darah. Selain itu, serat dalam tahu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).

2. Menurunkan Risiko Kanker

  • Kanker payudara: Fitoestrogen bekerja antiestrogenik, sehingga menurunkan risiko kanker payudara bila dikonsumsi sejak muda.

  • Kanker prostat: Isoflavon dan selenium melindungi sel dari kerusakan penyebab kanker prostat.

  • Kanker saluran pencernaan: Mengonsumsi kedelai melindungi sel-sel pencernaan dari stres oksidatif dan menurunkan risiko kanker lambung.

3. Membantu Mencegah Obesitas

Kalori tahu rebus rendah, tetapi mengenyangkan. Sehingga, tahu cocok untuk diet dan mengontrol nafsu makan.

4. Melancarkan Sistem Pencernaan

Serat dalam tahu membantu mencegah sembelit dan meredakan gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS). Dengan demikian, pencernaan tetap lancar.

5. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Serat dan isoflavon membantu tubuh mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

6. Meredakan Gejala Menopause

Fitoestrogen dalam tahu mengurangi gejala menopause, seperti hot flashes, dengan cara alami.

7. Menurunkan Risiko Osteoporosis

Kalsium tinggi dalam tahu menjaga kepadatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis, terutama pada wanita menopause.

8. Meningkatkan Fungsi Otak

Isoflavon meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif orang dewasa.

9. Menjaga Elastisitas dan Kesehatan Kulit

Isoflavon membantu mengurangi keriput dan hiperpigmentasi, serta menjaga elastisitas kulit.

Tahu, Murah tapi Kaya Khasiat

Dengan demikian, masyarakat bisa menjadikan tahu sebagai pangan fungsional yang mendukung kesehatan jantung, tulang, kulit, dan mencegah kanker. Selain mudah diolah, memasak tahu dengan cara sehat menjaga manfaat nutrisinya tetap maksimal.(AN)

Berita Terkait

Tidur Nyaman, Bangun Kesakitan? Waspadai Bantal Terlalu Tinggi
Bupati Lantik Direktur RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci
Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya
BPJS PBI Direaktivasi, Pemerintah Gelar Pengecekan Lapangan
Hati-hati! BPOM; 41 Obat Herbal Mengandung Zat Berbahaya
Pemerintah Hapus Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Kelas 3
Cegah Racun Arsenik, Begini Cara Memasak Nasi yang Benar
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, Menkes Buka Opsi Solusi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:30 WIB

Tidur Nyaman, Bangun Kesakitan? Waspadai Bantal Terlalu Tinggi

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Lantik Direktur RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pemerintah Bakal Hapus Tunggakan BPJS, Ini Ketentuannya

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:00 WIB

BPJS PBI Direaktivasi, Pemerintah Gelar Pengecekan Lapangan

Rabu, 11 Februari 2026 - 05:00 WIB

Hati-hati! BPOM; 41 Obat Herbal Mengandung Zat Berbahaya

Berita Terbaru