Viral di Medsos, Jalan Rejosari Merangin Rusak Parah

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral jalan Rejosari Merangin rusak parah. (Sumber/Facebook)

Viral jalan Rejosari Merangin rusak parah. (Sumber/Facebook)

MERANGIN,JS – Viral di Medsos, Jalan Rejosari Merangin Rusak Parah

Jalan Kota Raja Rejo Sari (Rajosari) yang menghubungkan Desa Pematang Kacik dan Desa Pauh, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, menuai sorotan publik. Kerusakan parah pada jalan tersebut memicu kesulitan bagi pengguna jalan, terutama saat hujan turun.

Hujan yang mengguyur Kabupaten Merangin dalam beberapa hari terakhir memperburuk kondisi jalan. Permukaan jalan tanah berubah menjadi becek dan licin. Banyak kendaraan terperosok saat melintas di badan jalan.

Baca Juga :  Merangin Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Keluhan warga pun ramai muncul di media sosial Facebook. Sejumlah akun membagikan video dan foto yang memperlihatkan perjuangan warga melewati jalan Rajosari. Akun Facebook Mat Sayur menjadi salah satu yang mengunggah kondisi tersebut.

“Inilah kondisi jalan Rajosari,” tulis pemilik akun dalam keterangan video.

Dalam video reel yang beredar, pengendara sepeda motor tampak kesulitan mengendalikan kendaraan. Ban motor terjebak lumpur beberapa kali hingga hampir terjatuh. Kubangan air bercampur tanah liat memenuhi hampir seluruh badan jalan.

Baca Juga :  Angkutan Batu Bara Overload, Pemkab Merangin Perketat Aturan

Warga setempat mengeluhkan kondisi ini karena jalan Rajosari menjadi akses utama aktivitas harian. Masyarakat menggunakan jalan tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, serta akses layanan kesehatan.

Oleh karena itu, warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan. Masyarakat menilai pengerasan jalan sebagai langkah mendesak agar akses antar desa kembali lancar dan aman, khususnya selama musim hujan.(*)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Rabu, 30 September 2026 - 10:55 WIB

26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat

Berita Terbaru