ZTE & SURGE Bawa 5G FWA Spektrum 1,4 GHz ke Indonesia

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI,JS- ZTE Corporation menggandeng PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) untuk menghadirkan 5G Fixed Wireless Access (FWA) di Indonesia. Layanan ini menggunakan spektrum 1,4 GHz dan diumumkan di Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona pada 2 Maret 2026.

Kerja sama ini bertujuan mempercepat pemerataan akses internet sekaligus menyediakan konektivitas digital yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Menariknya, kolaborasi ini menghadirkan fixed broadband komersial pertama di dunia yang memanfaatkan spektrum 1,4 GHz untuk teknologi 5G FWA.

Baca Juga :  Hailuo AI Viral! Cara Ubah Teks & Gambar Jadi Video Tanpa Editing, Gratis Tanpa Watermark

Latar Belakang Kolaborasi

Hasil lelang frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) 2025 dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi dasar pengembangan layanan ini. Anak usaha SURGE, PT Telemedia Komunikasi Pratama, berhasil mendapatkan alokasi spektrum untuk Region-1, yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Wilayah ini menampung lebih dari 60 persen populasi Indonesia, dengan Pulau Jawa menyumbang sekitar 56 persen penduduk nasional. Infrastruktur telekomunikasi di Jawa sudah relatif matang, sehingga siap mendukung layanan ini.

Teknologi dan Keunggulan Layanan

Richard Liang, Direktur Utama ZTE Indonesia, menekankan bahwa kemitraan ini membuktikan efektivitas teknologi nirkabel generasi terbaru untuk memperluas akses internet dengan cepat dan efisien biaya.

Baca Juga :  Bukan WiFi Kabel, Ini Internet Rumah Murah yang Lagi Diburu Warga

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan SURGE dalam implementasi 5G FWA 1,4 GHz pertama di dunia. Teknologi ini memungkinkan penyediaan akses fixed broadband secara masif dengan biaya lebih efisien,” ujarnya.

SURGE telah meluncurkan layanan broadband FWA bernama IRA – Internet Rakyat pada 19 Februari 2026. Layanan ini menyediakan kecepatan hingga 100 Mbps, kuota tanpa batas, harga Rp100.000 per bulan, dan modem gratis tanpa biaya sewa.

Shannedy Ong, Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama, menambahkan:

“IRA – Internet Rakyat hadir sebagai layanan inklusif, andal, dan terjangkau. Dengan dukungan teknologi ZTE, kami dapat menghadirkan internet berkualitas tinggi kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.”

ZTE menyediakan solusi end-to-end, mulai dari infrastruktur Radio Access Network (RAN), perangkat Customer Premises Equipment (CPE), hingga dukungan teknis implementasi jaringan.

Integrasi Infrastruktur dan Strategi Spektrum

Jaringan ini terhubung dengan backbone serat optik milik SURGE yang membentang di sepanjang jalur rel kereta api di Pulau Jawa. Integrasi ini memungkinkan distribusi bandwidth lebih efisien dan menekan biaya investasi per pelanggan.

Pemilihan spektrum 1,4 GHz menjadi strategi karena masuk kategori mid-band, yang menawarkan keseimbangan antara kapasitas jaringan dan cakupan layanan. Frekuensi ini mampu menjangkau area lebih luas dan menembus bangunan lebih baik dibanding spektrum tinggi.

Dengan Fixed Wireless Access, penyedia layanan dapat membangun konektivitas last-mile lebih cepat tanpa harus menanam fiber di seluruh wilayah.

Target dan Dampak Kolaborasi

ZTE dan SURGE menargetkan penguatan infrastruktur broadband nasional dan mendukung agenda transformasi digital Indonesia. Layanan ini fokus memperluas akses internet berkualitas tinggi di wilayah yang selama ini minim layanan broadband tetap.

Kolaborasi ini menghadirkan solusi nyata untuk memperluas partisipasi digital masyarakat sekaligus menegaskan Indonesia sebagai salah satu pasar penting dalam pengembangan teknologi 5G FWA.(*)

Berita Terkait

iPhone 18 Pro vs iPhone 18 Pro Max: Baterai Jumbo 5.567 mAh hingga Kamera Variable Aperture, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Engagement Instagram Turun Drastis? Ini Penyebab Utama dan Cara Menaikkannya Lagi
Pajak Marketplace Ditunda 2 Bulan! Seller Online Siap Hadapi Aturan Baru November 2026
Pendapatan YouTube AdSense Tidak Masuk? Ini Penyebab, Jadwal Pencairan, dan Cara Mengatasinya
Bareskrim Ungkap Modus Baru Judi Online: Deposit Pakai Pulsa, Anak Jadi Sasaran Risiko
Instagram Reels Tidak Dibayar per View? Ini Cara Monetisasi Terbaru agar Konten Tetap Menghasilkan Uang
Data Pribadi Bocor? Ini Cara Melindungi NIK, Rekening, OTP, dan Jejak Digital dari Penipuan Online
Limit Transfer myBCA Naik hingga Rp500 Juta, Ini Cara Atur dan Fitur Baru BCA yang Perlu Nasabah Tahu
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:01 WIB

iPhone 18 Pro vs iPhone 18 Pro Max: Baterai Jumbo 5.567 mAh hingga Kamera Variable Aperture, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Engagement Instagram Turun Drastis? Ini Penyebab Utama dan Cara Menaikkannya Lagi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Pajak Marketplace Ditunda 2 Bulan! Seller Online Siap Hadapi Aturan Baru November 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Pendapatan YouTube AdSense Tidak Masuk? Ini Penyebab, Jadwal Pencairan, dan Cara Mengatasinya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Baru Judi Online: Deposit Pakai Pulsa, Anak Jadi Sasaran Risiko

Berita Terbaru