Masih Bingung Soal Saham? Begini Cara Investor Mendapat Untung

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bisnis saham,

Ilustrasi bisnis saham,

BISNIS,JS- Penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini memicu perhatian luas masyarakat. Fluktuasi pasar modal membuat istilah saham kembali ramai dibicarakan, termasuk oleh publik yang belum akrab dengan dunia investasi.

Di tengah kondisi tersebut, banyak orang mempertanyakan apa sebenarnya saham dan bagaimana cara kerjanya. Sebagian masyarakat hanya memahami bahwa saham bisa mendatangkan keuntungan sekaligus kerugian, tanpa mengetahui mekanismenya secara utuh.

Lalu, apa itu saham?

Apa Itu Saham?

Ekonom Universitas Paramadina sekaligus praktisi pasar modal, Wijayanto Samirin, menjelaskan bahwa saham merupakan bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan.

Baca Juga :  Antam Lebih Mahal, UBS Lebih Murah—Mana yang Lebih Untung?

“Saham adalah sertifikat yang merepresentasikan kepemilikan atas suatu perusahaan. Ketika perusahaan memutuskan untuk go public, perusahaan tersebut menawarkan sahamnya kepada masyarakat,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/3/2025).

Dengan kata lain, masyarakat yang membeli saham berarti memiliki bagian kepemilikan di perusahaan tersebut.

Selanjutnya, Wijayanto menjelaskan bahwa investor dapat membeli saham melalui dua mekanisme. Pertama, pasar perdana saat perusahaan pertama kali menawarkan saham. Kedua, pasar sekunder melalui Bursa Efek Indonesia.

Melalui bursa efek, investor dapat memperjualbelikan saham kapan saja sesuai dengan harga pasar yang berlaku.

Hak yang Dimiliki Pemegang Saham

Selain peluang keuntungan, kepemilikan saham juga memberikan hak tertentu kepada investor. Pemegang saham berhak atas klaim pendapatan dan aset perusahaan sesuai porsi kepemilikannya.

Tidak hanya itu, investor juga dapat menggunakan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk ikut menentukan kebijakan strategis perusahaan.

Dari Mana Investor Mendapat Keuntungan?

Lebih jauh, Wijayanto menerangkan bahwa harga saham terus bergerak mengikuti prospek perusahaan di masa depan. Faktor ekonomi, kinerja keuangan, hingga isu global dan domestik ikut memengaruhi pergerakan harga saham.

Investor memperoleh keuntungan dari dua sumber utama, yaitu capital gain dan dividen.

Baca Juga :  Banyak yang Keliru, Ini Beda Harta PPS dan Investasi PPS

Capital gain muncul ketika investor menjual saham pada harga yang lebih tinggi dibandingkan harga beli. Sementara itu, dividen berasal dari pembagian laba bersih perusahaan kepada para pemegang saham.

Prinsip Risiko dalam Investasi Saham

Namun demikian, investasi saham tidak terlepas dari risiko. Dalam dunia pasar modal, investor mengenal prinsip high risk, high return.

Prinsip ini menegaskan bahwa peluang keuntungan besar selalu berjalan seiring dengan potensi risiko yang tinggi. Oleh karena itu, investor perlu memahami kondisi perusahaan, membaca tren pasar, dan mengelola risiko sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga :  Akuisisi Menggila, Investor Bersiap Hadapi Arah Baru Emiten

Turunnya IHSG dalam beberapa waktu terakhir menjadi pengingat bahwa investasi saham membutuhkan pemahaman, perencanaan matang, dan kesabaran, bukan sekadar mengikuti tren sesaat.

Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)

Berita Terkait

Pajak Dropshipper dan Reseller 2026: Ini Aturan dan Cara Menghitungnya
BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820
Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini
Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan
IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya
Pinjaman Modal Usaha Jaminan Sertifikat Rumah: Berapa Maksimal Dana yang Bisa Cair?
Asing Jual Saham BBCA Rp34 Triliun, Bagaimana Prospek Saham Bank BCA, BRI dan Mandiri?
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:31 WIB

BCA Lanjutkan Buyback Saham Oktober 2026, Harga BBCA Turun ke Rp4.820

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.029 per Dolar AS, Simak Prediksi Kurs Hari Ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Tabel Angsuran KUR BNI Rp50 Juta 2026: Cicilan 3 Tahun Rp1,52 Juta per Bulan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

IPO BUMN 2027: 10 Saham Pelat Merah dengan Nilai Penawaran Terbesar, MTEL Tembus Rp18,34 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Oktober 2026: Cek Daftar Harga Terbarunya

Berita Terbaru