BISNIS,JS- Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investasi emas kembali menjadi sorotan. Banyak masyarakat menilai emas sebagai instrumen aman untuk menjaga nilai kekayaan dari inflasi dan gejolak pasar.
Meski begitu, pertanyaan klasik masih sering muncul: kapan waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi emas? Sejumlah pelaku industri dan pengamat pasar menilai, waktu terbaik tidak selalu bergantung pada harga, melainkan pada kesiapan investor itu sendiri.
Mulai Investasi Saat Dana Sudah Siap
Pertama-tama, kesiapan dana menjadi faktor utama. Mengacu pada data dan edukasi investasi dari Bareksa, Co-Founder dan CMO IndoGold, Indra Sjuriah, menegaskan bahwa investor sebaiknya mulai membeli emas saat memiliki dana khusus investasi.
Ia menilai, menunggu harga emas turun drastis bukan strategi utama. Pasalnya, emas bergerak dalam tren jangka panjang. Karena itu, investor disarankan berinvestasi selama minimal 5 hingga 10 tahun agar hasilnya optimal.
Jangan Terjebak Menebak Harga Pasar
Selanjutnya, investor perlu menghindari kebiasaan menebak waktu terbaik berdasarkan harga harian. Harga emas cenderung fluktuatif dan dipengaruhi banyak faktor global, sehingga sulit diprediksi secara akurat.
Alih-alih menunggu momen “harga paling murah”, investor justru perlu fokus pada konsistensi dan tujuan jangka panjang.
Strategi Dollar Cost Averaging Jadi Solusi
Untuk mengatasi fluktuasi harga, banyak praktisi menyarankan penggunaan strategi Dollar Cost Averaging (DCA). Melalui strategi ini, investor membeli emas secara rutin dengan nominal yang sama, misalnya setiap bulan.
Dengan cara tersebut, investor bisa meratakan harga beli dan mengurangi risiko akibat pergerakan harga jangka pendek. Selain itu, strategi ini membantu membangun kebiasaan investasi yang disiplin.
Manfaatkan Momentum Saat Harga Terkoreksi
Meski demikian, penurunan harga emas tetap bisa menjadi peluang. Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi menilai koreksi harga sering membuka ruang beli yang menarik bagi investor jangka panjang.
Namun, ia mengingatkan agar investor tetap mencermati faktor global, seperti kondisi ekonomi dunia, nilai tukar dolar AS, dan kebijakan suku bunga bank sentral.
Emas Bersinar Saat Ekonomi Global Bergejolak
Di sisi lain, emas kerap menunjukkan performa positif ketika ekonomi global tidak stabil. Saat krisis, pandemi, atau ketegangan geopolitik meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke aset aman seperti emas.
Meski begitu, harga emas juga bisa tertekan ketika suku bunga naik. Oleh karena itu, investor perlu melihat situasi ekonomi secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
Tips Penting Sebelum Memulai Investasi Emas
Agar investasi emas berjalan optimal, investor perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
Tentukan Tujuan Keuangan Sejak Awal
Apakah investasi ditujukan untuk dana pensiun, pendidikan anak, atau perlindungan aset jangka panjang? Tujuan yang jelas akan memudahkan penyusunan strategi.
Pilih Platform Investasi yang Terpercaya
Pastikan platform investasi emas sudah terdaftar dan diawasi otoritas keuangan agar keamanan dana tetap terjaga.
Lakukan Diversifikasi Portofolio
Selain emas, investor sebaiknya menyebar dana ke instrumen lain untuk menekan risiko.
Pantau Perkembangan Ekonomi
Dengan mengikuti berita dan data ekonomi, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dan terukur.
Catatan ; Artikel ini hanya memuat tentang informasi semata, bukan untuk mengajak masyarakat dan mengikuti investasi, pasar saham, trending dan sebagainya. segala resiko seperti kegagalan di luar tanggung jawab jambisun.id. (*)









