Zulhas Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi MBG

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,JS- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mendorong koperasi desa mengambil peran lebih strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan, koperasi desa harus berkembang menjadi pusat bisnis mandiri, bukan sekadar lembaga simpan pinjam.

Baca Juga :  Mendag Buka Sinyal Baru: Kopdes Merah Putih Gandeng Minimarket?

Koperasi Desa Mendukung Program MBG

Dalam kunjungan kerja ke Pamekasan, Jawa Timur, Zulhas menekankan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat langsung memasok bahan pangan lokal untuk dapur MBG. Ia menambahkan, koperasi bisa membeli produk warga desa seperti sayur, buah, ikan, dan hasil ternak, sehingga program MBG sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

“Program MBG memberi peluang bagi koperasi untuk berkembang sekaligus memperkuat ekonomi rakyat. Koperasi harus menjadi pusat bisnis yang menguntungkan warga desa,” kata Zulhas.

Pemerintah Targetkan Puluhan Ribu Koperasi

Zulhas menegaskan pemerintah menargetkan 30.000 koperasi desa aktif pada pertengahan tahun ini, dengan rencana total puluhan ribu unit di seluruh Indonesia. Ia menilai, jumlah koperasi yang memadai akan memperkuat ekonomi desa dan memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

Baca Juga :  BGN Tegur 8 Dapur Program MBG di Jambi, Ini Penyebabnya

Kolaborasi Kunci untuk Kemandirian Ekonomi

Zulhas mengajak koperasi desa bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan pelaku usaha lokal. Ia menjelaskan, kolaborasi ini akan membantu koperasi menjadi pusat bisnis yang mendukung UMKM desa, meningkatkan kesejahteraan warga, dan membuka peluang lapangan kerja baru.

“MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi gratis, tapi juga menggerakkan potensi ekonomi lokal. Koperasi desa akan menjadi tulang punggung ekonomi komunitas,” ujar Zulhas.

Mendorong Desa Mandiri dan Produktif

Zulhas menambahkan, keberhasilan koperasi desa akan menciptakan desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Ia berharap warga desa aktif berpartisipasi, sehingga program MBG bisa berjalan efektif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Jika koperasi desa tumbuh dan kuat, desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tapi juga mampu menggerakkan ekonomi secara berkelanjutan,” tutup Zulhas.(*)

Berita Terkait

BMKG Ingatkan Kekeringan September 2026, 81 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau
Harga BBM Terbaru 13 September 2026: Pertamax Green, Turbo, Dexlite hingga Shell Diesel Naik
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar Negara Selama 2 Tahun, Berapa Besarannya?
Hampir 1 Juta Guru PPPK Dapat Peluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Ini Syarat dan Mekanismenya
Pemerintah Siapkan Rekening Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu-Rp80 Ribu
Bansos September 2026 Cair Lagi? Cek NIK KTP di HP, Ini Cara Cek Penerima dan Jadwal Tahap 3
Prabowo Minta Warga Indonesia Punya Rekening Bank, BRI dan BSI Siapkan Sistem Pembayaran Berbasis QRIS
46 PMI Masih Tertahan di Malaysia, Menteri Imipas Targetkan Pulang Maksimal 10 Hari
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:04 WIB

BMKG Ingatkan Kekeringan September 2026, 81 Persen Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

Minggu, 13 September 2026 - 10:01 WIB

Harga BBM Terbaru 13 September 2026: Pertamax Green, Turbo, Dexlite hingga Shell Diesel Naik

Jumat, 11 September 2026 - 07:19 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar Negara Selama 2 Tahun, Berapa Besarannya?

Kamis, 10 September 2026 - 13:01 WIB

Hampir 1 Juta Guru PPPK Dapat Peluang Ikut Seleksi CPNS 2027, Ini Syarat dan Mekanismenya

Rabu, 9 September 2026 - 07:38 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Gratis untuk Warga, Ada Saldo Awal Rp50 Ribu-Rp80 Ribu

Berita Terbaru