Mobil Berlogo Maxim Terjun ke Jurang di Desa Lubuk Nagodang, Video Live Facebook Hebohkan Warga

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Potongan video mobil masuk jurang di lubuk nagodang. sumber; Biz samudra

Potongan video mobil masuk jurang di lubuk nagodang. sumber; Biz samudra

KERINCI,JS- Warga Desa Lubuk Nagodang, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi mendadak heboh setelah satu unit mobil berlogo Maxim dilaporkan terjun ke jurang pada Minggu (10/5/2026). Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat karena video kecelakaan itu menyebar luas di media sosial Facebook dan memicu berbagai spekulasi dari warganet.

Kecelakaan mobil Maxim di Kerinci ini bahkan menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan warga di media sosial sejak pagi hingga siang hari. Banyak pengguna Facebook membagikan ulang video lokasi kejadian yang memperlihatkan kondisi kendaraan berada di dasar jurang.

Hingga kini, penyebab kecelakaan masih belum diketahui secara pasti. Selain itu, identitas pemilik kendaraan maupun kondisi pengemudi juga belum terungkap.

Warga Heboh Setelah Mobil Maxim Masuk Jurang

Salah seorang warga Desa Lubuk Nagodang bernama Asril membenarkan adanya kecelakaan mobil yang masuk ke jurang tersebut. Ia mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah warga sekitar ramai membicarakannya.

“Kami baru tahu setelah warga heboh dan kami langsung menuju lokasi kejadian, ternyata benar,” ujar Asril saat dikonfirmasi warga di lokasi kejadian.

Menurutnya, mobil yang mengalami kecelakaan terlihat menggunakan logo layanan transportasi online Maxim. Namun, warga belum mengetahui apakah kendaraan itu sedang beroperasi atau tidak saat kecelakaan terjadi.

Selain itu, masyarakat juga belum mengetahui siapa pengemudi mobil tersebut karena belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.

Video Siaran Langsung Facebook Jadi Sorotan

Peristiwa kecelakaan ini semakin ramai setelah akun Facebook bernama Biez Samudra melakukan siaran langsung dari lokasi kejadian. Dalam video tersebut, terlihat kondisi kendaraan yang sudah berada di jurang dengan posisi miring.

Video live Facebook itu langsung menyedot perhatian pengguna media sosial. Banyak warganet memberikan komentar dan membagikan tayangan tersebut ke berbagai grup komunitas lokal Kerinci dan Jambi.

Penyebab Kecelakaan Masih Misterius

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai penyebab mobil berlogo Maxim itu bisa terjun ke jurang. Warga menduga kondisi jalan yang sempit dan rawan kecelakaan menjadi salah satu faktor yang mungkin memicu insiden tersebut.

Beberapa warga sekitar juga menyebut kawasan tersebut memang memiliki medan jalan yang cukup berbahaya, terutama saat cuaca hujan atau kondisi jalan licin.

Namun demikian, belum ada pihak yang bisa memastikan apakah kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi, faktor kendaraan, atau kondisi jalan.

Karena itu, masyarakat masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat terkait.

Baca Juga :  ASN Kerinci Kini Bisa Urus SK Berkala dan Cuti Secara Digital, Tak Perlu Lagi Antre Berkas Manual

Lokasi Kejadian Jadi Tontonan Warga

Setelah kabar kecelakaan menyebar di media sosial, banyak warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah pengendara bahkan sempat berhenti di pinggir jalan untuk melihat kondisi mobil yang berada di jurang.

Situasi tersebut membuat suasana di sekitar lokasi cukup ramai. Sebagian warga mengambil gambar dan merekam video menggunakan telepon genggam mereka.

Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya informasi menyebar melalui media sosial, terutama Facebook yang masih menjadi platform paling aktif di wilayah Kerinci dan Jambi.

Viral di Media Sosial

Kasus kecelakaan mobil Maxim di Lubuk Nagodang kembali membuktikan kuatnya pengaruh media sosial dalam penyebaran informasi lokal. Dalam hitungan menit, video siaran langsung langsung tersebar luas dan menjadi bahan perbincangan publik.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sebab, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai korban, penyebab kecelakaan, maupun identitas pemilik kendaraan.

Jalan Rawan Kecelakaan di Kerinci Jadi Sorotan

Peristiwa mobil masuk jurang di Desa Lubuk Nagodang juga kembali memunculkan perhatian terhadap kondisi jalan di sejumlah wilayah Kerinci yang dinilai rawan kecelakaan.

Banyak jalur di kawasan perbukitan Kerinci memiliki tikungan tajam dan jurang di sisi jalan. Selain itu, minimnya penerangan serta kondisi cuaca yang sering berkabut juga meningkatkan risiko kecelakaan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap titik-titik rawan kecelakaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga :  RSUD Tipe C Kerinci Akhirnya Disetujui, Usulan Bupati Monadi Dibalas Menkes: Tahun 2026 Mulai Dibangun!

Warganet Ramai Berkomentar

Video kecelakaan yang viral di Facebook memancing berbagai komentar dari pengguna media sosial. Sebagian besar warganet mengaku kaget karena kendaraan yang mengalami kecelakaan menggunakan logo transportasi online Maxim.

Ada juga warga yang meminta pengendara lebih berhati-hati saat melintas di jalur perbukitan Kerinci.

Selain itu, beberapa pengguna media sosial berharap korban dalam kejadian tersebut selamat dan segera mendapatkan pertolongan.

Kesimpulan

Kecelakaan satu unit mobil berlogo Maxim yang terjun ke jurang di Desa Lubuk Nagodang, Kerinci, langsung menjadi perhatian publik setelah video siaran langsung di Facebook viral dan menyebar luas.

Hingga saat ini, penyebab kecelakaan, identitas pemilik kendaraan, dan kondisi pengemudi masih belum diketahui. Warga berharap pihak berwenang segera memberikan penjelasan resmi agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat penting bagi pengendara agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur rawan kecelakaan, terutama di kawasan perbukitan Kabupaten Kerinci.(TIM)

Berita Terkait

Tidak Hanya Abaikan Efisiensi, BIMTEK BPD se-Sungai Penuh juga Langgar Perwako
Suzuki Baleno Facelift Makin Canggih, Punya ADAS Level 2 dan Mesin Z12E, Harga Rp111 Jutaan
Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti
Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi
Data KTP Jangan Diumbar di Internet, Ini Cara Cegah NIK Disalahgunakan Penipu
UMKM Merangin Mulai Go Digital, Pelatihan Media Sosial di Aula Rumah Dinas Bupati Buka Peluang Pasar hingga Nasional
Daftar Pinjol Legal OJK September 2026, Cek Bunga, Biaya dan Aturan Sebelum Ajukan Pinjaman Online
Sinyal HP Tiba-Tiba Turun ke 2G? Waspada Modus Fake BTS yang Bisa Mengincar M-Banking dan Saldo Rekening
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Tidak Hanya Abaikan Efisiensi, BIMTEK BPD se-Sungai Penuh juga Langgar Perwako

Selasa, 29 September 2026 - 17:01 WIB

Suzuki Baleno Facelift Makin Canggih, Punya ADAS Level 2 dan Mesin Z12E, Harga Rp111 Jutaan

Senin, 28 September 2026 - 12:01 WIB

Kartu Kredit Hilang? Jangan Panik, Ini Cara Blokir, Cek Transaksi dan Ajukan Kartu Pengganti

Senin, 28 September 2026 - 09:01 WIB

Waspada! 5 Tanda Paylater Mulai Mengganggu Keuangan, Nomor 3 Paling Sering Terjadi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:01 WIB

Data KTP Jangan Diumbar di Internet, Ini Cara Cegah NIK Disalahgunakan Penipu

Berita Terbaru