Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Wali Kota Alfin Ajak ASN Pilah Sampah

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH,JS- Gerakan memilah sampah menjadi fokus utama Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk memulai perubahan dari kebiasaan sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan korve dan gotong royong yang berlangsung di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks Kantor Pemda Kota Sungai Penuh, Jumat (5/6/2026).

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Pilah Sampah dari Rumah, Solusi Sederhana Hadapi Krisis Lingkungan

Dalam sambutannya, Alfin menegaskan bahwa perubahan besar tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Sebaliknya, kebiasaan sederhana seperti memilah sampah organik dan anorganik dari rumah maupun tempat kerja dapat menjadi solusi nyata dalam mengurangi beban lingkungan.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah masih perlu terus ditingkatkan. Oleh karena itu, ASN dan PPPK harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Perubahan besar dimulai dari sesuatu yang kecil. Mari membiasakan memilah sampah demi menjaga lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang,” ujar Alfin.

Selain mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, kegiatan memilah sampah juga membuka peluang ekonomi melalui program daur ulang dan pengelolaan bank sampah.

Sampah dan Perubahan Iklim, Ancaman yang Semakin Nyata

Alfin menjelaskan bahwa persoalan sampah saat ini memiliki keterkaitan erat dengan perubahan iklim global. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca yang mempercepat pemanasan global.

Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Alfin Kumpulkan Seluruh OPD, Siapkan Langkah Besar Genjot Pendapatan Daerah 2026

Limbah plastik yang menumpuk di lingkungan juga berpotensi mencemari tanah, sungai, hingga laut. Kondisi tersebut tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan manusia.

Karena itu, pengelolaan sampah yang tepat menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.

“Dampak perubahan iklim semakin terasa. Risiko banjir meningkat, musim kemarau menjadi lebih panjang, dan pola cuaca semakin sulit diprediksi. Kesadaran menjaga lingkungan harus terus kita bangun bersama,” katanya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan berbagai kampanye lingkungan global yang mendorong pengurangan sampah plastik, peningkatan daur ulang, dan penguatan ekonomi sirkular.

Ratusan ASN dan PPPK Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Sungai Penuh berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan ASN dan PPPK dari berbagai organisasi perangkat daerah.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian turut hadir dalam kegiatan tersebut. Seluruh peserta bersama-sama membersihkan kawasan publik sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Aksi gotong royong ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga memperkuat budaya kebersamaan yang menjadi salah satu nilai penting dalam kehidupan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap muncul kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Bank Sampah Jadi Solusi Ekonomi dan Lingkungan

Selain aksi bersih-bersih, rangkaian kegiatan juga mencakup penimbangan sampah dan penyerahan buku tabungan kepada nasabah Bank Sampah MAPAN yang berada di bawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh.

Program bank sampah dinilai mampu memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, masyarakat dapat mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Di sisi lain, sampah yang memiliki nilai ekonomi dapat ditabung dan menghasilkan pendapatan tambahan.

Konsep ini semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dengan semakin banyak warga yang bergabung dalam program bank sampah, volume sampah yang mencemari lingkungan berpotensi berkurang secara signifikan.

Mengapa Gerakan Pilah Sampah Sangat Penting?

Pilah sampah menjadi salah satu langkah awal menuju pengelolaan lingkungan yang modern dan berkelanjutan.

Beberapa manfaat memilah sampah antara lain:

1. Mengurangi Volume Sampah di TPA

Sampah yang dipisahkan lebih mudah didaur ulang sehingga jumlah sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir dapat berkurang.

2. Menekan Emisi Gas Rumah Kaca

Pengelolaan sampah yang baik membantu mengurangi produksi gas metana yang berasal dari tumpukan sampah organik.

3. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Lingkungan yang bersih mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi risiko penyakit.

4. Mendukung Ekonomi Sirkular

Sampah bernilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk baru yang memiliki nilai jual.

5. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan

Kebiasaan memilah sampah membentuk pola pikir yang lebih peduli terhadap kelestarian alam.

Baca Juga :  Mulai Diawasi! ASN Sungai Penuh yang Live TikTok Saat Jam Kerja Terancam Sanksi Disiplin

Pemerintah Kota Sungai Penuh Dorong Budaya Hidup Ramah Lingkungan

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong berbagai program yang mendukung pelestarian lingkungan hidup. Selain memperkuat program bank sampah, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan memperbanyak kegiatan penghijauan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, ASN, komunitas, dan masyarakat, Kota Sungai Penuh menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga bumi dari ancaman pencemaran dan perubahan iklim.

FAQ

Apa tema utama kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Sungai Penuh?

Kegiatan berfokus pada gerakan memilah sampah, aksi gotong royong, dan penguatan program bank sampah sebagai upaya menjaga lingkungan.

Mengapa memilah sampah penting?

Pilah sampah membantu proses daur ulang, mengurangi pencemaran lingkungan, serta menekan emisi gas rumah kaca yang memicu perubahan iklim.

Apa manfaat Bank Sampah MAPAN?

Bank Sampah MAPAN membantu masyarakat mengelola sampah secara produktif sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang memiliki nilai jual.

Siapa saja yang mengikuti kegiatan tersebut?

Ratusan ASN dan PPPK Pemerintah Kota Sungai Penuh ikut berpartisipasi bersama Wali Kota Alfin, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, dan Sekda Alpian.

Bagaimana cara masyarakat ikut menjaga lingkungan?

Masyarakat dapat memulai dari langkah sederhana seperti memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengikuti program bank sampah.

Kesimpulan

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Sungai Penuh membawa pesan kuat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana. Wali Kota Alfin mengajak ASN, PPPK, dan masyarakat untuk membiasakan memilah sampah sebagai langkah nyata menjaga lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui gerakan kolektif, penguatan bank sampah, dan budaya gotong royong, Kota Sungai Penuh menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.(*)

Berita Terkait

Waspada Uang Palsu Beredar di Jambi, Polisi Minta Korban Segera Lapor, Ini Modus yang Harus Diwaspadai Pelaku Usaha
IAIN Kerinci Gandeng Balai Bahasa Jambi, Program Reading Comprehension Disiapkan Cetak Lulusan Siap Kerja dan Kuasai Dunia Akademik
Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wali Kota Alfin Dorong Perawat Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan
Bansos PKH Terancam Dicoret Jika Terindikasi Judi Online, Ini Aturan Kemensos dan Imbauan Dinsos Sungai Penuh
Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air
Seleksi CPNS Sungai Penuh 2026! Pemkot Usulkan 31 Formasi, Ada Dokter Spesialis dan Dokter Umum
100 Warga Miskin Terima Bantuan Sembako, Bupati Hurmin dan TNI Perkuat Program Sosial di Sarolangun
Wako Alfin Kukuhkan Pengurus Dharma Wanita Sungai Penuh 2024–2029, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan SDM Menuju Kota Juara 2030
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:02 WIB

Waspada Uang Palsu Beredar di Jambi, Polisi Minta Korban Segera Lapor, Ini Modus yang Harus Diwaspadai Pelaku Usaha

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:01 WIB

IAIN Kerinci Gandeng Balai Bahasa Jambi, Program Reading Comprehension Disiapkan Cetak Lulusan Siap Kerja dan Kuasai Dunia Akademik

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:01 WIB

Pengurus Baru PPNI Kota Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wali Kota Alfin Dorong Perawat Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Bansos PKH Terancam Dicoret Jika Terindikasi Judi Online, Ini Aturan Kemensos dan Imbauan Dinsos Sungai Penuh

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:01 WIB

Jadwal Penggiliran Air Perumda Air Minum Tirta Khayangan Resmi Berlaku, Warga Diminta Menghemat Air

Berita Terbaru