TANJABTIM,JS- Program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Jambi, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pemerintah daerah mempercepat penyelesaian proyek tersebut agar masyarakat desa segera menikmati manfaat ekonomi yang dihadirkan melalui koperasi modern.
Hingga awal Juli 2026, sebanyak 16 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah selesai dibangun. Angka tersebut menjadi bagian dari target pembangunan 92 lokasi KDMP yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Tanjab Timur.
Percepatan pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi desa, memperluas akses permodalan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di berbagai daerah.
Pembangunan Terus Bergerak di Puluhan Desa
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tanjab Timur, Hermantoni, mengatakan perkembangan pembangunan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Berdasarkan pembaruan data pada portal pembangunan KDMP, saat ini sebanyak 59 lokasi masih menjalani proses pembangunan fisik. Selain itu, 17 lokasi lainnya memasuki tahapan verifikasi lahan sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
Menurutnya, seluruh pihak terus bekerja agar pembangunan selesai sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Hermantoni menjelaskan progres pembangunan menunjukkan tren positif. Beberapa lokasi bahkan hampir menyelesaikan seluruh pekerjaan fisik sehingga dapat segera memasuki tahap operasional.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Dalam waktu dekat sejumlah KDMP diperkirakan menyelesaikan pembangunan hingga mencapai 100 persen,” ujarnya.
Pemerintah Daerah Percepat Penyelesaian Fasilitas Pendukung
Selain menyelesaikan pembangunan gedung utama, Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur juga mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung agar koperasi dapat langsung beroperasi setelah proses pembangunan selesai.
Saat ini terdapat 13 unit KDMP yang memasuki tahap pengadaan perlengkapan interior berupa rak, meja, kursi, lemari, hingga berbagai mebel pendukung operasional koperasi.
Pemerintah daerah menilai kesiapan fasilitas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan koperasi kepada masyarakat desa.
Daftar Desa yang Memasuki Tahap Pengadaan Mebel
Sebanyak 13 lokasi kini menjalani proses pengadaan perlengkapan operasional.
Lokasi tersebut meliputi:
- Desa Marga Mulya
- Desa Kota Baru
- Desa Catur Rahayu
- Desa Harapan Makmur
- Desa Rantau Karya
- Desa Pandan Makmur
- Desa Tri Mulya
- Desa Sido Mukti
- Desa Rantau Rasau I
- Kelurahan Simpang Tuan
- Desa Parit Culum I
- Desa Rantau Indah
- Desa Talang Babat
Setelah proses pengadaan selesai, pemerintah daerah menargetkan seluruh koperasi tersebut segera memberikan layanan ekonomi kepada masyarakat.
Pernah Diresmikan Presiden Secara Virtual
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tanjab Timur juga mendapat perhatian pemerintah pusat.
Pada Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur mengikuti peresmian nasional KDMP secara virtual bersama Presiden Republik Indonesia dari KDMP Desa Kota Baru, Kecamatan Geragai.
Koperasi Menjadi Motor Penggerak Ekonomi Desa
Program KDMP tidak hanya menghadirkan bangunan baru. Pemerintah merancang koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui koperasi, masyarakat desa memperoleh akses terhadap berbagai layanan, antara lain:
- Simpan pinjam.
- Distribusi kebutuhan pokok.
- Pemasaran hasil pertanian.
- Dukungan terhadap UMKM.
- Penguatan ekonomi keluarga.
- Pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Keberadaan koperasi juga membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru di tingkat desa sehingga perputaran ekonomi berlangsung lebih cepat.
Dampak Positif bagi Pelaku UMKM
Selama ini banyak pelaku usaha menghadapi keterbatasan modal, akses pasar, hingga distribusi produk. Kehadiran koperasi diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan tersebut.
Selain membantu pemasaran produk lokal, koperasi juga berpotensi menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat sehingga transaksi ekonomi berlangsung lebih efisien.
Model seperti ini mampu meningkatkan daya saing produk desa sekaligus memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
Pemerintah Optimistis Target 92 Lokasi Tercapai
Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur tetap optimistis seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.
Koordinasi antara pemerintah daerah, kontraktor, pemerintah desa, serta instansi terkait terus berlangsung agar tidak muncul kendala berarti selama proses pembangunan.
Di sisi lain, verifikasi lahan pada 17 lokasi juga terus dipercepat sehingga pembangunan fisik dapat segera dimulai.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Kabupaten Tanjab Timur akan memiliki jaringan koperasi desa yang tersebar hampir di seluruh wilayah.
Koperasi Modern Diharapkan Menjadi Pusat Pertumbuhan Baru
Pemerintah tidak lagi memandang koperasi hanya sebagai tempat simpan pinjam. Kini koperasi berkembang menjadi pusat layanan ekonomi yang menggabungkan perdagangan, distribusi, pembiayaan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Konsep tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Melalui Koperasi Merah Putih, pemerintah berharap masyarakat desa semakin mudah mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperluas peluang investasi di sektor ekonomi kerakyatan.
Prospek Ekonomi Desa Semakin Menjanjikan
Percepatan pembangunan KDMP di Tanjab Timur menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dari tingkat desa.
Dengan 16 unit yang telah selesai, puluhan lokasi yang masih dibangun, serta sejumlah koperasi yang memasuki tahap penyediaan fasilitas operasional, program ini terus bergerak menuju target akhir sebanyak 92 lokasi.
Program ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.(*)









