SUNGAIPENUH,JS- Kondisi infrastruktur jalan di Desa Tanjung Rawang, khususnya di wilayah RT 04, menuai sorotan dari masyarakat. Jalan utama yang menjadi akses vital warga dilaporkan mengalami kerusakan parah dan belum mendapatkan perbaikan hingga saat ini.
Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari. Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah desa maupun instansi terkait.
Jalan Berlubang dan Berlumpur Hambat Aktivitas Warga
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kondisi jalan semakin memburuk, terutama saat musim hujan tiba.
“Jalan di RT kami sudah lama rusak parah. Kalau hujan, sangat sulit dilewati,” ujar salah satu warga, Sabtu (9/11/2025).
Selain itu, kondisi ini membuat aktivitas masyarakat menjadi tidak efisien. Warga yang bekerja, bersekolah, atau menjalankan usaha harus menghadapi kendala setiap hari. Bahkan, beberapa pengendara memilih mencari jalur alternatif yang lebih jauh demi menghindari jalan rusak tersebut.
Risiko Kecelakaan Meningkat, Warga Minta Perhatian Serius
Tidak hanya menghambat mobilitas, jalan rusak juga meningkatkan risiko kecelakaan. Pengendara yang tidak waspada kerap terjatuh akibat lubang yang tertutup air, terutama pada malam hari.
Situasi ini tentu mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak sekolah dan lansia yang melintasi jalan tersebut setiap hari. Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum menimbulkan korban yang lebih serius.
Ketimpangan Pembangunan Jadi Sorotan Warga
Di sisi lain, warga juga menyoroti adanya ketimpangan pembangunan di wilayah desa.
“Di RT sebelah jalan sudah sering diperbaiki, tapi di tempat kami belum ada perhatian,” ungkap warga lainnya.
Perbedaan ini menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah desa dapat lebih transparan dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur.
Dampak Ekonomi dan Sosial Semakin Terasa
Kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada mobilitas, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi ekonomi warga. Akses yang sulit membuat distribusi barang menjadi terhambat, sehingga biaya transportasi meningkat.
Selain itu, pelaku usaha kecil di sekitar wilayah tersebut mengaku mengalami penurunan pendapatan karena pelanggan enggan melewati jalan rusak.
Infrastruktur yang layak akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapan Warga: Perbaikan Segera Direalisasikan
Masyarakat Desa Tanjung Rawang berharap pemerintah desa, pemerintah kota, maupun dinas terkait segera turun tangan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Mereka menginginkan langkah nyata, bukan sekadar janji.
Selain itu, warga juga berharap adanya pengawasan terhadap proyek perbaikan agar kualitas jalan lebih tahan lama dan tidak cepat rusak kembali.
Dengan adanya perbaikan yang tepat, diharapkan aktivitas warga dapat kembali normal, aman, dan lancar.
Pentingnya Infrastruktur Jalan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Jalan merupakan salah satu infrastruktur vital yang berperan penting dalam menunjang kehidupan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar distribusi barang, meningkatkan akses pendidikan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.
Sebaliknya, jalan yang rusak justru menjadi hambatan utama bagi pembangunan daerah. Oleh karena itu, perhatian terhadap kondisi jalan harus menjadi prioritas dalam program pembangunan pemerintah.
Kesimpulan: Perlu Tindakan Nyata dan Cepat
Keluhan warga Desa Tanjung Rawang menjadi sinyal kuat bahwa perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan. Jalan rusak tidak hanya mengganggu aktivitas, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.
Kini, masyarakat menunggu respon cepat dari pihak terkait. Perbaikan jalan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan warga.(AN)









