Mendikdasmen: Sejumlah Anggota DPR Lulusan Paket C

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikdasmen sebut banyak anggota DPR Lulusan Paket C

Mendikdasmen sebut banyak anggota DPR Lulusan Paket C

JAKARTA,JS– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengungkap fakta menarik terkait latar belakang pendidikan anggota DPR. Menurutnya, sejumlah legislator menempuh pendidikan melalui jalur kesetaraan Paket C, yang setara dengan SMA namun dijalani secara nonformal.

Pernyataan ini muncul saat rapat kerja Mendikdasmen dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Ia merespons pertanyaan Wakil Ketua Komisi X dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati. Ucapan ini langsung menarik perhatian publik setelah video rapat menjadi viral di media sosial.

Baca Juga :  Viral di Tik Tok, Guru PAUD 'Selebrasi' Gaji Dibawah Rp500 ribu

PKBM Jadi Alternatif Pendidikan

Abdul Mu’ti menekankan bahwa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memainkan peran penting sebagai jalur pendidikan alternatif. Ia mencontohkan kunjungannya ke salah satu PKBM di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. PKBM tersebut menampung lebih dari 300 peserta didik, dengan mayoritas mengikuti program Paket C.

“Saya baru pulang dari Majalengka. Ada PKBM yang menampung sampai 300-an peserta, dan yang paling banyak itu Paket C,” ujarnya.

Menurut Mendikdasmen, program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C membantu menekan angka putus sekolah. Faktor penyebab anak tidak bersekolah tidak hanya ekonomi, tetapi juga kultural, misalnya menikah di usia muda, serta kendala geografis yang menyulitkan akses ke sekolah formal.

Rencana Pengembangan PKBM di Luar Negeri

Baca Juga :  Kasus Tri Wulansari Rampung, DPR RI Apresiasi Polda Jambi

Selain itu, pemerintah berencana mengaktifkan kembali PKBM di luar negeri, khususnya untuk anak-anak pekerja migran dan diplomat Indonesia. Saat ini, Kemendikdasmen sudah menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan kurikulum Indonesia bagi anak-anak pekerja migran di Malaysia Timur.

Tantangan dan Aturan Ketat di PKBM

Baca Juga :  TPG 2026 Kini Cair Tiap Bulan, Berikut Jadwal dan Syaratnya

Abdul Mu’ti juga menyoroti tantangan dalam tata kelola PKBM. Ia menegaskan semua peserta didik berhak mendapatkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), dan setiap jenjang pendidikan harus dijalani secara berurutan.

“Tidak boleh ada yang lulus Paket C lebih dulu sebelum Paket B. Semua harus berjenjang dan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Jalur Nonformal Bukan Kelas Dua

Pernyataan Mendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan nonformal bukan jalur “kelas dua”. Bahkan, jalur kesetaraan telah melahirkan lulusan yang menempati posisi strategis, termasuk di kursi legislatif.(TIM)

Berita Terkait

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri
RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?
Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban
ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen
Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator
Resmi, Ini Daftar Tarif Listrik PLN Juli-September 2026
Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemensos 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Cek Nama Lolos Guru dan Tendik Sekolah Rakyat di SSCASN
Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka, Catat Jadwal Pendaftaran dan Keunggulannya
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Ubah Industri Sawit Indonesia, Koperasi Merah Putih Kini Bisa Kelola CPO hingga Produksi Minyak Goreng Sendiri

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:01 WIB

RPP Manajemen ASN 2026 Segera Terbit, MenPAN-RB Ungkap Nasib Pensiun PPPK?

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:11 WIB

Awas Hoaks PPPK! BKN Bongkar Akun Facebook Palsu Catut Nama Prof Zudan, Jangan Sampai ASN dan Honorer Jadi Korban

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:21 WIB

ASN 2026 Bawa Angin Segar, 18.000 Guru Honorer Kemenag Masuk Daftar Prioritas Rekrutmen

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:01 WIB

Berlaku Hari Ini, Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Scan Wajah, Begini Cara Aktivasi Semua Operator

Berita Terbaru