Viral di Tik Tok, Guru PAUD ‘Selebrasi’ Gaji Dibawah Rp500 ribu

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cuplikan video tiktok sejumlah guru PAUD yang merinci gajinya yang jauh dari sejahtera

Cuplikan video tiktok sejumlah guru PAUD yang merinci gajinya yang jauh dari sejahtera

JAKARTA,JS- Publik sebelumnya menyoroti keluhan guru honorer terkait gaji yang belum layak. Kini, sorotan itu kembali menguat dan mengarah pada penghasilan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dinilai masih jauh dari sejahtera.

Seiring perkembangan isu tersebut, warganet ramai membahasnya di media sosial, khususnya TikTok dan Instagram. Sejumlah video memperlihatkan guru-guru PAUD yang secara terbuka menyampaikan besaran gaji yang mereka terima sepanjang 2026. Unggahan itu langsung memicu diskusi luas tentang kesejahteraan pendidik usia dini.

Video Viral Ungkap Fakta di Lapangan

Baca Juga :  Viral Pencairan BSU 2026 di Tik tok, Ini Penjelasan Kemenaker

Salah satu video yang menyita perhatian publik berasal dari akun TikTok Andepi Paud pada Selasa, 20 Januari 2026. Melalui video itu, pemilik akun mengajak warganet melihat langsung kondisi penghasilan guru PAUD di lapangan.

“Masih nggak percaya gaji guru PAUD? Nih simak,” ucap pemilik akun dalam video tersebut.

Setelah itu, video menampilkan sejumlah guru PAUD yang berdiri berurutan sambil menyebutkan nominal gaji bulanan masing-masing.

Gaji di Bawah Rp500 Ribu per Bulan

Baca Juga :  Viral di Medsos Guru Honorer Menangis Bicara Soal Gaji

Dari pengakuan para guru, seluruh nominal gaji yang muncul berada di bawah Rp500 ribu per bulan. Seorang guru di barisan depan menyebutkan gaji Rp300 ribu per bulan.

Guru berikutnya menyampaikan angka Rp160 ribu dan Rp250 ribu. Sementara itu, beberapa guru lain mengaku hanya menerima gaji Rp200 ribu hingga Rp100 ribu per bulan, meski mereka tetap menjalankan tugas mengajar secara rutin.

Mengabdi Belasan Tahun, Penghasilan Tak Berubah

Selain soal nominal, video lanjutan yang muncul pada Sabtu, 17 Januari 2026, mengungkap kondisi lain yang tak kalah memprihatinkan. Dalam video tersebut, sejumlah guru PAUD menyampaikan bahwa mereka telah mengabdi selama belasan tahun tanpa kenaikan penghasilan yang berarti.

“Ngajar 16 tahun, gaji (2026) Rp200 ribu,” ujar salah satu guru.

Di sisi lain, tiga guru lainnya mengaku telah mengajar selama 10 hingga 11 tahun, namun mereka hanya menerima gaji sekitar Rp100 ribu per bulan.

Respons Warganet: Antara Skeptis dan Empati

Baca Juga :  Gaji PPPK Naik Benarkah?, Berikut Penjelasannya

Seiring viralnya video tersebut, unggahan itu telah menarik lebih dari 300 ribu penonton. Beragam respons pun bermunculan di kolom komentar. Sebagian warganet mempertanyakan kebenaran data yang muncul dalam video tersebut.

Namun, warganet lain justru membenarkan kondisi tersebut, terutama di wilayah pedesaan.

“Ini benar, nggak bohong. PAUD di kampung segituan, paling gede Rp200 atau Rp300 ribu,” tulis akun @dina*a.

Cerita Senasib hingga Cari Penghasilan Tambahan

Selain komentar skeptis, banyak warganet menyampaikan empati dan dukungan kepada para guru PAUD.

“Tos bu! Semoga berkah usia dan ilmunya ibu-ibu,” tulis akun @nur*******a.

Tak sedikit pula yang membagikan pengalaman serupa.

“Pantesan aku gaji Rp400 ribu dibilang udah gede. Akhirnya nyambi buka les,” tulis akun @qur****1.

Diskursus Lama yang Kembali Terbuka

Sementara itu, warganet lain menyelipkan komentar bernuansa religius.

“Semangat bu guru semuanya, gajinya nanti berlipat ganda di akhirat,” tulis akun @the*******7.

Pada akhirnya, viralnya pengakuan para guru PAUD ini kembali membuka diskursus publik tentang minimnya perhatian terhadap kesejahteraan pendidik usia dini. Padahal, guru PAUD memegang peran penting dalam membangun fondasi pendidikan dan karakter generasi masa depan sejak dini.(TIM)

Berita Terkait

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
Lulusan S1 Banyak Menganggur, 5 Jurusan Ini Sumbang Pengangguran Sarjana Terbesar
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status

Berita Terbaru