SUNGAIPENUH,JS– Pelanggan air bersih Perumda Tirta Khayangan di wilayah Hamparan Rawang dan sekitarnya perlu mengantisipasi gangguan distribusi pada Kamis (15/01). Perusahaan daerah tersebut menjadwalkan penghentian sementara aliran air selama pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit Rawang.
Perumda Tirta Khayangan melakukan pengurasan IPA berkapasitas 50 liter per detik (l/d) untuk mendukung pemeliharaan instalasi pengolahan air. Pekerjaan ini memengaruhi suplai air ke sejumlah pelanggan yang bergantung pada layanan Unit Rawang.
Perusahaan menjadwalkan pekerjaan mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Dengan demikian, pelanggan perlu menyiapkan kebutuhan air untuk aktivitas rumah tangga selama rentang waktu tersebut.
Pengurasan IPA Rawang Jadi Penyebab Gangguan
Pengurasan instalasi menjadi bagian dari pemeliharaan fasilitas pengolahan air. Melalui kegiatan ini, pengelola dapat menjaga kondisi instalasi agar tetap mendukung proses pengolahan dan penyaluran air kepada pelanggan.
Namun, pekerjaan tersebut turut memengaruhi layanan distribusi selama petugas menjalankan pemeliharaan. Perumda Tirta Khayangan menjelaskan bahwa pengurasan IPA Unit Rawang menjadi penyebab gangguan suplai air ke wilayah Hamparan Rawang dan sekitarnya.
Kapasitas instalasi sebesar 50 liter per detik menunjukkan kemampuan pengolahan air yang tersedia di Unit Rawang. Meski demikian, perusahaan belum merinci jumlah pelanggan yang mengalami gangguan maupun desa-desa yang terdampak secara khusus.
Pelanggan Perlu Mengantisipasi Kebutuhan Air
Selama penghentian distribusi, pelanggan sebaiknya mengatur pemakaian air berdasarkan kebutuhan utama. Persediaan air yang cukup dapat membantu keluarga tetap menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terlalu bergantung pada aliran dari jaringan perpipaan.
Pelanggan dapat menyiapkan air untuk memasak, minum, mandi, mencuci peralatan makan, dan keperluan sanitasi. Jika memiliki tempat penampungan, pelanggan juga dapat mengisi wadah sebelum jadwal pekerjaan dimulai.
Selain itu, penggunaan air secara hemat dapat membantu menjaga persediaan selama gangguan berlangsung. Prioritaskan kebutuhan penting dan hindari penggunaan air berlebihan untuk kegiatan yang tidak mendesak.
Bagi rumah tangga yang memiliki anak kecil, lansia, atau anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, persiapan air bersih menjadi semakin penting. Langkah sederhana ini dapat mengurangi kendala ketika aliran air berhenti sementara.
Perumda Sampaikan Informasi Melalui Facebook Resmi
Perumda Tirta Khayangan menyampaikan pemberitahuan mengenai gangguan layanan melalui akun Facebook resmi perusahaan. Saluran tersebut menjadi salah satu sarana bagi pelanggan untuk memperoleh informasi terkait pekerjaan pemeliharaan dan perkembangan layanan.
Pelanggan dapat memantau akun resmi tersebut untuk mengetahui informasi lanjutan apabila perusahaan menyampaikan pembaruan jadwal atau kondisi distribusi. Langkah ini juga membantu pelanggan memperoleh informasi langsung dari penyedia layanan.
Di sisi lain, pelanggan perlu memperhatikan perbedaan antara jadwal pekerjaan dan waktu pemulihan aliran air. Jadwal pengurasan hingga pukul 16.00 WIB tidak otomatis menjamin seluruh pelanggan langsung menerima air pada waktu yang sama.
Aliran Air Kembali Secara Bertahap Setelah Pekerjaan Selesai
Perumda Tirta Khayangan menyampaikan bahwa perusahaan akan menyalurkan kembali air bersih secara bertahap setelah petugas menyelesaikan pekerjaan. Karena itu, pelanggan perlu mempertimbangkan kemungkinan perbedaan waktu pemulihan aliran di setiap titik jaringan.
Pemulihan distribusi dapat bergantung pada kondisi operasional instalasi dan jaringan penyaluran. Oleh sebab itu, pelanggan sebaiknya tetap menyimpan persediaan air sampai aliran kembali normal.
Apabila aliran belum kembali setelah pekerjaan selesai, pelanggan dapat memantau pengumuman resmi perusahaan untuk memperoleh informasi terbaru. Pelanggan juga dapat menggunakan saluran komunikasi resmi Perumda Tirta Khayangan untuk menanyakan perkembangan layanan di wilayah masing-masing.
Perusahaan Mohon Maaf atas Gangguan Layanan
Perumda Tirta Khayangan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan selama pekerjaan pemeliharaan. Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya sebelum penghentian distribusi berlangsung.
Gangguan sementara ini menjadi pengingat bagi pelanggan untuk memperhatikan pengumuman pemeliharaan jaringan, terutama ketika perusahaan menjadwalkan pekerjaan yang berpotensi memengaruhi suplai air.
Bagi warga Hamparan Rawang dan sekitarnya, langkah paling penting ialah menyiapkan persediaan air, menggunakan air secara bijak, serta mengikuti informasi resmi dari Perumda Tirta Khayangan.
Dengan persiapan tersebut, pelanggan dapat mengurangi dampak gangguan selama petugas menjalankan pengurasan IPA Unit Rawang. Perusahaan menargetkan pemeliharaan sesuai jadwal dan akan memulihkan distribusi air secara bertahap setelah pekerjaan selesai. (AN)










