Air Bersih Sungai Penuh Terganggu 8 Jam, Ini Wilayah Terdampak dan Jadwal Normalisasi Layanan

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengumuman gangguan pelayanan air bersih di Rawang, karena pengurasan IPA oleh Perumda Tirta Khayangan

Pengumuman gangguan pelayanan air bersih di Rawang, karena pengurasan IPA oleh Perumda Tirta Khayangan

SUNGAIPENUH,JS– Pelanggan air bersih Perumda Tirta Khayangan di wilayah Hamparan Rawang dan sekitarnya perlu mengantisipasi gangguan distribusi pada Kamis (15/01). Perusahaan daerah tersebut menjadwalkan penghentian sementara aliran air selama pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Unit Rawang.

Perumda Tirta Khayangan melakukan pengurasan IPA berkapasitas 50 liter per detik (l/d) untuk mendukung pemeliharaan instalasi pengolahan air. Pekerjaan ini memengaruhi suplai air ke sejumlah pelanggan yang bergantung pada layanan Unit Rawang.

Perusahaan menjadwalkan pekerjaan mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Dengan demikian, pelanggan perlu menyiapkan kebutuhan air untuk aktivitas rumah tangga selama rentang waktu tersebut.

Baca Juga :  Kontrak PPPK Tahap Satu Sungai Penuh, Ini Penjelasan BKPSDM

Pengurasan IPA Rawang Jadi Penyebab Gangguan

Pengurasan instalasi menjadi bagian dari pemeliharaan fasilitas pengolahan air. Melalui kegiatan ini, pengelola dapat menjaga kondisi instalasi agar tetap mendukung proses pengolahan dan penyaluran air kepada pelanggan.

Namun, pekerjaan tersebut turut memengaruhi layanan distribusi selama petugas menjalankan pemeliharaan. Perumda Tirta Khayangan menjelaskan bahwa pengurasan IPA Unit Rawang menjadi penyebab gangguan suplai air ke wilayah Hamparan Rawang dan sekitarnya.

Kapasitas instalasi sebesar 50 liter per detik menunjukkan kemampuan pengolahan air yang tersedia di Unit Rawang. Meski demikian, perusahaan belum merinci jumlah pelanggan yang mengalami gangguan maupun desa-desa yang terdampak secara khusus.

Baca Juga :  Survey Lokasi, PA Sungai Penuh Gelar Sidang Keliling Tahun 2026

Pelanggan Perlu Mengantisipasi Kebutuhan Air

Selama penghentian distribusi, pelanggan sebaiknya mengatur pemakaian air berdasarkan kebutuhan utama. Persediaan air yang cukup dapat membantu keluarga tetap menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terlalu bergantung pada aliran dari jaringan perpipaan.

Pelanggan dapat menyiapkan air untuk memasak, minum, mandi, mencuci peralatan makan, dan keperluan sanitasi. Jika memiliki tempat penampungan, pelanggan juga dapat mengisi wadah sebelum jadwal pekerjaan dimulai.

Selain itu, penggunaan air secara hemat dapat membantu menjaga persediaan selama gangguan berlangsung. Prioritaskan kebutuhan penting dan hindari penggunaan air berlebihan untuk kegiatan yang tidak mendesak.

Bagi rumah tangga yang memiliki anak kecil, lansia, atau anggota keluarga yang membutuhkan perhatian khusus, persiapan air bersih menjadi semakin penting. Langkah sederhana ini dapat mengurangi kendala ketika aliran air berhenti sementara.

Perumda Sampaikan Informasi Melalui Facebook Resmi

Perumda Tirta Khayangan menyampaikan pemberitahuan mengenai gangguan layanan melalui akun Facebook resmi perusahaan. Saluran tersebut menjadi salah satu sarana bagi pelanggan untuk memperoleh informasi terkait pekerjaan pemeliharaan dan perkembangan layanan.

Pelanggan dapat memantau akun resmi tersebut untuk mengetahui informasi lanjutan apabila perusahaan menyampaikan pembaruan jadwal atau kondisi distribusi. Langkah ini juga membantu pelanggan memperoleh informasi langsung dari penyedia layanan.

Di sisi lain, pelanggan perlu memperhatikan perbedaan antara jadwal pekerjaan dan waktu pemulihan aliran air. Jadwal pengurasan hingga pukul 16.00 WIB tidak otomatis menjamin seluruh pelanggan langsung menerima air pada waktu yang sama.

Aliran Air Kembali Secara Bertahap Setelah Pekerjaan Selesai

Perumda Tirta Khayangan menyampaikan bahwa perusahaan akan menyalurkan kembali air bersih secara bertahap setelah petugas menyelesaikan pekerjaan. Karena itu, pelanggan perlu mempertimbangkan kemungkinan perbedaan waktu pemulihan aliran di setiap titik jaringan.

Pemulihan distribusi dapat bergantung pada kondisi operasional instalasi dan jaringan penyaluran. Oleh sebab itu, pelanggan sebaiknya tetap menyimpan persediaan air sampai aliran kembali normal.

Apabila aliran belum kembali setelah pekerjaan selesai, pelanggan dapat memantau pengumuman resmi perusahaan untuk memperoleh informasi terbaru. Pelanggan juga dapat menggunakan saluran komunikasi resmi Perumda Tirta Khayangan untuk menanyakan perkembangan layanan di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Heboh Isu Pelantikan Hari Ini, Ini Kata BKPSDM Sungai Penuh

Perusahaan Mohon Maaf atas Gangguan Layanan

Perumda Tirta Khayangan menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan selama pekerjaan pemeliharaan. Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya sebelum penghentian distribusi berlangsung.

Gangguan sementara ini menjadi pengingat bagi pelanggan untuk memperhatikan pengumuman pemeliharaan jaringan, terutama ketika perusahaan menjadwalkan pekerjaan yang berpotensi memengaruhi suplai air.

Bagi warga Hamparan Rawang dan sekitarnya, langkah paling penting ialah menyiapkan persediaan air, menggunakan air secara bijak, serta mengikuti informasi resmi dari Perumda Tirta Khayangan.

Dengan persiapan tersebut, pelanggan dapat mengurangi dampak gangguan selama petugas menjalankan pengurasan IPA Unit Rawang. Perusahaan menargetkan pemeliharaan sesuai jadwal dan akan memulihkan distribusi air secara bertahap setelah pekerjaan selesai. (AN)

Berita Terkait

Wawako Azhar Hamzah Dorong Petani Sungai Penuh dan Kerinci Lebih Produktif, Pupuk Organik Dibagikan
Pemkot Sungai Penuh Gandeng UNRI, Kualitas Guru Jadi Prioritas, Ada Peluang Pelatihan dan Pengembangan SDM
Bupati Dedy Putra Lepas 35 Peserta MTQ Bungo, 85 Orang Perkuat Kontingen Menuju MTQ ke-55 Jambi
Gubernur Al Haris Kucurkan Rp6 Miliar untuk 500 Mahasiswa Jambi, Masing-Masing Terima Rp12 Juta
Wako Alfin Sidak Tumpukan Sampah di Jembatan Pinggir Air, DLH dan Satpol PP Diminta Tindak Tegas Pelaku
Kemarau Panjang Ganggu Pasokan Air Kerinci, Tirta Sakti Kerahkan Mobil Tangki Antar Air ke Rumah Warga
Bupati M. Syukur Beri Ultimatum Kepala OPD Merangin: Tak Sanggup Bekerja, Silakan Mundur!
Terima Direksi Cassia Coop, Alfin Tegaskan Komitmen Dukung Investasi di Sungai Penuh
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Wawako Azhar Hamzah Dorong Petani Sungai Penuh dan Kerinci Lebih Produktif, Pupuk Organik Dibagikan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Bupati Dedy Putra Lepas 35 Peserta MTQ Bungo, 85 Orang Perkuat Kontingen Menuju MTQ ke-55 Jambi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Al Haris Kucurkan Rp6 Miliar untuk 500 Mahasiswa Jambi, Masing-Masing Terima Rp12 Juta

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wako Alfin Sidak Tumpukan Sampah di Jembatan Pinggir Air, DLH dan Satpol PP Diminta Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kemarau Panjang Ganggu Pasokan Air Kerinci, Tirta Sakti Kerahkan Mobil Tangki Antar Air ke Rumah Warga

Berita Terbaru