BISNIS,JS- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama PT Prudential Sharia Life Assurance atau Prudential Syariah memperkuat kerja sama bancassurance dengan menggabungkan layanan perbankan syariah dan perlindungan asuransi jiwa. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan finansial dan perencanaan keuangan jangka menengah.
BSI dan Prudential Syariah mengangkat tema tersebut dalam rangkaian kegiatan BSI International Expo 2026.
Selain memperkenalkan produk asuransi jiwa berbasis syariah, kedua perusahaan mengajak pengunjung memahami hubungan antara gaya hidup sehat, pengelolaan aset, dan kesiapan keuangan untuk menghadapi berbagai kebutuhan pada masa depan.
Salah satu produk yang mereka perkenalkan dalam kegiatan tersebut ialah PRULite Protection Syariah. Produk ini menawarkan manfaat perlindungan jiwa, dana tahapan, serta manfaat akhir kepesertaan dengan skema kontribusi yang telah ditentukan sejak awal sesuai ketentuan polis.
Informasi mengenai produk ini menarik perhatian masyarakat, khususnya kalangan usia produktif yang ingin mulai menata keuangan, melindungi keluarga, dan mempersiapkan kebutuhan finansial dalam jangka menengah.
BSI Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Lewat Bancassurance
SEVP Consumer Product Solution Bank Syariah Indonesia, Wawan Setiawan, menjelaskan bahwa perlindungan finansial menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah.
Menurut Wawan, BSI International Expo 2026 mengusung tema Buy Local Go Global untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus memperkenalkan gaya hidup halal kepada masyarakat modern.
Karena itu, BSI tidak hanya mendorong masyarakat menggunakan layanan perbankan syariah, tetapi juga memperluas edukasi mengenai perlindungan keuangan dan perencanaan masa depan.
“Perlindungan menjadi bagian penting dari ekosistem ini, sehingga kemitraan bancassurance bersama Prudential Syariah turut melengkapi layanan BSI,” ujar Wawan dalam keterangan pers, Senin (26/10/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mengajak nasabah membangun kebiasaan sehat dan menyusun rencana keuangan yang lebih matang.
Melalui kolaborasi ini, BSI dan Prudential Syariah ingin memperkenalkan pendekatan pengelolaan keuangan yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan risiko kehidupan dan kebutuhan keluarga pada masa mendatang.
Generasi Muda Perlu Memperkuat Dana Darurat dan Perlindungan Finansial
Kesadaran mengelola uang menjadi semakin penting bagi generasi muda. Penghasilan rutin, biaya hidup, kebutuhan tempat tinggal, dan rencana membangun keluarga membuat masyarakat usia produktif perlu menentukan prioritas keuangan secara cermat.
Indonesia Millennial and Gen Z Report 2025 mencatat bahwa 65 persen responden memprioritaskan dana darurat. Namun, hanya 30 persen responden yang berfokus pada dana persiapan hari tua dan perlindungan asuransi.
Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan perhatian antara kebutuhan keuangan jangka pendek dan persiapan jangka panjang.
Dana darurat memang memegang peranan penting ketika seseorang menghadapi kehilangan penghasilan, kebutuhan mendesak, atau pengeluaran tak terduga.
Akan tetapi, masyarakat juga perlu mempertimbangkan perlindungan terhadap risiko yang berpotensi mengganggu kestabilan keuangan keluarga.
Oleh sebab itu, perencanaan keuangan yang sehat perlu mencakup beberapa komponen, mulai dari pengaturan pengeluaran, pembentukan dana darurat, pengelolaan utang, hingga pemilihan perlindungan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Masyarakat juga perlu memahami bahwa asuransi tidak menggantikan dana darurat. Keduanya memiliki fungsi berbeda dan dapat saling melengkapi dalam strategi pengelolaan keuangan.
Melalui edukasi dalam BSI International Expo 2026, BSI dan Prudential Syariah berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menyusun fondasi finansial secara bertahap.
Gaya Hidup Sehat Menjadi Bagian dari Perencanaan Masa Depan
Selain membahas keuangan, BSI dan Prudential Syariah menggelar talkshow bertajuk The Art of Living Well. Diskusi ini mengajak pengunjung melihat bagaimana pilihan gaya hidup dapat memengaruhi kondisi keuangan dan kualitas hidup.
Kegiatan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga aset serta hasil kerja keras melalui perencanaan yang terarah. Dengan memahami kebutuhan sejak awal, masyarakat dapat menentukan prioritas dan mengurangi risiko keputusan finansial yang kurang sesuai dengan kemampuan mereka.
Menariknya, penyelenggara turut mengangkat olahraga padel sebagai bagian dari gaya hidup aktif. Olahraga ini semakin menarik minat masyarakat usia produktif, terutama di kawasan perkotaan.
Pilihan tersebut memperlihatkan hubungan antara kesehatan dan kesiapan finansial. Kebiasaan berolahraga membantu seseorang menjaga kebugaran, sedangkan pengelolaan keuangan yang terencana membantu menghadapi kebutuhan dan risiko kehidupan.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu menyesuaikan pengeluaran untuk aktivitas rekreasi dan olahraga dengan kondisi keuangan masing-masing. Gaya hidup sehat akan memberikan manfaat lebih berkelanjutan apabila berjalan seiring dengan kebiasaan menabung dan pengelolaan pengeluaran yang disiplin.
PRULite Protection Syariah Tawarkan Perlindungan dan Dana Tahapan
Dalam kesempatan yang sama, BSI dan Prudential Syariah memperkenalkan PRULite Protection Syariah kepada nasabah serta pengunjung pameran.
Produk tersebut merupakan asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi berbasis syariah yang tersedia melalui kanal bancassurance BSI. Perusahaan menyasar masyarakat usia produktif yang ingin memulai perencanaan keuangan jangka menengah melalui kombinasi manfaat perlindungan dan manfaat finansial sesuai ketentuan produk.
Chief Partnership Distribution Officer Prudential Syariah, Mayang Ekaputri, mengatakan bahwa kepemilikan asuransi pertama dapat menjadi langkah awal untuk membangun fondasi keuangan yang lebih terencana.
Menurut Mayang, produk tersebut dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang baru mengenal asuransi maupun nasabah yang ingin melengkapi pengelolaan asetnya.
“Bagi banyak orang, memiliki asuransi pertama merupakan langkah awal yang penting dalam membangun fondasi keuangan,” ujar Mayang.
Ia menjelaskan bahwa PRULite Protection Syariah menawarkan manfaat yang dirancang untuk mendukung perlindungan dan perencanaan keuangan jangka menengah.
Mayang juga mengaitkan pengembangan produk tersebut dengan semangat Janji, Jadi Nyata, yakni dorongan agar masyarakat dapat mewujudkan rencana bagi diri sendiri dan keluarga melalui persiapan yang terarah.
Namun, sebelum memilih produk, calon peserta perlu mempelajari manfaat, pengecualian, persyaratan, serta ketentuan pembayaran kontribusi agar keputusan yang mereka ambil sesuai dengan kebutuhan.
Kontribusi Mulai Rp1 Juta per Tiga Bulan, Ini Ketentuannya
Salah satu informasi penting bagi calon peserta ialah besaran kontribusi dan jangka waktu perlindungan. Berdasarkan informasi perusahaan dalam kegiatan tersebut, PRULite Protection Syariah menawarkan kontribusi mulai Rp1 juta setiap tiga bulan.
Produk ini memiliki masa pembayaran kontribusi selama enam tahun dan masa perlindungan selama 15 tahun.
Selain perlindungan jiwa, produk tersebut menyediakan manfaat dana tahapan yang dibayarkan secara berkala selama masa kepesertaan. Peserta juga berpotensi menerima manfaat akhir kepesertaan sesuai ketentuan produk dan polis.
Skema tersebut memberikan gambaran mengenai jadwal pembayaran dan periode perlindungan sejak awal. Meski begitu, calon peserta perlu memeriksa ilustrasi manfaat secara terperinci sebelum mengajukan kepesertaan.
Besaran kontribusi juga perlu disesuaikan dengan penghasilan dan pengeluaran rutin. Sebagai contoh, seseorang yang memiliki tanggungan keluarga, cicilan, dan kebutuhan rumah tangga perlu memastikan pembayaran kontribusi tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan pokok maupun pembentukan dana darurat.
Perlu diperhatikan: angka Rp1 juta per tiga bulan merupakan nilai kontribusi awal yang perusahaan sampaikan, bukan jaminan bahwa seluruh calon peserta akan memperoleh penawaran dengan nominal yang sama. Ketentuan akhir mengikuti persyaratan produk, hasil seleksi risiko, dan dokumen kepesertaan.
Apa Saja Manfaat Perlindungan Jiwa yang Ditawarkan?
PRULite Protection Syariah mencakup beberapa manfaat perlindungan jiwa. Informasi perusahaan menyebutkan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia, meninggal dunia akibat kecelakaan, serta meninggal dunia akibat kecelakaan dalam periode musim libur Lebaran.
Di samping itu, produk tersebut menyediakan manfaat dana tahapan dan manfaat akhir kepesertaan sesuai ketentuan polis.
Kombinasi manfaat ini membuat calon peserta perlu memahami setiap komponen secara terpisah. Manfaat perlindungan jiwa berkaitan dengan risiko yang tercakup dalam polis, sedangkan manfaat dana tahapan dan manfaat akhir kepesertaan mengikuti jadwal serta persyaratan yang berlaku.
Calon peserta sebaiknya meminta penjelasan tertulis mengenai besaran manfaat, waktu pembayaran, kondisi yang memenuhi syarat, dan pengecualian perlindungan.
Langkah ini penting agar peserta tidak hanya mempertimbangkan nominal kontribusi, tetapi juga memahami manfaat yang benar-benar mereka peroleh.
Selain itu, masyarakat perlu membandingkan kebutuhan perlindungan dengan kondisi keluarga. Seseorang yang memiliki tanggungan anak atau pasangan, misalnya, mungkin membutuhkan perhitungan perlindungan berbeda dari seseorang yang belum memiliki tanggungan.
Dengan demikian, pemilihan asuransi sebaiknya berangkat dari kebutuhan, bukan semata-mata karena tren atau promosi produk.
Pengajuan Tanpa Pemeriksaan Kesehatan.
Calon Peserta Tetap Harus Memenuhi Syarat
Prudential Syariah menjelaskan bahwa proses pengajuan PRULite Protection Syariah menggunakan seleksi risiko atau underwriting tanpa pemeriksaan kesehatan maupun pernyataan kesehatan, dengan tetap memperhatikan persyaratan administratif yang berlaku.
Ketentuan ini perlu dipahami secara tepat. Proses tanpa pemeriksaan kesehatan tidak berarti perusahaan menghapus seluruh proses seleksi atau menjamin semua pengajuan akan mendapat persetujuan.
Calon peserta tetap perlu mengikuti prosedur pengajuan dan memenuhi ketentuan yang perusahaan tetapkan. Karena itu, masyarakat sebaiknya meminta konfirmasi kepada petugas resmi BSI atau Prudential Syariah mengenai dokumen, kriteria kepesertaan, dan mekanisme persetujuan.
Nasabah juga perlu membaca seluruh isi dokumen sebelum menyetujui kepesertaan. Pemahaman terhadap hak, kewajiban, masa perlindungan, dan pengecualian dapat membantu mengurangi kesalahpahaman pada kemudian hari.
Perencanaan Keuangan Syariah Perlu Disesuaikan dengan Kemampuan
Kerja sama BSI dan Prudential Syariah melalui BSI International Expo 2026 menunjukkan upaya kedua perusahaan memperluas edukasi mengenai perlindungan finansial berbasis syariah.
Bagi masyarakat, langkah pertama tidak harus langsung membeli produk asuransi. Calon peserta dapat memulai dengan menghitung pendapatan, mengidentifikasi pengeluaran wajib, melunasi utang sesuai prioritas, dan membangun dana darurat.
Setelah itu, masyarakat dapat menilai kebutuhan perlindungan berdasarkan tanggungan keluarga, kondisi keuangan, dan tujuan jangka menengah. Jika mempertimbangkan asuransi, calon peserta perlu membandingkan manfaat serta ketentuan produk sebelum menentukan pilihan.
Pada akhirnya, kesehatan dan kesiapan finansial membutuhkan konsistensi. Kebiasaan menjaga kebugaran, mengatur pengeluaran, menyiapkan dana darurat, dan memahami perlindungan dapat membantu masyarakat membangun fondasi keuangan yang lebih kuat.
Melalui penguatan bancassurance dan kegiatan edukasi di BSI International Expo 2026, BSI dan Prudential Syariah mendorong masyarakat agar tidak hanya mengejar tujuan finansial saat ini, tetapi juga mempersiapkan kebutuhan masa depan secara lebih terukur.(*)










