Emak-Emak di Merangin Turun ke Jalan, Timbun Lubang Jalan

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Emak-emak di Merangin turun ke jalan timbun jalan rusak.

Emak-emak di Merangin turun ke jalan timbun jalan rusak.

MERANGIN,JS– Puluhan emak-emak di RT 23 Dusun Tanjung Emas, Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, turun ke jalan. Mereka menimbun lubang di jalan utama desa karena pemerintah tidak menangani kerusakan yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Jalan Utama Rusak Parah

Warga Desa Tambang Emas menghadapi kondisi jalan yang terus memburuk. Jalan yang menghubungkan Desa Tambang Emas dan Desa Rasau itu kini dipenuhi lubang besar. Kondisi ini mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan antar kecamatan.

Warga sudah meminta perbaikan berulang kali dalam musyawarah desa dan kecamatan. Namun, pemerintah belum juga mengambil tindakan.

Baca Juga :  Polda Jambi Tutup Jalur Lintas Timur, Pemudik Dialihkan ke 2 Rute Alternatif!

Ibu-Ibu Bergerak Sendiri

Karena khawatir dengan keselamatan pengguna jalan, para ibu-ibu langsung berkumpul. Mereka membawa cangkul, angkong, karung, dan ember. Para ibu-ibu itu kemudian mengambil pasir di sekitar lokasi dan menimbun lubang terbesar agar kendaraan bisa lewat lebih aman.

Malikhatun, istri Ketua RT 23, memimpin aksi tersebut.

“Jalan ini satu-satunya akses antar kecamatan. Lubangnya sudah di mana-mana. Karena ada sedikit pasir, kami menimbunnya semampu kami,” ujarnya.

Warga Desak Pemerintah Bertindak

Malikhatun mengingatkan bahwa penimbunan ini hanya tindakan darurat.

“Kami hanya menutup bagian yang sangat parah. Masih banyak kilometer jalan yang rusak. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Edi Purwanto Resmikan Jalan Singkut 7 di Sarolangun

Tokoh perempuan Desa Tambang Emas, Hj. Sulasmi, juga menyuarakan hal yang sama.

“Desa kami ini ibu kota kecamatan, tapi jalannya rusak dari ujung ke ujung. Kami sudah menunggu perbaikan bertahun-tahun. Kami berharap pemerintah masuk tahun depan,” katanya.

Warga Minta Solusi Nyata

Aksi spontan para emak-emak ini menunjukkan besarnya kepedulian warga terhadap fasilitas umum. Mereka meminta pemerintah mengambil langkah nyata agar akses antar kecamatan kembali aman dan layak dilalui.(AN)

Berita Terkait

Kabut Asap Kerinci Cukup Pekat, Jarak Pandang Terganggu, ASN dan Warga Diminta Pakai Masker
Kualitas Udara Jambi Memburuk, Sekolah SMA-SMK dan SLB di 4 Daerah Beralih ke Pembelajaran Daring
Karhutla Jadi Perhatian Nasional, Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Perkuat Kesiapsiagaan Sungai Penuh
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA
Sekda Alpian Tegas Ingatkan ASN Sungai Penuh, Disiplin dan Integritas Tak Boleh Sekadar Formalitas
Jadwal Distribusi Air Tirta Khayangan Sungai Penuh Berubah, Cek Jam Pengaliran dan Wilayah Pelanggan
Lubuk Larangan Durian Rambun Resmi Dibuka, Bupati M. Syukur Siapkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Tegaskan Larangan PETI
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:00 WIB

Kabut Asap Kerinci Cukup Pekat, Jarak Pandang Terganggu, ASN dan Warga Diminta Pakai Masker

Selasa, 8 September 2026 - 07:22 WIB

Kualitas Udara Jambi Memburuk, Sekolah SMA-SMK dan SLB di 4 Daerah Beralih ke Pembelajaran Daring

Senin, 7 September 2026 - 14:31 WIB

Karhutla Jadi Perhatian Nasional, Wali Kota Alfin dan Wawako Azhar Perkuat Kesiapsiagaan Sungai Penuh

Senin, 7 September 2026 - 14:01 WIB

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Setiap Rupiah APBD Tanjab Barat Wajib Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 13:01 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Merangin Beralih ke Pembelajaran Daring 3 Hari untuk Cegah ISPA

Berita Terbaru