Fakta; Memindahkan Tuas Mobil Matik ke Netral saat Berhenti

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; tuas persneling

Foto ; tuas persneling

OTOMOTIF,JS- Dunia otomotif kembali ramai dengan perdebatan seputar kebiasaan pengemudi mobil matik: apakah aman memindahkan tuas transmisi dari D (Drive) ke N (Neutral) saat berhenti di lampu merah atau terjebak macet. Banyak pengemudi khawatir kebiasaan ini dapat merusak transmisi, setelah beberapa konten di media sosial mengklaim demikian. Namun, fakta teknisnya justru berbeda.

Cara Kerja Transmisi Matik Saat Mobil Berhenti

Saat mobil matik berhenti total, clutch di dalam gearbox ikut berhenti bekerja, walau tuas tetap di posisi D. Hal ini terjadi karena transmisi matik modern menggunakan torque converter yang menyalurkan tenaga melalui tiga komponen utama:

  • Impeller, berputar mengikuti mesin.
  • Tekanan oli, menjadi media pengantar tenaga.
  • Turbin (input shaft), menggerakkan roda.
Baca Juga :  Mobil Baru Gampang Penyok? Ternyata Ini Alasannya

Ketika mobil direm hingga berhenti, turbin ikut berhenti berputar. Akibatnya, aliran tenaga dari impeller ke turbin melalui tekanan oli juga berhenti. Dengan kata lain, transmisi otomatis tidak bekerja saat mobil diam, baik tuas berada di D maupun N.

Mengapa Kadang Muncul Hentakan?

Beberapa pengemudi merasakan hentakan ketika memindahkan tuas dari N ke D. Hentakan ini muncul karena clutch belum sepenuhnya siap menyalurkan tenaga, sementara tekanan oli dari mesin sudah meningkat.

Namun, hentakan ini berlangsung hanya beberapa sepersekian detik. Sistem clutch basah pada mobil matik meminimalkan gesekan sehingga tidak merusak transmisi. Jadi, pengemudi tidak perlu panik saat hal ini terjadi.

Baca Juga :  Ternyata Berbahaya! Jangan Simpan Tisu Basah di Dalam Mobil, Ini Risiko yang Bisa Menguras Biaya Perbaikan

Mitos dan Fakta tentang Perpindahan D ke N

Banyak orang percaya sering memindahkan tuas dari D ke N akan cepat merusak transmisi. Faktanya, sistem transmisi matik modern sudah dirancang untuk menangani perpindahan ini.

Kuncinya adalah kesabaran. Saat memindahkan tuas dari N ke D, beri jeda sekitar satu detik sebelum menekan gas. Jeda ini memungkinkan tekanan oli stabil dan clutch siap menyalurkan tenaga. Hasilnya, perpindahan terasa lebih halus dan komponen transmisi tetap awet.(*)

Berita Terkait

Suzuki Jimny 3 Pintu vs 5 Pintu, Beda Harga hingga Fitur yang Wajib Diketahui
Mirip Harley-Davidson, Rieju Coaster 125 dengan Mesin V-Twin 125 Cc Punya Fitur Tak Bias
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya
Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed
Suzuki Raider R150 Shadow Edition Punya Wajah Baru, Mesin 147 cc dan Tenaga 18,4 HP
5 Kebiasaan Parkir yang Bisa Bikin Ban dan Suspensi Mobil Cepat Rusak, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele
Cyclone RT450 Resmi Meluncur, Skuter Touring 398cc Bawa Radar Blind Spot dan Tangki 18 Liter
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Suzuki Jimny 3 Pintu vs 5 Pintu, Beda Harga hingga Fitur yang Wajib Diketahui

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

Mirip Harley-Davidson, Rieju Coaster 125 dengan Mesin V-Twin 125 Cc Punya Fitur Tak Bias

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Senin, 28 September 2026 - 21:01 WIB

Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya

Senin, 28 September 2026 - 18:01 WIB

Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed

Berita Terbaru