Fenomena, Salju Menyelimuti Pegunungan Jabal Al-Lawz

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

salju di Jabal Al-Lawz di wilayah Tabuk, Arab Saudi pada tahun 2021

salju di Jabal Al-Lawz di wilayah Tabuk, Arab Saudi pada tahun 2021

INTERNASIONAL,JS- Hujan salju dilaporkan turun di wilayah utara Arab Saudi, tepatnya di pegunungan Jabal Al-Lawz, Tabuk. Fenomena ini menarik perhatian media internasional karena berbeda jauh dengan iklim gurun yang biasanya panas di negara tersebut. Para ahli meteorologi mengatakan gelombang udara dingin menjadi penyebab utama kondisi ekstrem ini.

Salju Tebal Menutupi Pegunungan
Suhu di kawasan ini turun hingga di bawah nol derajat Celsius, sehingga salju menutupi pegunungan Jabal Al-Lawz. Selain itu, kabut tebal dan angin kencang turut menyertai hujan salju. Kondisi ini mengurangi jarak pandang di dataran tinggi. Banyak warga dan pengunjung datang untuk menyaksikan fenomena langka tersebut. Menurut Saudi Gazette, salju di area pegunungan Tabuk tergolong cukup tebal.

Baca Juga :  Konflik di Perbatasan Kamboja-Thailand, Satu Meninggal

Wilayah Utara Saudi Rawan Suhu Ekstrem
Kawasan utara Arab Saudi, termasuk Tabuk, dikenal memiliki suhu paling rendah saat musim dingin. Lebih jauh lagi, pegunungan seperti Jabal Al-Lawz dan Trojena kerap menghadapi cuaca ekstrem dibanding wilayah lain. Otoritas setempat memantau kondisi jalan dan keselamatan warga di area tersebut.

Baca Juga :  Cerita Cinta Virtual, Wanita Jepang Menikah dengan AI

Arab News melaporkan bahwa Tabuk menjadi wilayah paling terdampak gelombang udara dingin. Selain itu, pakar meteorologi menambahkan bahwa cuaca dingin dari kawasan Mediterania juga memengaruhi sejumlah wilayah di Arab Saudi. Selain salju, hujan lebat dan badai petir tercatat terjadi di beberapa daerah. Meskipun jarang, fenomena salju di utara Saudi bukan hal yang sepenuhnya tidak biasa.

Fenomena salju di Jabal Al-Lawz menegaskan kembali adanya variasi iklim ekstrem di Arab Saudi. Wilayah utara dapat mengalami musim dingin yang tajam meski berada di kawasan gurun. Oleh karena itu, setiap kali peristiwa serupa terjadi, perhatian media internasional selalu meningkat. Pemantauan cuaca dan kesiapsiagaan tetap penting menghadapi kondisi alam yang tidak menentu.(AN)

Berita Terkait

TKI Indonesia Wajib Tahu, Segini Nilai Tukar Won Korea ke Rupiah Hari Ini 2 Oktober 2026
Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 30 September 2026, Cek Nilai 1 Yen hingga 50.000 Yen
Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 29 September 2026: RM1 Tembus Rp4.410, Cek Kurs Beli dan Jual Terbaru
Eating Papaya Every Day: 5 Health Conditions This Tropical Fruit May Help Manage
Tokenized U.S. Stocks Enter New Era as SEC Opens Five-Year Regulatory Path for On-Chain Trading
Kurs Yen Jepang Hari Ini Sabtu 26 September 2026: ¥10.000 Setara Rp1,13 Juta, Cek Konversi Lengkap JPY ke IDR
Cloves Health Benefits: 7 Potential Health Benefits of Eugenol-Rich Cloves You Should Know
Bitcoin, Ethereum Rally More Than 14% in a Week as Institutional Money Drives Crypto Market
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

TKI Indonesia Wajib Tahu, Segini Nilai Tukar Won Korea ke Rupiah Hari Ini 2 Oktober 2026

Rabu, 30 September 2026 - 21:23 WIB

Kurs Yen Jepang ke Rupiah Hari Ini 30 September 2026, Cek Nilai 1 Yen hingga 50.000 Yen

Selasa, 29 September 2026 - 20:31 WIB

Kurs Ringgit Malaysia Hari Ini 29 September 2026: RM1 Tembus Rp4.410, Cek Kurs Beli dan Jual Terbaru

Selasa, 29 September 2026 - 02:01 WIB

Eating Papaya Every Day: 5 Health Conditions This Tropical Fruit May Help Manage

Senin, 28 September 2026 - 04:01 WIB

Tokenized U.S. Stocks Enter New Era as SEC Opens Five-Year Regulatory Path for On-Chain Trading

Berita Terbaru