IAIN Kerinci Tambah 29 Lulusan Fakultas Syariah, Dekan Ingatkan Tantangan Dunia Kerja

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pelaksanaan Yudisium Fakultas Syariah IAIN Kerinci.

Prosesi pelaksanaan Yudisium Fakultas Syariah IAIN Kerinci.

KERINCI,JS- Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menggelar yudisium bagi 29 mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk memasuki dunia profesional sekaligus menerapkan ilmu yang mereka peroleh selama kuliah.

Sebanyak 29 mahasiswa tersebut berasal dari dua program studi. Rinciannya, 11 mahasiswa dari Program Studi Hukum Keluarga Islam dan 18 mahasiswa dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

Dengan tambahan lulusan tersebut, Fakultas Syariah IAIN Kerinci mencatat total 782 orang yang telah menyelesaikan studi. Capaian ini menunjukkan kontribusi fakultas dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan di bidang hukum Islam dan ekonomi syariah.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Kerinci, Arzam, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium. Ia berharap para lulusan mampu memanfaatkan ilmu selama kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Menurut Arzam, kelulusan bukan sekadar pencapaian akademik. Para lulusan juga perlu mempersiapkan diri menghadapi perubahan sosial, perkembangan ekonomi, serta tantangan hukum yang semakin beragam.

Dekan Ingatkan Tantangan Dunia Kerja

Arzam menekankan pentingnya kesiapan para lulusan dalam menghadapi dunia kerja. Bekal akademik perlu mereka imbangi dengan kemampuan beradaptasi, integritas, dan sikap profesional.

Bidang hukum Islam dan ekonomi syariah memiliki ruang penerapan yang luas di tengah masyarakat. Karena itu, para lulusan perlu memahami persoalan nyata sekaligus menerapkan ilmu secara tepat sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Lulusan Hukum Keluarga Islam, misalnya, memiliki bekal pengetahuan yang berkaitan dengan persoalan keluarga dan hukum Islam. Sementara itu, lulusan Hukum Ekonomi Syariah mempelajari aspek hukum dalam kegiatan ekonomi yang berlandaskan prinsip syariah.

Kedua bidang tersebut menuntut pemahaman yang baik terhadap aturan, etika, dan kepentingan masyarakat. Para lulusan juga perlu terus memperbarui pengetahuan agar mampu mengikuti perubahan regulasi dan perkembangan praktik profesional.

Arzam mengingatkan bahwa keberhasilan setelah lulus tidak hanya bergantung pada nilai akademik. Kemampuan berkomunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar juga berperan penting dalam membangun karier.

Baca Juga :  IAIN Kerinci Buka Program Doktor Studi Islam, Peluang Kuliah S3 Kini Lebih Dekat

Jumlah Alumni Terus Bertambah

Dalam kesempatan tersebut, Arzam menjelaskan bahwa jumlah lulusan Fakultas Syariah terus bertambah sejak IAIN berdiri. Ia menyebut jumlah lulusan jika dihitung sejak masa sebelumnya telah melampaui 1.000 orang.

“Kalau kita hitung sejak IAIN berdiri dan sebelumnya, jumlahnya sudah lebih dari 1.000 orang,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan perjalanan panjang pendidikan di bidang syariah di lingkungan IAIN Kerinci. Dari waktu ke waktu, institusi ini terus menghasilkan lulusan yang membawa pengetahuan hukum Islam ke berbagai lingkungan masyarakat.

Meski demikian, angka 782 orang merujuk pada total lulusan Fakultas Syariah sebagaimana disampaikan dalam informasi yudisium terbaru. Sementara itu, angka lebih dari 1.000 orang yang disebut Arzam mencakup perhitungan sejak IAIN berdiri dan periode sebelumnya.

Pertumbuhan jumlah alumni juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Kehadiran lulusan dari bidang hukum keluarga maupun ekonomi syariah dapat memperkaya sumber daya manusia yang memahami persoalan hukum dan kehidupan sosial.

Lulusan Diminta Membawa Nilai Syariah ke Masyarakat

Selain menyoroti kesiapan kerja, Arzam mengajak para lulusan untuk menerapkan nilai-nilai syariah dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap ilmu yang mereka peroleh selama kuliah tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat.

Penerapan ilmu tersebut membutuhkan pemahaman terhadap persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar. Para lulusan perlu mampu melihat masalah secara objektif, memahami aturan yang relevan, serta mempertimbangkan aspek etika dalam mengambil keputusan.

Di bidang hukum keluarga, pemahaman yang baik dapat membantu seseorang mengenali persoalan keluarga dari sudut pandang hukum yang sesuai. Adapun dalam ekonomi syariah, pengetahuan mengenai prinsip transaksi dan kepatuhan terhadap ketentuan syariah menjadi bekal penting untuk memahami berbagai aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Perluasan Jaringan Menyasar Tiga Desa di Limun, Ini Wilayah yang Terjangkau

Namun, para lulusan tetap perlu bekerja sesuai kompetensi, kewenangan, dan aturan profesi masing-masing. Dengan begitu, mereka dapat menerapkan pengetahuan secara bertanggung jawab sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Arzam juga menegaskan pentingnya menjaga nama baik almamater. Menurutnya, perilaku alumni di lingkungan kerja dan masyarakat turut mencerminkan nilai pendidikan yang mereka peroleh selama menempuh studi.

Karena itu, para lulusan perlu menjaga integritas, menghindari tindakan yang bertentangan dengan etika, serta menunjukkan profesionalisme dalam setiap tanggung jawab. Sikap tersebut menjadi bekal penting untuk membangun reputasi pribadi sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap institusi pendidikan.

Yudisium Menjadi Awal Perjalanan Baru

Bagi 29 mahasiswa yang mengikuti yudisium, kelulusan menandai perubahan dari kehidupan akademik menuju tahap berikutnya. Sebagian lulusan mungkin akan melanjutkan pendidikan, sedangkan lainnya dapat mulai mencari pekerjaan atau mengembangkan kemampuan sesuai bidang keahlian.

Apa pun pilihan mereka, tantangan setelah kuliah membutuhkan kesiapan dan kemauan untuk terus berkembang. Perubahan kebutuhan tenaga kerja juga mendorong lulusan perguruan tinggi untuk meningkatkan keterampilan, memperluas pengalaman, dan memahami perkembangan di bidang masing-masing.

Di tengah persaingan dunia kerja, pengetahuan akademik tetap menjadi modal utama. Namun, kemampuan menerapkan teori dalam situasi nyata akan membantu lulusan menunjukkan nilai tambah di hadapan pemberi kerja maupun masyarakat.

Yudisium Fakultas Syariah IAIN Kerinci kali ini sekaligus menambah jumlah alumni yang memiliki latar belakang keilmuan hukum keluarga Islam dan hukum ekonomi syariah. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu mengambil peran sesuai kompetensi serta memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing.

Pesan Arzam menjadi pengingat bahwa kelulusan bukan akhir dari proses belajar. Sebaliknya, momen ini membuka kesempatan bagi para alumni untuk mengembangkan diri, menjaga integritas, dan membuktikan manfaat ilmu yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di IAIN Kerinci. (AN)

Berita Terkait

7 Nama Mengemuka Jelang Sekda Kota Jambi Pensiun, Siapa Bakal Jadi Pj?
Puluhan Pejabat Merangin Dilantik, Ini Daftar Nama Camat, Pejabat OPD hingga 17 Kepala Puskesmas
8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, 1.513 Lainnya Diusulkan Perpanjangan
Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi
Dapat Dukungan Guru dan Siswa, Lamia Deareni Ungkap Target Besarnya untuk SMPN 8 Sungai Penuh
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 2.474 Nelayan Tanjab Timur, Ada Manfaat JKM Rp213 Juta
5 Kepala OPD Sungai Penuh Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Azhar Hamzah
Aturan Guru Honorer 2027 Berubah, Ini Nasib PPPK Paruh Waktu dan Gaji Mereka
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

7 Nama Mengemuka Jelang Sekda Kota Jambi Pensiun, Siapa Bakal Jadi Pj?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Puluhan Pejabat Merangin Dilantik, Ini Daftar Nama Camat, Pejabat OPD hingga 17 Kepala Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:23 WIB

8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, 1.513 Lainnya Diusulkan Perpanjangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Dapat Dukungan Guru dan Siswa, Lamia Deareni Ungkap Target Besarnya untuk SMPN 8 Sungai Penuh

Berita Terbaru