Nothing Headphone (a) Resmi Masuk Indonesia! ANC 40dB + Baterai 135 Jam, Harga Cuma Segini

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI,JS- Pasar perangkat audio premium di Indonesia kembali memanas. Kali ini, Erajaya Digital resmi membawa produk terbaru dari Nothing, yakni Nothing Headphone (a), ke Tanah Air mulai Maret 2026. Kehadiran headphone over-ear ini langsung mencuri perhatian berkat desain transparan ikonik dan fitur audio kelas atas yang menyasar pengguna modern.

Langkah ini sekaligus mempertegas ekspansi agresif Nothing di pasar Indonesia, terutama di segmen audio mid-premium yang terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan hiburan digital dan work-from-anywhere.

Baca Juga :  ROG Kithara, Headset Gaming dengan Fokus Audio Premium

Desain Transparan Ikonik

Nothing kembali mempertahankan identitas visual yang unik melalui desain transparan pada Headphone (a). Tampilan ini bukan sekadar estetika, tetapi juga menjadi diferensiasi kuat di tengah pasar headphone yang cenderung monoton.

Headphone ini hadir dalam empat pilihan warna menarik—putih, hitam, pink, dan kuning—yang menyasar berbagai karakter pengguna, mulai dari profesional hingga generasi muda yang mengutamakan gaya.

Selain itu, Nothing merancang perangkat ini dengan dimensi 177,0 mm x 78 mm x 190,4 mm dan bobot sekitar 310 gram. Material ringan berpadu dengan desain ergonomis, sehingga pengguna tetap nyaman meski memakainya berjam-jam. Bahkan, Nothing menyertakan carry pouch untuk mendukung mobilitas tinggi.

Kualitas Audio Premium

Tidak hanya unggul dari sisi desain, Nothing Headphone (a) juga tampil serius di sektor audio. Perangkat ini menggunakan driver berdiameter 40mm dengan rentang frekuensi luas, yakni 20 Hz hingga 40.000 Hz.

Teknologi diafragma berbahan PEN+PU yang dilapisi titanium mampu menghasilkan suara yang lebih detail, jernih, dan kaya. Hal ini membuat pengalaman mendengarkan musik, podcast, hingga menonton film terasa lebih imersif.

Lebih jauh lagi, fitur Adaptive Active Noise Cancelling (ANC) mampu meredam kebisingan hingga 40 dB. Dengan teknologi ini, pengguna bisa tetap fokus saat bekerja di kafe, perjalanan, maupun lingkungan ramai lainnya.

Baterai Super Awet, Fast Charging Jadi Andalan

Salah satu keunggulan utama Nothing Headphone (a) terletak pada daya tahan baterainya. Headphone ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 1060 mAh yang mampu bertahan hingga:

Baca Juga :  Tawarkan Kualitas Audio Resolusi Tinggi, Sennheiser HDB 630
  • 135 jam tanpa ANC
  • 75 jam dengan ANC aktif

Durasi ini jelas menjadi nilai jual kuat dibandingkan kompetitor di kelasnya.

Tidak hanya itu, fitur fast charging juga memberikan kepraktisan maksimal. Pengisian selama 5 menit saja sudah cukup untuk penggunaan hingga:

  • 8 jam tanpa ANC
  • 5 jam dengan ANC

Pengguna aktif tentu akan sangat terbantu dengan fitur ini, terutama saat mobilitas tinggi.

Konektivitas Modern

Nothing membekali headphone ini dengan Bluetooth 5.4 yang menawarkan koneksi stabil hingga jarak 10 meter. Selain itu, fitur dual connection memungkinkan pengguna menghubungkan dua perangkat sekaligus—misalnya laptop dan smartphone—tanpa perlu repot berpindah manual.

Headphone ini juga kompatibel dengan Android 5.1 ke atas dan iOS 13 ke atas, serta mendukung codec audio populer seperti AAC, SBC, dan LDAC untuk kualitas suara optimal.

Pre-Order Dibuka

Erajaya Digital langsung membuka masa pre-order Nothing Headphone (a) mulai 21 hingga 31 Maret 2026. Konsumen bisa melakukan pemesanan melalui jaringan ritel seperti Erafone, Urban Republic, serta platform online resmi seperti Eraspace dan marketplace.

Menariknya, pembeli selama periode pre-order akan mendapatkan berbagai keuntungan tambahan seperti voucher eksklusif dan merchandise resmi dari Nothing.

Produk ini akan tersedia secara luas di pasar mulai 1 April 2026 dengan harga ritel Rp2.999.000. Harga ini menempatkannya di segmen menengah-premium yang semakin kompetitif di Indonesia.

Strategi Besar Erajaya

CEO Erajaya Digital, Joy Wahjudi, menegaskan bahwa peluncuran ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan teknologi inovatif yang relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini.

Nothing sendiri terus memperluas ekosistem produknya, tidak hanya smartphone tetapi juga perangkat audio yang mendukung gaya hidup digital. Indonesia menjadi pasar penting karena pertumbuhan pengguna gadget yang sangat pesat.

Potensi Laris di Pasar Indonesia

Melihat kombinasi desain unik, fitur premium, dan harga kompetitif, Nothing Headphone (a) berpotensi besar menjadi salah satu produk terlaris di tahun 2026.

Tren penggunaan headphone untuk bekerja, belajar online, hingga hiburan membuat permintaan terus meningkat. Apalagi, konsumen kini semakin mempertimbangkan kualitas audio dan fitur ANC sebagai kebutuhan utama.

Jika strategi distribusi dan promosi berjalan optimal, bukan tidak mungkin produk ini akan mendominasi pasar headphone di kelasnya.

Kesimpulan

Nothing Headphone (a) hadir sebagai paket lengkap: desain transparan futuristik, kualitas audio mumpuni, baterai super awet, serta fitur modern yang relevan dengan kebutuhan saat ini.(*)

Berita Terkait

FB Pro vs TikTok vs YouTube 2026: Platform Mana Paling Menguntungkan untuk Raup Cuan dari Konten Digital?
Mulai Oktober 2026, Biaya QRIS Bisa Rp0 untuk Semua Merchant, Cek Syarat dan Batasnya
AI Palsu Jadi Senjata Baru Hacker, ChatGPT Paling Banyak Dipakai sebagai Kedok
iPhone 18 Pro vs iPhone 18 Pro Max: Baterai Jumbo 5.567 mAh hingga Kamera Variable Aperture, Mana yang Lebih Layak Dibeli?
Engagement Instagram Turun Drastis? Ini Penyebab Utama dan Cara Menaikkannya Lagi
Pajak Marketplace Ditunda 2 Bulan! Seller Online Siap Hadapi Aturan Baru November 2026
Pendapatan YouTube AdSense Tidak Masuk? Ini Penyebab, Jadwal Pencairan, dan Cara Mengatasinya
Bareskrim Ungkap Modus Baru Judi Online: Deposit Pakai Pulsa, Anak Jadi Sasaran Risiko
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:01 WIB

FB Pro vs TikTok vs YouTube 2026: Platform Mana Paling Menguntungkan untuk Raup Cuan dari Konten Digital?

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Mulai Oktober 2026, Biaya QRIS Bisa Rp0 untuk Semua Merchant, Cek Syarat dan Batasnya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:01 WIB

AI Palsu Jadi Senjata Baru Hacker, ChatGPT Paling Banyak Dipakai sebagai Kedok

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:01 WIB

iPhone 18 Pro vs iPhone 18 Pro Max: Baterai Jumbo 5.567 mAh hingga Kamera Variable Aperture, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Engagement Instagram Turun Drastis? Ini Penyebab Utama dan Cara Menaikkannya Lagi

Berita Terbaru