Setir Mobil Berat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi stir mobil terasa berat

Ilustrasi stir mobil terasa berat

OTOMOTIF,JS– Setir atau sistem kemudi menjadi komponen penting yang menentukan kenyamanan dan keselamatan saat berkendara. Ketika setir terasa berat, pengemudi harus bekerja lebih keras untuk mengendalikan mobil, baik saat berbelok maupun melaju lurus. Kondisi ini memang bisa membuat panik, tetapi masalahnya biasanya masih bisa diatasi dengan pemeriksaan dan perawatan yang tepat.

Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab setir berat dan langkah-langkah praktis untuk mengatasinya.

Penyebab Setir Mobil Terasa Berat

1. Pompa Power Steering Bermasalah

Sebagian besar mobil modern menggunakan power steering untuk meringankan kerja kemudi. Pompa power steering mengalirkan cairan hidrolik dan menjaga tekanan agar setir mudah diputar. Jika pompa rusak, pengemudi akan mendengar suara mendesis atau bunyi aneh saat memutar setir.

2. Cairan Power Steering Menurun

Cairan power steering yang berkurang, mengental, atau sudah melewati masa pakainya mengurangi efektivitas sistem hidrolik. Akibatnya, setir terasa lebih berat dan pengemudi harus menarik lebih banyak tenaga saat memutar kemudi.

3. Kerusakan Rak Kemudi

Rak kemudi (rack steer) menghubungkan setir dengan roda depan. Ketika rak atau sambungan porosnya aus, putaran setir menjadi lebih berat, meskipun roda tetap bisa bergerak normal.

Baca Juga :  Waspada! Ini 4 Tanda Mobil Bekas Pernah Turun Mesin

4. Gangguan Sistem Kelistrikan

Mobil dengan electric power steering mengandalkan motor listrik untuk membantu kemudi. Kabel putus, sensor rusak, atau sekring bermasalah dapat mengganggu kinerja motor, sehingga pengemudi sulit memutar setir dengan lancar.

5. Kerusakan Sistem Suspensi

Suspensi yang aus, termasuk shock absorber, strut, atau bushing, menurunkan kenyamanan berkendara dan membuat setir lebih berat. Roda tidak bergerak optimal, sehingga pengemudi harus bekerja ekstra saat memutar setir.

6. Tekanan Ban Tidak Sesuai

Ban yang terlalu keras atau terlalu lembek meningkatkan beban kemudi. Tekanan ideal biasanya 30–35 psi, tergantung kendaraan dan muatan. Pengemudi harus memeriksa tekanan ban secara rutin untuk menjaga setir tetap ringan.

7. Long Tie Rod Mulai Aus

Long tie rod menghubungkan rack steer dengan roda depan. Jika komponen ini aus, gerakan setir menjadi kurang presisi dan terasa lebih berat.

Cara Mengatasi Setir Berat

1. Periksa Sistem Kemudi Secara Menyeluruh

Langkah pertama adalah memeriksa semua komponen sistem kemudi. Pemeriksaan rutin memungkinkan pengemudi mendeteksi kerusakan sejak dini. Jika belum paham teknis, bawa kendaraan ke bengkel resmi atau profesional untuk pemeriksaan yang lebih akurat.

Baca Juga :  Jangan Tertipu, Segini Tarif Baru Layanan Paspor

2. Cek dan Ganti Cairan Power Steering

Pastikan volume dan kondisi cairan power steering sesuai standar. Jika cairan keruh atau sudah lama digunakan, segera ganti dan periksa sistem untuk memastikan tidak ada kebocoran.

3. Pastikan Tekanan Ban Sesuai

Periksa tekanan ban secara berkala dan sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Hindari membawa muatan berlebih yang dapat menurunkan tekanan ban dan membuat setir terasa berat.

4. Lakukan Spooring dan Balancing

Jika setir masih berat setelah pemeriksaan dasar, lakukan spooring dan balancing. Spooring menyelaraskan sudut roda dengan sumbu kendaraan, sedangkan balancing menyeimbangkan putaran roda. Keduanya meningkatkan stabilitas dan membuat setir lebih ringan.

5. Servis Rutin

Servis berkala menjaga seluruh komponen kendaraan tetap prima. Deteksi kerusakan ringan sejak awal membuat perbaikan lebih mudah dan mencegah masalah menjadi serius.(*)

Berita Terkait

Mirip Harley-Davidson, Rieju Coaster 125 dengan Mesin V-Twin 125 Cc Punya Fitur Tak Bias
MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM
Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya
Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed
Suzuki Raider R150 Shadow Edition Punya Wajah Baru, Mesin 147 cc dan Tenaga 18,4 HP
5 Kebiasaan Parkir yang Bisa Bikin Ban dan Suspensi Mobil Cepat Rusak, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele
Cyclone RT450 Resmi Meluncur, Skuter Touring 398cc Bawa Radar Blind Spot dan Tangki 18 Liter
Motor Listrik Subsidi Murah 2026, Ini 5 Pilihan Hemat untuk Harian dengan Baterai Praktis
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

Mirip Harley-Davidson, Rieju Coaster 125 dengan Mesin V-Twin 125 Cc Punya Fitur Tak Bias

Rabu, 30 September 2026 - 18:01 WIB

MotoGP Indonesia 2026 Segera Digelar, BRI Dorong Ekonomi Digital dan Peluang UMKM

Senin, 28 September 2026 - 21:01 WIB

Balik Nama Mobil dan Motor Bekas Kini Tanpa BBNKB, Cek Biaya Terbaru, Syarat dan Cara Mengurusnya

Senin, 28 September 2026 - 18:01 WIB

Lifan KPT 200: Motor Sport Touring 198 cc dengan Desain Gagah, Tenaga 17 HP dan Transmisi 6-Speed

Minggu, 27 September 2026 - 22:01 WIB

Suzuki Raider R150 Shadow Edition Punya Wajah Baru, Mesin 147 cc dan Tenaga 18,4 HP

Berita Terbaru