Suzuki Escudo Terjun ke Sawah di Sungai Penuh, Sopir PNS Diduga Pingsan Saat Berkendara

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak mobil eskudo milik PNS desa koto majidin masuk sawah, diduga karena supir pingsan.

Tampak mobil eskudo milik PNS desa koto majidin masuk sawah, diduga karena supir pingsan.

SUNGAIPENUH,JS- Sebuah mobil Suzuki Escudo bernomor polisi BH 1746 RY terjun ke area persawahan milik warga di Desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, Senin sore (24/11). Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat mobil melaju dari arah Sungai Penuh menuju Siulak.

Pengemudi mobil, Amrudinal (66), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Desa Koto Majidin Hilir, Kabupaten Kerinci, diduga kehilangan kendali setelah tiba-tiba pingsan ketika berkendara. Dugaan itu muncul berdasarkan keterangan awal pihak kepolisian yang menangani peristiwa tersebut.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Amrudinal juga tidak mengalami luka serius. Meski demikian, mobil yang ia kemudikan mengalami kerusakan cukup parah setelah keluar dari badan jalan dan masuk ke area persawahan warga.

Kronologi Suzuki Escudo Keluar Jalur

Peristiwa bermula ketika Amrudinal mengemudikan Suzuki Escudo dari Sungai Penuh menuju Siulak. Saat melintasi Desa Sungai Liuk, mobil tersebut tiba-tiba bergerak keluar dari badan jalan.

Mobil kemudian meluncur ke area persawahan di sekitar lokasi. Peristiwa itu mengejutkan warga karena kendaraan keluar dari jalur lalu lintas dan berakhir di lahan pertanian.

Berdasarkan informasi awal, dugaan sementara mengarah pada kondisi pengemudi yang mendadak pingsan. Jika dugaan tersebut terbukti, kondisi kesehatan pengemudi kemungkinan menjadi faktor penting dalam kecelakaan itu.

Namun, penyebab pasti insiden tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi perlu memastikan rangkaian kejadian serta kondisi pengemudi sebelum dan saat mobil keluar dari jalan.

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan

Humas Polres Kerinci, Sitinjak, menyampaikan bahwa pengemudi diduga kehilangan kendali setelah mengalami pingsan secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Pakai Dokumen Palsu, WNA Rohingya Ditangkap Imigrasi

“Kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke sawah. Dugaan sementara, pengemudi mengalami pingsan,” ujar Sitinjak mewakili Kasatlantas Polres Kerinci.

Keterangan tersebut menjadi informasi awal mengenai penyebab kecelakaan. Meski begitu, dugaan pingsan belum dapat menjadi kesimpulan akhir sebelum polisi menyelesaikan pemeriksaan.

Kehilangan kesadaran saat mengemudi dapat membuat seseorang tidak mampu mengendalikan kendaraan dengan baik. Dalam situasi seperti itu, kendaraan berisiko menyimpang dari jalur, terutama ketika pengemudi tidak sempat melakukan pengereman atau mengarahkan kemudi.

Karena itu, pemeriksaan terhadap kondisi pengemudi dan kendaraan menjadi bagian penting untuk memahami kejadian di Desa Sungai Liuk.

Pengemudi Mendapat Perawatan Medis

Setelah kecelakaan terjadi, Amrudinal segera mendapat penanganan medis. Polisi menyebut pengemudi tidak mengalami luka serius, tetapi ia tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

Langkah tersebut penting untuk mengetahui kondisi kesehatannya, terlebih karena dugaan awal menyebutkan bahwa pengemudi mengalami pingsan ketika berkendara.

Pemeriksaan medis juga dapat membantu memastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu atau faktor lain. Namun, informasi mengenai penyebab pingsan belum tersedia dalam keterangan awal kepolisian.

Sementara itu, mobil Suzuki Escudo mengalami kerusakan cukup parah akibat insiden tersebut. Kondisi kendaraan setelah keluar dari badan jalan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam penanganan kecelakaan.

Polisi Melakukan Pemeriksaan di Lokasi

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi mengenai kecelakaan tersebut. Petugas juga mengamankan kendaraan sebagai bagian dari penanganan awal.

Baca Juga :  Gasak Motor Warga, Sepasang Kekasih Diamankan Polres Kerinci

Melalui pemeriksaan di lokasi, polisi dapat menelusuri posisi akhir kendaraan, kondisi jalan, serta keadaan di sekitar area persawahan. Informasi itu dapat membantu petugas menyusun kronologi yang lebih lengkap.

Meski demikian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan teknis kendaraan ataupun faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut.

Polisi masih mendalami penyebab insiden untuk memastikan apakah kecelakaan murni berkaitan dengan kondisi pengemudi atau melibatkan faktor lain.

Pengendara Perlu Memastikan Kondisi Tubuh

Peristiwa di Desa Sungai Liuk juga menjadi pengingat bagi pengendara untuk memperhatikan kondisi tubuh sebelum melakukan perjalanan. Pengemudi perlu memastikan kondisi fisik tetap prima agar dapat merespons situasi lalu lintas dengan baik.

Apabila merasa pusing, lemas, mengantuk, atau mengalami gejala yang mengganggu konsentrasi, pengendara sebaiknya menepi di tempat aman dan tidak memaksakan perjalanan. Jika gejala muncul secara mendadak saat berkendara, keselamatan harus menjadi prioritas.

Pengemudi yang memiliki riwayat kehilangan kesadaran atau keluhan kesehatan tertentu juga sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum kembali mengemudi.

Selain kondisi pengemudi, pengguna jalan perlu menjaga kecepatan dan memperhatikan lingkungan sekitar. Langkah pencegahan tersebut tidak menjamin seluruh kecelakaan dapat terhindarkan, tetapi dapat membantu mengurangi risiko di jalan.

Hingga informasi awal ini disampaikan, polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan tunggal yang melibatkan Suzuki Escudo tersebut. Tidak adanya korban jiwa menjadi kabar baik di tengah kerusakan kendaraan yang cukup parah.

Polisi diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kejadian setelah menyelesaikan pemeriksaan lebih lanjut.(AN)

Berita Terkait

7 Nama Mengemuka Jelang Sekda Kota Jambi Pensiun, Siapa Bakal Jadi Pj?
Puluhan Pejabat Merangin Dilantik, Ini Daftar Nama Camat, Pejabat OPD hingga 17 Kepala Puskesmas
8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, 1.513 Lainnya Diusulkan Perpanjangan
Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi
Dapat Dukungan Guru dan Siswa, Lamia Deareni Ungkap Target Besarnya untuk SMPN 8 Sungai Penuh
BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 2.474 Nelayan Tanjab Timur, Ada Manfaat JKM Rp213 Juta
5 Kepala OPD Sungai Penuh Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Azhar Hamzah
Belanja Kebutuhan Pokok? Gerakan Pangan Murah Hadir di Taman Tugu 17 Sungai Penuh
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:20 WIB

7 Nama Mengemuka Jelang Sekda Kota Jambi Pensiun, Siapa Bakal Jadi Pj?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Puluhan Pejabat Merangin Dilantik, Ini Daftar Nama Camat, Pejabat OPD hingga 17 Kepala Puskesmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:23 WIB

8 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Tak Lanjut Kontrak, 1.513 Lainnya Diusulkan Perpanjangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Wali Kota Alfin dan Sri Kartini Hadiri HUT ke-27 Tanjung Jabung Timur, Dorong Sinergi Pembangunan Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Dapat Dukungan Guru dan Siswa, Lamia Deareni Ungkap Target Besarnya untuk SMPN 8 Sungai Penuh

Berita Terbaru