Turun, Berikut Harga Terbaru BBM Mulai 1 Januari 2026

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi harga BBM Januari 2026

Ilustrasi harga BBM Januari 2026

JAKARTA,JS- PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga BBM jenis nonsubsidi yang berlaku di seluruh Indonesia mulai 1 Januari 2026. Penyesuaian harga ini mengikuti regulasi yang tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245 Tahun 2022 yang mengatur evaluasi harga BBM secara berkala.

Penurunan Harga BBM Nonsubsidi di 2026

Baca Juga :  Pasokan BBM Stabil, Kekhawatiran Warga Buat Antrean Mengular

Pada awal tahun 2026, harga BBM nonsubsidi mengalami penurunan di seluruh jenis bahan bakar, termasuk Pertamax Series dan Dex Series.

  • Pertamax (RON 92): Rp 12.350 (sebelumnya Rp 12.750)

  • Pertamax Green 95: Rp 13.150 (sebelumnya Rp 13.500)

  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.400 (sebelumnya Rp 13.750)

  • Dexlite (CN 51): Rp 13.500 (sebelumnya Rp 14.700)

  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 13.600 (sebelumnya Rp 15.000)

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Berikut Rincian Harga Emas Perhiasan

Meskipun harga BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap tidak berubah. Hingga 1 Januari 2026, Pertalite dijual seharga Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap di Rp 6.800 per liter. Stabilitas harga ini bertujuan menjaga akses yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang bergantung pada BBM bersubsidi.

Daftar Harga BBM di Berbagai Wilayah Indonesia

1. Sumatera

  • Aceh dan Sumatera Utara:

    • Pertamax: Rp 12.500

    • Pertamax Turbo: Rp 13.400

    • Pertamina Dex: Rp 13.900

    • Dexlite: Rp 13.800

  • Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Pertamax Turbo: Rp 13.700

    • Dexlite: Rp 13.900

    • Pertamina Dex: Rp 13.800

  • Sumatera Barat:

    • Pertamax: Rp 12.800

    • Pertamax Turbo: Rp 13.700

    • Dexlite: Rp 14.100

    • Pertamina Dex: Rp 14.200

  • Riau dan Kepulauan Riau:

    • Pertamax: Rp 12.950

    • Pertamax Turbo: Rp 14.000

    • Dexlite: Rp 14.100

    • Pertamina Dex: Rp 14.200

2. Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali:

    • Pertamax: Rp 12.350

    • Pertamax Turbo: Rp 13.400

    • Pertamax Green 95: Rp 13.150

    • Dexlite: Rp 13.500

    • Pertamina Dex: Rp 13.600

  • Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur:

    • Pertamax: Rp 12.350

    • Pertamax Turbo: Rp 13.400

    • Pertamax Green 95: Rp 13.150

    • Dexlite: Rp 13.500

    • Pertamina Dex: Rp 13.600

3. Kalimantan

  • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Pertamax Turbo: Rp 13.700

    • Dexlite: Rp 13.800

    • Pertamina Dex: Rp 13.900

  • Kalimantan Selatan:

    • Pertamax: Rp 12.950

    • Pertamax Turbo: Rp 14.000

    • Dexlite: Rp 14.100

    • Pertamina Dex: Rp 14.200

4. Sulawesi

  • Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Pertamax Turbo: Rp 13.700

    • Dexlite: Rp 13.800

    • Pertamina Dex: Rp 13.900

5. Maluku dan Papua

  • Maluku dan Maluku Utara:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Dexlite: Rp 13.800

  • Papua:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Pertamax Turbo: Rp 13.700

    • Dexlite: Rp 13.800

  • Papua Barat dan Papua Barat Daya:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Dexlite: Rp 13.800

    • Pertamina Dex: Rp 13.900

  • Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan:

    • Pertamax: Rp 12.650

    • Dexlite: Rp 13.800.(AN)

Berita Terkait

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu
Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya
Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini
Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih
PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status
2.722 ASN Mundur pada Semester I 2026, Mayoritas Baru Bekerja hingga 5 Tahun: Alarm Serius bagi Pemerintah
Pajak ETF Emas Bisa Dibebaskan? Ini Strategi Baru Pemerintah untuk Dongkrak Investasi Gold ETF
Orang Kaya Dilarang Beli Pertalite, Pemerintah Siapkan Sistem Baru Berdasarkan Desil
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:01 WIB

BKN Luruskan Data 2.722 ASN Mengundurkan Diri, Mayoritas Ternyata Beralih Status Jadi PPPK Penuh Waktu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Harga Bright Gas Turun Lagi 15 Agustus 2026, Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg serta Promo Hematnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Gempa NTT M7,7 Guncang Nagekeo, Tsunami Terdeteksi hingga 94 Cm, BMKG Sempat Keluarkan Peringatan Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo 2026: 121 Kebijakan Transformatif, Swasembada Pangan, MBG hingga Koperasi Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:01 WIB

PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PPPK Penuh Waktu, BKN Ungkap 1.147 ASN Sudah Beralih Status

Berita Terbaru