Silaturahmi Adat, Walikota Alfin Tegaskan Sinergi Pembangunan

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Sungai Penuh, Alfin saat berdiskusi dengan kaum adat Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh, Alfin saat berdiskusi dengan kaum adat Sungai Penuh

SUNGAIPENUH,JS– Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menerima langsung kunjungan Lembaga Kerapatan Adat (LKA) 6 Luhah Sungai Penuh dalam agenda silaturahmi di Rumah Dinas Wali Kota, Kamis malam (29/1/2026).

Para Ninik Mamak, pemangku adat, dan tokoh masyarakat dari enam luhah hadir untuk berdialog langsung dengan kepala daerah. Sejak awal pertemuan, suasana akrab dan kekeluargaan terasa kuat.

Pemerintah Kota Perkuat Hubungan dengan Lembaga Adat

Baca Juga :  Kasus Gigitan Hewan Peliharaan di Sungai Penuh Meningkat

Melalui agenda silaturahmi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan dengan lembaga adat. Pemerintah dan tokoh adat memanfaatkan forum tersebut untuk menyamakan pandangan terkait arah pembangunan daerah.

Selain itu, pemerintah daerah mendengar langsung pandangan serta masukan dari para tokoh adat.

Tokoh Adat Sampaikan Aspirasi Masyarakat

Dalam diskusi yang berlangsung terbuka, para tokoh adat menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat. Mereka menyoroti kebutuhan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Sungai Penuh.

Dialog berlangsung konstruktif dan saling melengkapi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.

Wali Kota Tekankan Peran Strategis Lembaga Adat

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Tanam 600 Pohon di DAS Batang Merao

Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Alfin menekankan peran strategis lembaga adat dalam menjaga keharmonisan sosial. Ia menilai lembaga adat sebagai mitra penting pemerintah dalam menjalankan pembangunan daerah.

Menurut Alfin, para Ninik Mamak dan pemangku adat berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap masukan. Aspirasi tokoh adat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Alfin.

Pemerintah Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Budaya

Lebih lanjut, Alfin mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat. Ia menilai kerja sama yang solid mampu meningkatkan efektivitas program pembangunan.

Karena itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh menjalankan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga menjunjung nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat.

Pemerintah dan Adat Sepakati Komitmen Bersama

Sebagai penutup, pertemuan silaturahmi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi dan memperkuat kolaborasi ke depan. Pemerintah daerah dan lembaga adat sepakat membangun koordinasi yang berkelanjutan.

Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Lembaga Kerapatan Adat 6 Luhah melangkah seiring dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(AN)

Berita Terkait

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil
Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan
Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana
Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut
Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak
26 ASN Sungai Penuh Jalani Ujian Dinas, BKPSDM:Untuk Persamaan Ijazah dan Kenaikan Pangkat
Gaji PPPK Daerah 2027 Resmi Ditanggung Pusat, Rp23 Triliun Disiapkan: Begini Nasib PPPK di Jambi
Wujud Kepedulian Pemkot Sungai Penuh, Wawako Azhar Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Balita Stunting
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:15 WIB

Dua Nelayan Tanjab Barat Hilang Saat Melaut, Ditemukan Selamat Setelah Dicari hingga 46 Mil

Rabu, 30 September 2026 - 16:30 WIB

Ternyata! Bimtek BPD SE Kota Sungai Penuh di Jambi Telan Rp1,46 Miliar, SPPD hingga Biaya Hotel Jadi Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 16:01 WIB

Wako Alfin Sidak BPBD Sungai Penuh, Pastikan Tim Siaga Hadapi Ancaman Bencana

Rabu, 30 September 2026 - 13:01 WIB

Karhutla Jambi Meningkat, 14 Sumur Bor Diusulkan untuk Kawasan Gambut

Rabu, 30 September 2026 - 12:03 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Segera Berakhir, Ini Syarat dan Ketentuan pengajuan Perpanjangan Kontrak

Berita Terbaru