Krisis Solar, Nelayan Tanjabtim Jarang Melaut

Pemda Dorong Penambahan SPDN

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 November 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Perahu milik Nelayan Tanjabtim tidak beroperasi, dikarenakan krisis BBM jenis Solar yang dialami.

Tampak Perahu milik Nelayan Tanjabtim tidak beroperasi, dikarenakan krisis BBM jenis Solar yang dialami.

TANJABTIM,JS- Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung timur, terutama yang berprofesi sebagai nelayan mengeluhkan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar.

“Saat ini kami jarang melaut untuk mencari ikan, karena seulitan dapatkan BBM Solar,”ungkap salah seorang Nelayan.

Pemerintah Kabupaten Tanjabtim mengakui Ketersediaan BBM jenis solar bagi nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) masih menjadi masalah serius.

Pasokan solar yang diterima nelayan hanya sekitar 200 kiloliter (KL) per bulan, jauh di bawah kebutuhan ideal yang mencapai 500 KL.

Baca Juga :  Wagub Lantik Dewan Hakim MTQ Ke-54 Provinsi Jambi 2025

“Kebutuhan solar nelayan per bulan mencapai 500 KL, sedangkan yang dikirim Pertamina baru 200 KL,” ujar Hendri, Kepala Dinas KKP Tanjabtim.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkab Tanjabtim telah mengusulkan pembangunan Stasiun Pengisian Diesel Nelayan (SPDN) di beberapa titik strategis, terutama di Kecamatan Nipah Panjang dan Muara Sabak Timur (Desa Lambur Luar).

Proses pembangunan SPDN di Nipah Panjang kini tengah berjalan dan menunggu tindak lanjut dari Pertamina.

Baca Juga :  Operasi Zebra 2025, Hari Pertama Catat 17.169 Pelanggaran

“SPDN di Nipah Panjang sudah on progress. Harapannya bisa memperpendek distribusi solar dan menekan harga bagi nelayan,” kata Hendri.

 Hendri menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan permintaan penambahan kuota solar ke BP Migas, tetapi belum mendapat respons.

Pemerintah daerah berharap Pertamina dan pemerintah pusat segera menambah kuota solar serta mempercepat pembangunan SPDN agar aktivitas melaut kembali normal.(AN)

Berita Terkait

Era Baru ASN Jambi: Promosi Kini Murni Berdasarkan Kinerja
Zakat Fitrah 1447 H di Tanjab Barat Ditetapkan, Cek Rinciannya
Sarolangun Siap Cetak 350 Hektare Sawah Baru, Target Padi Melonjak 2026
Pendis Kemenag Sungai Penuh Siapkan Langkah Penting untuk Madrasah
Update Terbaru, Perkembangan Usulan Pemekaran Kerinci Hilir
Kursi Kepsek Kosong, 12 SD di Sungai Penuh Tetap Jalan Normal
Bupati Merangin Ungkap Strategi Bangun Jalan Meski Dana Terbatas
Akhirnya Tuntas! Jalan 88 Km di Batang Asai Resmi Dibuka
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:00 WIB

Era Baru ASN Jambi: Promosi Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:30 WIB

Zakat Fitrah 1447 H di Tanjab Barat Ditetapkan, Cek Rinciannya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:00 WIB

Sarolangun Siap Cetak 350 Hektare Sawah Baru, Target Padi Melonjak 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:30 WIB

Pendis Kemenag Sungai Penuh Siapkan Langkah Penting untuk Madrasah

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:00 WIB

Update Terbaru, Perkembangan Usulan Pemekaran Kerinci Hilir

Berita Terbaru

Daerah

Era Baru ASN Jambi: Promosi Kini Murni Berdasarkan Kinerja

Minggu, 1 Mar 2026 - 08:00 WIB

Segera kalim ,kode redeem genshin impact hari ini

Dunia Game

Resmi Rilis, Deretan Kode Redeem Genshin Impact 1 Maret 2026

Minggu, 1 Mar 2026 - 05:00 WIB

Kode redeem terbaru MLBB hari ini, segera klaim sebelum kadarluarsa

Dunia Game

Waktu Terbatas, Klaim Kode Redeem Mobile Legends Hari Ini

Minggu, 1 Mar 2026 - 04:00 WIB