IHSG Anjlok 406 Poin, OJK Imbau Investor Tetap Tenang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG kembali anjlok..(Sumber/CNBC Indonesia)

IHSG kembali anjlok..(Sumber/CNBC Indonesia)

BISNIS,JS– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk pada perdagangan awal pekan ini. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG turun 406,87 poin atau 4,88% ke level 7.922,73 pada penutupan Senin (2/2/2026). Penurunan ini menjadi koreksi tajam sejak perdagangan dibuka pagi tadi.

Pelemahan Sejalan dengan Pasar Regional

Friderica Widyasari Dewi, pejabat sementara Ketua dan Wakil Dewan Komisioner OJK, menilai penurunan IHSG sejalan dengan tren melemahnya pasar saham regional, termasuk Korea Selatan, Hong Kong, India, Singapura, dan China. Selain itu, pelemahan harga emas turut memengaruhi sentimen investor. Menurutnya, kondisi ini perlu dilihat dalam konteks global yang lebih luas.

Baca Juga :  IHSG Anjlok 8%, Pemerintah Siap Reformasi Pasar Modal

Aliran Dana Asing Masih Menjadi Sentimen Positif

Meski IHSG turun tajam, Friderica menekankan adanya kabar positif dari investor asing. Setelah empat hari berturut-turut mencatat net sell, pada perdagangan hari ini investor asing melakukan net buy sebesar Rp 654,9 miliar. Hal ini menunjukkan investor global masih melihat peluang di pasar Indonesia.

Baca Juga :  OJK Tunjuk Friderica dan Hasan Fawzi Jadi Komisioner Baru

Koreksi Saham dengan Harga Tinggi

Friderica menjelaskan, tekanan pada IHSG kali ini muncul karena saham-saham yang sebelumnya melonjak tinggi mengalami koreksi. Investor memanfaatkan momen ini untuk melakukan rebalancing portofolio.

“Menariknya, sejumlah saham dengan fundamental kuat tetap naik, meski kenaikannya terbatas. Ini menunjukkan investor tetap memilih emiten dengan kinerja dan prospek yang solid,” jelasnya.

OJK Pastikan Pasar Tetap Teratur

OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus memantau perdagangan untuk memastikan pasar modal berjalan teratur, wajar, dan efisien. Friderica juga mengimbau investor agar tidak panik menghadapi volatilitas pasar.

“Investasi di pasar modal harus dilihat jangka panjang. Fokus pada fundamental dan prospek emiten. Tetap tenang, karena OJK dan SRO terus memastikan semuanya berjalan baik,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Cara Tarik Tunai OVO di ATM BCA dan Indomaret Tanpa Kartu, Praktis dan Cepat 2026
PPPK Terancam Dirumahkan?, AMP Bakal Temui Prabowo hingga Komisi II DPR
Harga Emas Perhiasan 16 Mei 2026 Turun Drastis, Cek Harga 24K hingga 5K Terbaru
Gaji Ke-13 PNS Cair Bulan Depan, Bagaimana dengan PPPK?
Kabar Baik Seller Online! Pemerintah Siapkan Aturan Baru untuk TikTok Shop dan Shopee
Kenaikan Gaji PNS 2026 Belum Cair? Ini Fakta Terbaru Usai Prabowo Teken Perpres Nomor 79 Tahun 2025
Pinjol Tanpa BI Checking Cair Cepat 2026, Ini Daftar Legal OJK dan Cara Aman Ajukan Pinjaman Online
Update Terbaru!, Gaji ke 13 PNS 2026 Segera Cair, Ini Jadwalnya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:02 WIB

Cara Tarik Tunai OVO di ATM BCA dan Indomaret Tanpa Kartu, Praktis dan Cepat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:31 WIB

PPPK Terancam Dirumahkan?, AMP Bakal Temui Prabowo hingga Komisi II DPR

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:03 WIB

Gaji Ke-13 PNS Cair Bulan Depan, Bagaimana dengan PPPK?

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:03 WIB

Kabar Baik Seller Online! Pemerintah Siapkan Aturan Baru untuk TikTok Shop dan Shopee

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:01 WIB

Kenaikan Gaji PNS 2026 Belum Cair? Ini Fakta Terbaru Usai Prabowo Teken Perpres Nomor 79 Tahun 2025

Berita Terbaru

Kondisi banjir di bungo

Bungo

Banjir Bungo Jambi Meluas, Ribuan Rumah Warga Terendam

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:04 WIB