JAKARTA,JS- Harga BBM Pertamina terbaru kembali menjadi perhatian masyarakat pada Senin, 29 Juni 2026. PT Pertamina (Persero) masih menerapkan daftar harga bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami perubahan selama Juni 2026, khususnya untuk produk BBM nonsubsidi.
Kenaikan harga BBM Pertamax dan Pertamax Green menjadi sorotan utama karena memengaruhi biaya transportasi, perjalanan, hingga aktivitas usaha di berbagai daerah. Sementara itu, harga Pertalite dan Biosolar subsidi tetap dipertahankan pemerintah sehingga belum mengalami perubahan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat terus memantau perkembangan harga BBM Pertamina terbaru sebelum mengisi bahan bakar di SPBU.
Pertamina Dua Kali Ubah Harga BBM Selama Juni 2026
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM sebanyak dua kali sepanjang Juni 2026.
Penyesuaian pertama berlangsung pada 1 Juni 2026 yang menyasar beberapa jenis BBM nonsubsidi. Selanjutnya, pada 10 Juni 2026, Pertamina kembali mengubah harga Pertamax dan Pertamax Green mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah.
Langkah tersebut membuat harga BBM di sejumlah wilayah Indonesia mengalami perbedaan sesuai kebijakan distribusi dan biaya logistik.
Harga Pertamax Naik Tajam
Produk Pertamax mengalami kenaikan paling besar selama Juni.
Harga yang sebelumnya Rp12.300 per liter kini mencapai Rp16.250 per liter di wilayah Jawa, Bali, dan sejumlah provinsi lainnya.
Artinya, Pertamax naik Rp3.950 per liter dibanding harga sebelumnya.
Kenaikan ini langsung menjadi perhatian pengguna kendaraan pribadi yang selama ini menggunakan BBM dengan angka oktan 92 tersebut.
Pertamax Green Ikut Naik
Selain Pertamax, Pertamax Green juga mengalami penyesuaian signifikan.
Harga Pertamax Green meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter atau naik Rp4.100 per liter.
Produk ramah lingkungan tersebut saat ini tersedia di sejumlah daerah dan menjadi pilihan pengguna kendaraan yang menginginkan bahan bakar dengan emisi lebih rendah.
Pertamina Dex dan Dexlite Justru Turun
Berbeda dengan Pertamax, dua jenis BBM diesel nonsubsidi justru mengalami penurunan harga pada awal Juni.
- Pertamina Dex turun dari Rp27.900 menjadi Rp24.800 per liter.
- Sementara Dexlite turun dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter.
Penurunan tersebut memberi keuntungan bagi pengguna kendaraan diesel, terutama sektor logistik dan transportasi.
Pertalite dan Biosolar Tetap
Di tengah perubahan harga BBM nonsubsidi, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi.
Harga Pertalite masih bertahan di angka Rp10.000 per liter.
Sedangkan Biosolar subsidi tetap dijual Rp6.800 per liter.
Keputusan tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi nasional.
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 29 Juni 2026
1. Wilayah Sumatera
- Aceh: Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200, Dexlite Rp23.500, Pertamina Dex Rp25.350.
- Sumatera Utara: Pertamax Rp16.650, Pertamax Turbo Rp21.200.
- Sumatera Barat: Pertamax Rp17.000, Pertamax Turbo Rp21.650.
- Riau: Pertamax Rp17.000.
- Kepulauan Riau: Pertamax Rp17.000.
- Jambi: Pertamax Rp16.650.
- Bengkulu: Pertamax Rp16.650.
- Sumatera Selatan: Pertamax Rp16.650.
- Bangka Belitung: Pertamax Rp16.650.
- Lampung: Pertamax Rp16.650.
2. Wilayah Jawa dan Bali
- DKI Jakarta: Pertamax Rp16.250, Pertamax Green Rp17.000, Pertamax Turbo Rp20.750.
- Banten: Pertamax Rp16.250.
- Jawa Barat: Pertamax Rp16.250.
- Jawa Tengah: Pertamax Rp16.250.
- DI Yogyakarta: Pertamax Rp16.250.
- Jawa Timur: Pertamax Rp16.250.
- Bali: Pertamax Rp16.250.
- Wilayah Nusa Tenggara
- NTB: Pertamax Rp16.250.
- NTT: Pertamax Rp16.250.
3. Wilayah Kalimantan
- Kalimantan Barat: Pertamax Rp16.550.
- Kalimantan Tengah: Pertamax Rp16.550.
- Kalimantan Selatan: Pertamax Rp16.900.
- Kalimantan Timur: Pertamax Rp16.550.
- Kalimantan Utara: Pertamax Rp16.900.
4. Wilayah Sulawesi
- Sulawesi Utara: Pertamax Rp16.650.
- Gorontalo: Pertamax Rp16.650.
Mengapa Harga BBM Berbeda di Setiap Daerah?
Harga BBM Pertamina tidak selalu sama di seluruh Indonesia.
Perbedaan biaya distribusi, transportasi, kondisi geografis, serta kebijakan wilayah menyebabkan harga BBM di Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia Timur lebih tinggi dibanding Pulau Jawa.
Daerah Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang bahkan memiliki struktur harga tersendiri karena memperoleh perlakuan khusus dalam distribusi bahan bakar.
Masyarakat Diminta Memantau Harga Terbaru
Pertamina mengimbau masyarakat agar selalu memantau perkembangan harga BBM sebelum melakukan pengisian di SPBU.
Harga BBM nonsubsidi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta kebijakan pemerintah.
Karena itu, masyarakat sebaiknya mengecek harga terbaru agar dapat menyesuaikan pengeluaran transportasi maupun kebutuhan operasional usaha.
Dengan berlakunya daftar harga BBM Pertamina terbaru per 29 Juni 2026, pengguna kendaraan kini memiliki gambaran lengkap mengenai harga Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, Pertamina Dex, Pertalite, hingga Biosolar di berbagai wilayah Indonesia.(*)









